Jika Anda merasa pegal dan lelah, pijat refleksi mungkin bisa menjadi pilihan Anda untuk mengatasi rasa lelah. Berbeda dengan metode pijat atau urut biasa, pijat refleksi berfokus pada beberapa titik di bagian tubuh tertentu seperti kaki, tangan, dan telinga. Ahli pengobatan tradisional meyakini bahwa titik-titik tersebut berhubungan dengan semua saraf organ internal di tubuh Anda.

Pijat refleksi merupakan salah satu teknik pengobatan tradisional yang berasal dari Tiongkok dan Mesir. Bagian tangan dan kaki mengandung jutaan ujung saraf, dan pijat refleksi di area ini dipercaya mampu mendeteksi dan mengatasi berbagai masalah kesehatan yang mungkin Anda alami.

Ini Manfaat Pijat Refleksi yang Bisa Anda Dapatkan - Alodokter

Beragam Manfaat Pijat Refleksi

Pijat refleksi banyak dipilih orang karena pijat jenis ini dipercaya memberikan manfaat kesehatan tertentu secara alami tanpa perlu mengonsumsi obat-obatan. Umumnya, pijat refleksi dianggap aman, meskipun tekanan yang terlalu kuat dapat menyebabkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan bagi sebagian orang.

Para terapis pijat refleksi menggunakan ibu jari dan jari lainnya untuk menekan titik-titik saraf pada tangan dan kaki Anda. Terkadang juga dibutuhkan alat bantu saat memijat atau memberikan tekanan pada kaki atau tangan, berupa bola karet, karet gelang, dan alat pemijat dari kayu.

Beberapa manfaat pijat refleksi yang dapat Anda peroleh, di antaranya:

  • Memberi efek relaksasi
    Pijat refleksi yang dilakukan di bagian tangan dan kaki dapat mengurangi kecemasan, membantu mengatasi rasa lelah, serta meningkatkan relaksasi yang dapat membantu tidur lebih nyenyak. Penelitian menunjukkan bahwa efek ini juga dirasakan oleh ibu hamil. Pijat refleksi pada ibu hamil terlihat dapat memberi dampak yang baik dalam mengatasi rasa lelah dalam kehamilan.
  • Mengatasi sakit kepala
    Jika Anda mengalami sakit kepala yang disebabkan oleh stres atau kecemasan, Anda bisa melakukan pijat refleksi guna mengurangi sakit kepala tersebut. Berdasarkan penelitian, sebanyak 23 persen penderita mengatakan tidak lagi merasa sakit kepala atau migrain, dan 11 persen penderita sakit kepala berhenti mengonsumsi obat-obatan, ketika rutin melakukan pijat refleksi.
  • Membantu pemulihan pasca stroke
    Stroke terjadi ketika suplai darah ke otak terganggu akibat beragam alasan yang dapat menyebabkan banyak komplikasi. Biasanya, penyakit ini terjadi karena tersumbat atau pecahnya pembuluh darah otak. Banyak pasien stroke yang melakukan pijat refleksi sebagai terapi pendamping pengobatan secara medis. Tekanan yang diberikan pada titik-titik tertentu di tangan atau kaki dipercaya dapat memberikan efek positif dan meningkatkan kemampuan fisik pasien stroke.
  • Mengatasi konstipasi
    Jika Anda mengalami sembelit atau konstipasi, Anda disarankan untuk melakukan pijat refleksi. Penelitian menyatakan bahwa metode pengobatan alternatif dengan pijatan dapat membantu mengatasi konstipasi. Manfaat ini diduga berkaitan dengan efek relaksasi yang diperoleh dari pijat refleksi.
  • Meringankan gejala multiple sclerosis dan perawatan kanker
    Pijat refleksi juga dipercaya dapat meringankan rasa nyeri pada penderita multiple sclerosis dan pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Manfaat pijat refleksi terlihat baik untuk membantu mengatasi mual dan nyeri pasca kemoterapi.  Namun, pijat refleksi tidak bisa menggantikan peran obat-obatan medis yang diberikan oleh dokter.

Meski memiliki beragam manfaat, pijat refleksi tidak bisa dilakukan oleh semua orang. Pijat refleksi tidak disarankan bagi Anda yang memiliki masalah peredaran darah pada kaki, cedera tangan dan kaki, mengalami centengan, kaki kapalan, sedang diare, memiliki luka terbuka, demam, memiliki jumlah trombosit yang rendah, atau menderita gangguan tiroid.

Sebelum melakukan pijat refleksi, Anda disarankan untuk mencari terapis yang berpengalaman dan telah memiliki kompetensi secara profesional. Jika Anda ragu, konsultasikan kondisi kesehatan Anda pada dokter sebelum melakukan pijat refleksi.