Pernahkah kamu mencicipi teh honeybush? Teh herbal yang berasal dari Afrika Selatan ini memiliki rasa yang nikmat serta dapat memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh, lho. Mau tahu apa saja manfaat teh honeybush? Baca artikel ini.

Teh honeybush atau yang juga dikenal dengan nama heuningbos, bergtee, atau teh gunung ini terbuat dari daun tanaman honeybush (Cyclopia spp). Tanaman honeybush memiliki bunga berwarna kuning yang beraroma seperti madu.

Ini Manfaat Teh Honeybush yang Sayang untuk Dilewatkan - Alodokter

Ragam Manfaat Teh Honeybush yang Menyehatkan

Tidak hanya memiliki rasa yang lezat, teh honeybush juga mengandung banyak mineral, seperti zat besi, kalium, kalsium, tembaga, seng, magnesium, mangan, dan sodium, serta senyawa tumbuhan lain yang bertindak sebagai antioksidan. Selain, itu teh ini juga bebas dari kafein.

Berkat banyaknya nutrisi yang terkandung pada teh honeybush, tidak heran jika minuman herbal ini memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh, di antaranya adalah:

1. Menjaga kesehatan tulang

Kepadatan tulang dapat berkurang seiring dengan pertambahan usia. Jadi, penting bagi kamu untuk senantiasa menjaga kesehatan tulang sejak dini agar kepadatan tulang terjaga dan kamu pun terhindar dari penyakit radang sendi dan osteoporosis.

Nah, salah satu cara yang bisa kamu tempuh untuk menjaga kesehatan tulang adalah dengan rutin mengonsumsi teh honeybush. Teh ini mengandung senyawa mangiferin dan hesperidin yang mendukung pembentukan sel-sel tulang dan melindunginya dari kerusakan.

2. Meningkatkan kesehatan kulit

Memiliki kulit yang sehat tentu dambaan bagi semua orang. Untuk mewujudkannya, teh honeybush bisa kamu andalkan. Beberapa penelitian menyatakan bahwa teh herbal ini memiliki senyawa dengan sifat antipenuaan yang dapat melindungi kulit dari radiasi sinar UV, serta mengurangi kerutan, meningkatkan elastisitas, dan menghidrasi kulit.

3. Mencegah obesitas

Sebuah penelitian menyatakan bahwa kandungan antioksidan polifenol pada tanaman honeybush mampu menghambat dan mengurangi penumpukan jaringan lemak di dalam tubuh, sehingga dapat mencegah obesitas. Meski begitu, pastikan kamu tetap menjalani pola makan sehat dan rutin berolahraga agar berat badanmu tetap ideal ya.

4. Meringankan gejala menopause

Seiring bertambahnya usia, produksi hormon estrogen akan berkurang. Penurunan hormon inilah yang menjadi salah satu penyebab wanita mengalami gejala menopause.

Untuk meredakan gejala menopause yang menggangu kenyamananmu, cobalah untuk rutin mengonsumsi teh honeybush. Teh ini mengandung antioksidan isoflavon yang memiliki sifat fitoestrogen, yaitu senyawa kimia yang bisa bertindak sebagai hormon estrogen di dalam tubuh.

5. Mengendalikan kadar gula darah

Kandungan senyawa polifenol pada teh honeybush diketahui dapat membantu mencegah, mengendalikan, dan mengobati diabetes tipe 2. Teh herbal ini juga mampu mencegah komplikasi diabetes, seperti kerusakan ginjal dan sistem saraf. Namun, masih perlu penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaatnya yang satu ini.

6. Mencegah pertumbuhan sel kanker

Manfaat lain dari teh honeybush adalah mampu mencegah, menghancurkan, dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Manfaat ini ada berkat tingginya kandungan senyawa mangiferin pada teh honeybush. Meski begitu, masih perlu penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas teh ini dalam mencegah atau mengobati kanker.

Selain manfaat yang telah disebutkan di atas, teh honeybush juga diketahui dapat meringankan gejala gangguan pernapasan, baik itu yang disebabkan oleh pilek, flu, atau bahkan TBC, serta meningkatkan sistem imunitas tubuh.

Sejauh ini, belum ada laporan tentang efek samping setelah mengonsumsi teh honeybush. Jadi, kamu bisa rutin mengonsumsinya dan memasukkan teh honeybush ke dalam daftar menu minumanmu sehari-hari. Namun, pastikan kamu merebus teh dengan air mendidih untuk membunuh bakteri yang mungkin mengontaminasi teh selama proses produksi, ya.

Jika kamu sedang menjalani pengobatan tertentu atau menderita suatu penyakit dan ingin menggunakan teh honeybush sebagai pengobatan alternatif, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter.