Gangguan fungsi hati bisa menyebabkan seseorang menderita penyakit hati yang dapat mengancam jiwa. Penyebab umum gangguan fungsi hati yakni infeksi dan paparan terhadap zat kimia beracun. Kenali tanda serta gejalanya sejak dini, agar penyakit tersebut lebih mudah diobati.

Gangguan fungsi hati terjadi ketika organ hati terluka dan kehilangan fungsinya, dan menyebabkan gangguan kesehatan pada tubuh yang kemudian disebut penyakit hati. Gangguan fungsi hati bisa disebabkan berbagai faktor yang dapat merusak hati seperti infeksi virus dan parasit, penyalahgunaan alkohol, efek samping obat-obatan dan produk herba, faktor genetik, penyakit autoimun, kanker hati, dan obesitas. Seiring waktu, kerusakan pada hati menyebabkan jaringan parut atau sirosis yang dapat menyebabkan gagal hati.

Gangguan Fungsi Hati: Ketahui Gejala dan Pencegahannya di Sini - Alodokter

Kenali Tanda dan Gejala Gangguan Fungsi Hati Berikut Ini!

Sebagian penderita gangguan fungsi hati tidak menunjukkan gejala spesifik, bahkan tak jarang kondisi ini baru menunjukkan gejala ketika fungsi hati sudah masuk pada tahap yang berat. Adapun tanda dan gejala gangguan fungsi hati yang bisa Anda waspadai, antara lain:

  • Sakit kuning.
  • Sakit perut, mual, muntah, dan diare.
  • Pembengkakan di sekitar mata, perut, dan kaki.
  • Kulit terasa gatal.
  • Warna urine gelap, dan warna tinja pucat atau keputihan.
  • Lelah, letih dan lesu.
  • Kehilangan selera makan dan penurunan berat badan.
  • Mudah memar.
  • Kebingungan.
  • Penurunan kesadaran.
  • Perdarahan.

Penanganan Penyakit Akibat Gangguan Fungsi Hati

Mengetahui penyebab gangguan fungsi hati menjadi hal penting untuk menentukan langkah pengobatan dan perawatan. Umumnya, dokter akan menganjurkan pasien untuk melakukan serangkaian pemeriksaan termasuk pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, seperti pemeriksaan darah lengkap, pemeriksaan fungsi hati, elektrolit, dan fungsi ginjal. Jika diperlukan, dokter juga akan menyarankan pemeriksaan USG hati, CT scan, MRI hati dan biopsi jaringan hati.

Penanganan penyakit akibat gangguan fungsi hati bergantung pada hasil pemeriksaan dan diagnosis dokter. Beberapa gangguan hati dapat diobati dengan program yang mencakup pemantauan fungsi hati, misalnya dengan memperbaiki gaya hidup, menghentikan konsumsi minuman beralkohol, atau menurunkan berat badan. Gangguan fungsi hati lainnya dapat diobati dengan obat-obatan dan prosedur pembedahan. Jika sudah menyebabkan kegagalan fungsi hati, maka prosedur transplantasi hati menjadi langkah medis yang dapat diambil.

Cara Mencegah Gangguan Fungsi Hati

Untuk menjaga kesehatan organ hati dan mencegah gangguan fungsi hati, ada langkah sederhana yang bisa Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:

  • Membatasi konsumsi minuman beralkohol
    Karena minuman beralkohol merupakan salah satu penyebab umum gangguan fungsi hati, Anda disarankan untuk mengurangi atau berhenti mengonsumsi alkohol.
  • Menerapkan pola hidup sehat
    Dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti berolahraga dan menjalani pola makan gizi seimbang untuk menjaga berat badan, guna menurunkan risiko gangguan fungsi hati. Hindari pula perilaku berisiko seperti berhubungan seks tanpa pengaman.
  • Melakukan vaksinasi
    Untuk mengurangi risiko penyakit hepatitis, Anda diajurkan untuk melakukan imunisasi hepatitis A dan B.
  • Mengonsumsi obat-obatan dengan bijak
    Konsumsilah obat-obatan, baik yang didapatkan dari resep dokter atau obat bebas, hanya bila diperlukan dan sesuai dosis yang dianjurkan. Hindari mencampur obat-obatan dan alkohol. Sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum mengonsumsi suplemen herbal, obat resep, atau obat bebas.
  • Hindari kontak dengan darah dan cairan tubuh orang lain
    Virus hepatitis dapat tersebar melalui tusukan jarum suntik baik yang disengaja maupun tidak. Hindari berbagi pakai jarum suntik dengan orang lain, dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan ketika akan bersentuhan dengan cairan tubuh orang lain.
  • Lindungi diri dari paparan zat beracun
    Pastikan ruangan berventilasi dan kenakan alat pelindung seperti masker dan sarung tangan saat menyemprotkan zat kimia beracun, seperti insektisida, fungisida, dan cat. Ikuti selalu petunjuk penggunaannya sebelum menyemprotkan bahan mengandung aerosol ke dalam ruangan.

Hingga kini belum ada pengobatan alternatif yang teruji klinis dapat menangani penyakit akibat gangguan fungsi hati. Anda tetap dianjurkan untuk mengutamakan pengobatan medis dari dokter. Disarankan pula untuk rutin memeriksakan kondisi kesehatan Anda ke dokter dan melakukan uji fungsi hati secara berkala untuk memastikan bahwa Anda terhindar dari gangguan fungsi hati.