Tidak hanya untuk orang dewasa, chia seed yang populer sebagai super food ini juga bisa dikonsumsi oleh anak-anak, lho, Bun. Meski memiliki ukuran yang kecil, chia seed mengandung beragam manfaat untuk buah hati Bunda. Mau tahu apa saja? Mari simak penjelasannya di sini.

Chia seed atau biji chia memiliki nama latin Salvia hispanica L. Biji-bijian kecil berwarna hitam yang berasal dari Mexico ini kaya akan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh dan otak anak. Nutrisi-nutrisi ini antara lain adalah protein, kalsium, omega-3, serat, dan fosfor.

Ini Manfaat Chia Seed untuk Anak yang Jarang Dilirik - Alodokter

Apa Saja Manfaat Chia Seed untuk Anak?

Berikut ini adalah beberapa manfaat chia seed untuk anak yang perlu Bunda ketahui:

1. Mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak

Satu sendok makan (± 10 g) biji chia mengandung sekitar 2 g protein. Protein adalah salah satu nutrisi yang diperlukan dalam jumlah besar oleh anak. Bila tidak memperoleh asupan protein yang cukup, anak bisa mengalami gangguan atau perlambatan pada pertumbuhannya.

Selain itu, protein juga sangat penting untuk memperbaiki sel-sel yang rusak dan membuat sel-sel baru, serta melindungi tubuh dari serangan virus dan bakteri. Oleh karena hal-hal di atas, protein penting untuk selalu disertakan ke dalam menu harian anak.

2. Menyehatkan otak

Kandungan asam lemak omega 3 dalam biji chia sangat baik untuk meningkatkan kesehatan otak dan kualitas tidur anak. Kedua hal ini merupakan faktor pendukung perkembangan anak menjadi cerdas dan berprestasi. Dalam satu sendok makan chia seed terkandung sekitar 1,2 g asam lemak omega 3.

Selain itu, chia seed juga memiliki manfaat untuk menyehatkan jantung Si Kecil, lho, Bun. Asam lemak omega 3 dalam chia seed bisa mengontrol kadar kolesterol LDL dan lemak darah, terutama jika anak mengalami obesitas, sehingga menurunkan risiko anak mengalami penyakit jantung.

3. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Dalam satu sendok makan chia seed terkandung 5 g serat yang bahkan lebih tinggi dari kandungan serat dalam 1 buah apel. Kehadiran serat dalam makanan Si Kecil diperlukan untuk menjaga kesehatan sistem pencernaannya. Serat berperan dalam melunakan feses agar Si Kecil tidak mengalami sembelit.

Serat juga membantu menormalkan gerakan usus dan membuat perut terasa kenyang lebih lama, sehingga anak terhindar dari perilaku makan berlebih. Tak hanya itu, serat pada chia seed dapat mengontrol kadar gula darah saat makan, sehingga bisa menurunkan risiko anak terkena diabetes di kemudian hari.

4. Memperkuat tulang dan gigi

Satu sendok makan chia seed mengandung sekitar 7 mg kalsium dan 2 mg fosfor. Kedua mineral ini bekerja sama dalam membangun dan memperkuat tulang dan gigi anak.

Kalsium dan fosfor berperan penting dalam membuat tulang dan gigi Si Kecil agar tidak mudah keropos dan rapuh. Anak-anak yang tidak mendapatkan kalsium dan vitamin D yang cukup sejak dini berisiko lebih tinggi mengalami rakitis.

Selain untuk menunjang kesehatan gigi dan tulang, kalsium juga dibutuhkan agar otot dan saraf anak bekerja dengan baik, serta pelepasan hormon dan enzim di dalam tubuhnya berjalan dengan lancar.

Chia seed memiliki rasa yang ringan, sehingga tidak akan mengganggu rasa secara keseluruhan bila dicampurkan ke dalam makanan atau minuman lainnya. Bunda bisa mencampurkan chia seed dalam makanan atau minuman kesukaan Si Kecil, seperti puding, kue kering, smoothies atau jus, dan selai.

Dengan mengetahui manfaat dari chia seed, kini Bunda bisa mulai mengenalkan biji-bijian ini pada makanan Si Kecil, ya. Namun, bila muncul tanda alergi pada anak setelah mengonsumsi chia seed, segera konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.