Informasi Terapi Gelombang Otak Ini Perlu Anda Ketahui

Untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan mental, terapi gelombang otak dipercaya mampu memberikan efek yang positif. Otak adalah organ yang mengatur pemikiran seseorang, dan otak pulalah yang mengendalikan perilaku, emosi, gerakan, dan sensasi pada tubuh. Mengingat perannya yang sangat penting, tentu saja kesehatan otak harus dijaga.

Otak terdiri dari beberapa bagian dengan fungsi yang berbeda-beda. Dan otak Anda terdiri dari miliaran sel saraf atau neuron yang menggunakan aliran listrik sebagai cara berkomunikasi satu dengan yang lainnya.

brain wave therapy

Lima Jenis Gelombang Otak

Gelombang otak terbagi menjadi lima bagian yang berbeda, yang dipercaya bisa menciptakan spektrum tingkat kesadaran manusia. Gelombang otak kita berubah sepanjang hari yang bisa dipengaruhi oleh apa yang kita lakukan, pikirkan, dan juga rasakan secara emosional pada waktu tertentu, bahkan juga saat tidur.

Berikut penjelasan terkait lima jenis gelombang otak yang ada:

  • Gelombang delta
    Gelombang delta adalah gelombang otak yang paling lambat dan terjadi pada saat Anda tertidur. Gelombang ini sangat rendah, yakni sekitar 3 sampai 5 Hz. Gelombang delta sangat menonjol ketika Anda tidur atau pada saat meditasi. Gelombang ini diduga berperan dalam proses penyembuhan dan meningkatkan kualitas tidur. Cedera pada otak dapat menyebabkan gelombang delta melimpah yang bisa membuat Anda sering mengantuk. Memiliki terlalu banyak aktivitas gelombang delta juga dapat menyebabkan gangguan attention deficit hyperactivity disorder atau (ADHD).
  • Gelombang theta
    Gelombang theta juga terjadi saat tidur dan saat meditasi. Rentang gelombang ini sekitar 3 hingga 8 Hz. Gelombang theta sangat terkait dengan daya ingat dan navigasi ruang, tapi pengaruh gelombang ini pada proses kerja otak secara umum belum diketahui dengan jelas.
  • Gelombang alfa
    Gelombang alfa hadir ketika Anda sedang melamun atau melakukan meditasi. Gelombang ini sekitar 8 hingga 12 Hz. Melakukan latihan aerobik dipercaya dapat menghasilkan gelombang alfa.
  • Gelombang beta
    Gelombang ini sekitar 12 hingga 30 Hz. Biasanya gelombang beta mendominasi keadaan sadar yang normal dan dalam proses berpikir atau saat sedang mengerjakan sesuatu. Aktivitas gelombang ini cepat, yang hadir saat kita merasa waspada, fokus, penuh perhatian, dan terlibat dalam pemecahan masalah atau pengambilan keputusan.
  • Gelombang gamma
    Gelombang ini sekitar 25 hingga 100 Hz, namun biasanya berada di 40 Hz. Gelombang gamma merupakan gelombang yang berhubungan dengan pemrosesan informasi secara bersamaan dari berbagai area otak dan dikaitkan dengan tingkat kesadaran yang lebih tinggi.

Terapi Gelombang Otak untuk PTSD

Terapi gelombang otak dipercaya dapat mengatasi gangguan mental yang disebut PTSD. Posttraumatic Stress Disorder (PTSD) atau gangguan stres pascatrauma adalah kondisi kesehatan mental yang dipicu oleh kejadian mengerikan, baik mengalaminya atau menyaksikannya. Gejalanya mungkin termasuk pada kilas balik, mimpi buruk, kecemasan yang berat, dan juga pikiran yang tidak terkendali tentang kejadian tersebut. Gangguan psikologis ini bisa terjadi saat seseorang pernah atau sedang mengalami situasi seperti perang, bencana alam, kekerasan fisik, dan kekerasan seksual.

Sebagian orang yang mengalami kejadian traumatis, mungkin merasa kesulitan untuk menyesuaikan diri dan mengatasi hal tersebut. Terapi gelombang otak untuk PTSD dilakukan dengan memantau secara langsung aktivitas otak pasien dan frekuensi otak tertentu, yang diterjemahkan ke dalam nada akustik yang kemudian dilanjutkan kembali ke pasien melalu headset.

Setelah melakukan terapi gelombang otak ini, hampir 90 persen pasien melaporkan adanya perbaikan gejala PTSD. Namun manfaat terapi gelombang otak untuk PTSD tetap masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Terapi Gelombang Otak dan Meditasi

Meditasi juga termasuk dalam terapi gelombang otak. Karena meditasi mampu mengontrol gelombang otak Anda. Melalui meditasi, otak mampu memroses dan menyaring sensasi, meliputi rasa sakit dan juga perasaan depresi. Maka dari itu, terapi gelombang otak juga bisa digunakan sebagai salah satu metode untuk menangani kondisi depresi dan gangguan kecemasan.

Dengan mengetahui informasi terapi gelombang otak, Anda bisa mencoba terapi ini sebagai pilihan pada perawatan tambahan untuk gangguan kesehatan mental seperti depresi yang mungkin Anda atau keluarga Anda alami. Namun perlu diingat bahwa sejauh ini belum ada bukti ilmiah akurat yang dapat mendukung efektivitas terapi gelombang otak dalam penanganan gangguan kesehatan mental. Berkonsultasilah dahulu dengan psikiater atau dokter ahli kesehatan jiwa apabila Anda mengalami gejala-gejala gangguan kesehatan mental.

Referensi