Ciri-ciri endometriosis parah perlu diwaspadai. Soalnya, kondisi ini bisa menyebabkan gangguan berat pada aktivitas harian, termasuk nyeri haid yang tidak tertahankan dan masalah kesuburan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali ciri-cirinya sejak dini agar penanganan dapat segera dilakukan sehingga risiko komplikasi bisa dicegah.
Endometriosis parah terjadi ketika jaringan endometrium tumbuh di luar rahim secara berlebihan dan menimbulkan peradangan kronis. Kondisi ini bisa menyebabkan perlengketan antar organ, nyeri hebat, perdarahan tidak normal, serta mengganggu fungsi organ reproduksi.
Ciri-ciri endometriosis parah yang muncul kerap dianggap wajar sebagai keluhan haid biasa, sehingga pemeriksaan medis terlambat dilakukan. Padahal, jika tidak segera ditangani, endometriosis parah dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi serius, seperti infertilitas dan kerusakan organ di area panggul.
Ciri-Ciri Endometriosis Parah yang Perlu Diwaspadai
Berikut ini adalah ciri-ciri endometriosis parah yang perlu Anda waspadai:
1. Nyeri haid hebat dan menetap
Salah satu ciri-ciri endometriosis parah adalah nyeri haid yang terasa sangat sakit hingga mengganggu aktivitas harian meski sudah mengonsumsi obat pereda nyeri. Kondisi ini terjadi akibat jaringan endometrium yang seharusnya hanya tumbuh di dalam rahim malah tumbuh di luar rahim, seperti di ovarium, tuba falopi, atau dinding panggul.
Setiap kali menstruasi datang, jaringan tersebut ikut menebal dan meluruh seperti jaringan normal di rahim. Bedanya, darah dan jaringan yang luruh dari area di luar rahim tidak memiliki jalan keluar dari tubuh. Akibatnya, tubuh bereaksi dengan membentuk peradangan dan jaringan parut di sekitar area tersebut.
2. Nyeri kronis di perut atau panggul yang terus-menerus
Ciri-ciri endometriosis parah lainnya adalah munculnya nyeri terus-menerus di perut bagian bawah atau di area panggul. Rasa sakit ini muncul karena jaringan endometrium yang tumbuh di luar rahim menekan saraf dan organ di sekitar panggul.
Kondisi ini menyebabkan peradangan jangka panjang dan sensasi nyeri dalam yang tidak mudah hilang, meski sedang tidak menstruasi.
3. Perdarahan hebat saat haid atau di luar masa haid
Jika Anda mengalami perdarahan yang sangat banyak saat haid atau di luar masa haid, ini bisa menjadi ciri-ciri endometriosis parah. Kondisi ini disebabkan oleh gangguan pada hormon dan penebalan jaringan endometrium yang berlebihan.
Akibatnya, pembuluh darah menjadi lebih mudah pecah dan menyebabkan perdarahan yang tidak normal.
4. Nyeri hebat saat berhubungan seksual
Nyeri hebat yang muncul saat atau setelah berhubungan seksual merupakan ciri-ciri endometriosis parah yang sering kali tidak disadari. Ketika melakukan hubungan seks, jaringan endometrium yang tumbuh di luar rahim akan menekan organ panggul, sehingga menimbulkan nyeri tajam dan menusuk.
Semakin banyak jaringan yang tumbuh di luar rahim, rasa sakitnya juga akan makin kuat. Tentunya, hal ini bisa membuat aktivitas seksual terasa sangat tidak nyaman.
5. Kelelahan ekstrem
Rasa lelah berlebihan tanpa sebab yang jelas juga termasuk ciri-ciri endometriosis parah. Kondisi ini muncul karena peradangan kronis yang terjadi di dalam tubuh, serta perdarahan yang banyak saat haid. Akibatnya, tubuh Anda akan kehilangan banyak energi yang membuatnya terasa lelah dan lemas.
6. Infertilitas atau sulit hamil
Infertilitas atau kesulitan hamil termasuk salah satu ciri-ciri endometriosis parah yang perlu diwaspadai. Hal ini terjadi karena pertumbuhan jaringan endometrium di luar rahim dapat mengganggu fungsi organ reproduksi, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Pada kondisi ini, jaringan endometrium bisa menutupi atau menyumbat tuba falopi, sehingga sel telur sulit bertemu dengan sperma untuk dibuahi. Selain itu, adanya perlengketan dan jaringan parut akibat endometriosis juga dapat mengubah posisi ovarium, sehingga proses pelepasan dan penangkapan sel telur menjadi terganggu.
Selain itu, pada beberapa kasus endometriosis parah, jaringan endometrium dapat tumbuh di sekitar usus atau kandung kemih. Akibatnya, penderita bisa mengalami perut kembung, diare, sembelit, atau nyeri saat buang air kecil dan buang air besar, terutama selama menstruasi.
Itulah berbagai ciri-ciri endometriosis parah yang perlu Anda kenali dan waspadai. Soalnya, jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa memengaruhi kualitas hidup penderitanya. Makanya, pemeriksaan awal dan penanganan yang tepat perlu dilakukan secepatnya untuk mencegah terjadinya komplikasi.
Namun, jika Anda sudah terlanjur mengalami ciri-ciri endometriosis parah seperti yang disebutkan di atas, sebaiknya segera konsultasikan keluhan melalui Chat Bersama Dokter atau kunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
