Kunyit dikenal sebagai bumbu dapur yang memiliki segudang manfaat, tak terkecuali bagi ibu hamil. Rempah dengan cita rasa yang khas ini mengandung beragam nutrisi untuk mendukung kesehatan ibu hamil dan tumbuh kembang janin. Yuk, simak selengkapnya di sini.

Kunyit mengandung kalsium, fosfor, kalium, beta-karoten, dan vitamin C. Di samping itu, kunyit juga memiliki senyawa kimia yang disebut dengan kurkumin. Senyawa ini telah terbukti dapat menyehatkan tubuh, terutama bagi ibu hamil.

Inilah Manfaat Kunyit untuk Ibu Hamil - Alodokter

Manfaat Kunyit untuk Ibu Hamil

Kunyit sangat populer dengan perannya sebagai antiinflamasi untuk menghambat dan menekan reaksi peradangan. Rempah ini juga bertindak sebagai antioksidan untuk membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Selain manfaat tersebut, nutrisi yang terkandung di dalam kunyit juga baik untuk kesehatan ibu hamil dan janinnya. Manfaat kunyit yang bisa Bumil peroleh antara lain:

1. Meredakan gangguan lambung dan pencernaan

Nyeri ulu hati akibat asam lambung naik merupakan salah satu keluhan yang kerap dirasakan oleh ibu hamil, terutama yang telah memasuki trimester ketiga. Kondisi ini memang bukanlah hal yang berbahaya, tetapi bisa mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari Bumil.

Untuk mengatasinya, Bumil bisa mengonsumsi kunyit. Nutrisi dan zat antiinflamasi yang terkandung dalam kunyit diduga dapat meredakan nyeri ulu hati yang Bumil rasakan. Selain itu, kunyit juga mampu mencegah gangguan pencernaan lainnya, seperti sembelit.

2. Mengurangi risiko preeklampsia

Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah, munculnya protein di dalam urine, serta pembengkakan di kaki atau bagian tubuh lainnya. Kondisi ini dapat membahayakan ibu hamil dan janin jika tidak segera ditangani.

Preeklampsia bisa Bumil cegah dengan cara mengonsumsi kunyit. Dalam sebuah penelitian dibuktikan bahwa senyawa kurkumin mampu melawan zat-zat pemicu radang dalam tubuh ibu hamil yang dapat meningkatkan risiko terjadinya preeklampsia.

3. Meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan otak janin

Terdapat penelitian yang menyebutkan bahwa ibu yang mengalami peradangan tinggi selama kehamilan berisiko melahirkan bayi dengan gangguan saraf, seperti autisme dan ADHD.

Nah, untuk mencegah peradangan selama hamil, Bumil bisa rutin konsumsi kunyit. Dengan begitu, risiko penyakit saraf pada buah hati akan menurun dan peluang Bumil untuk melahirkan bayi yang pintar menjadi semakin tinggi.

4. Menjaga kesehatan mulut

Gusi berdarah saat hamil biasanya disebabkan oleh radang gusi yang memang rentan terjadi karena perubahan hormon. Kondisi ini sering terjadi di usia kehamilan 2–8 bulan. Jika gusi berdarah masih tergolong ringan dan tidak disertai gejala yang mengkhawatirkan, Bumil bisa mengatasinya dengan kunyit.

Penelitian membuktikan bahwa obat kumur yang mengandung kunyit mampu membunuh bakteri dan plak penyebab radang gusi. Selain itu, kandungan antiinflamasi pada kunyit juga bisa meredakan peradangan dan pembengkakan gusi yang rasanya tentu tidak nyaman.

Selain manfaat yang telah disebutkan di atas, kunyit juga dapat mencegah flu, meredakan nyeri punggung, menjaga kadar gula darah tetap normal, mencegah depresi, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Meski bermanfaat, ada hal yang perlu Bumil perhatikan sebelum konsumsi kunyit. Di dalam tubuh, kurkumin meniru hormon estrogren. Jika dikonsumsi secara berlebihan, zat ini dapat merangsang kontraksi rahim yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kelahiran prematur atau keguguran.

Konsumsi kunyit secara berlebihan juga dapat mengganggu kerja beberapa obat, seperti obat pengencer darah dan pereda asam lambung. Selain itu, kunyit pun bisa menimbulkan reaksi alergi, seperti ruam, gatal-gatal, dan sakit kepala.

Penting untuk Bumil ingat, hindari penggunaan suplemen kunyit. Hal ini untuk mencegah dosis yang berlebihan. Lebih baik, manfaatkan kunyit dengan memasukkannya ke dalam menu masakan yang Bumil suka.

Itulah beragam manfaat kunyit untuk ibu hamil yang sayang untuk Bumil lewatkan. Jika masih memiliki pertanyaan terkait kunyit atau takaran konsumsi kunyit yang sesuai dengan kondisi kesehatan Bumil, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya.