Gejala awal kanker sering kali diabaikan, karena dianggap penyakit ringan. Padahal semakin cepat dideteksi, tingkat keberhasilan pengobatannya juga semakin besar. Yuk, cermati apa saja gejala yang bisa jadi tanda awal kanker.

Kanker tidak selalu diawali dengan gejala yang jelas. Sebagian besar kanker baru menunjukkan gejala, ketika sudah berada pada stadium lanjut atau saat sudah menyebar ke organ lain. Untuk itulah, sebaiknya mewaspadai hal-hal yang mungkin menjadi gejala awal kanker.

Jangan Abaikan 9 Gejala Awal Kanker Ini - Alodokter

Tanda Ini Bisa Jadi Gejala Kanker

Walaupun gejala-gejala di bawah ini termasuk umum dan sering menjadi tanda penyakit selain kanker, tapi disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter jika mengalaminya, antara lain:

  • Berat badan turun drastis

Penurunan berat badan pada penderita kanker terjadi karena sel tubuh sehat terus menerus diserang oleh sel kanker. Turunnya berat badan terjadi dalam waktu yang cepat, tanpa sebab yang jelas. Kondisi ini sering kali menjadi gejala awal dari kanker pankreas, kanker esofagus, kanker paru dan kanker lambung.

  • Demam

Umumnya demam merupakan gejala tubuh merespons penyakit atau infeksi, tetapi bisa juga menjadi tanda kanker telah menyebar (stadium lanjut). Meski begitu, sering demam tanpa sebab yang jelas, bisa jadi merupakan tanda awal pada kanker darah seperti limfoma atau leukemia.

  • Perdarahan

Beberapa jenis kanker, seperti kanker usus dan anus, dapat menyebabkan munculnya darah saat buang air besar. Sedangkan pada kanker prostat atau kanker kandung kemih, darah dapat muncul saat buang air kecil. Terkadang perdarahan juga dapat terjadi pada organ dalam, sehingga lebih sulit dideteksi. Selain itu, waspadai juga jika terjadi perdarahan saat batuk atau muntah, dan perdarahan dari vagina yang terjadi di sela masa menstruasi.

  • Benjolan pada payudara atau anggota tubuh lain

Segera periksakan diri jika kamu merasakan benjolan pada payudara atau anggota tubuh lain, apalagi yang teraba keras dan semakin membesar. Benjolan di leher misalnya, dapat menjadi tanda awal kanker tiroid dan kanker esofagus.

  • Perubahan pada kulit

Pada beberapa kasus, tahi lalat ternyata bisa jadi gejala kanker kulit. Sebaiknya periksa ke dokter, jika tahi lalat berubah bentuk menjadi asimetris, pinggirannya tidak beraturan, berubah warna, bertambah besar, terasa gatal, keras dan berdarah. Waspadai juga perubahan lain pada kulit seperti sakit kuning, hiperpigmentasi atau bercak hitam, pertumbuhan rambut atau bulu yang tidak normal, serta kulit kemerahan.

  • Kelelahan dan rasa sakit

Kelelahan yang tidak kunjung reda meski telah beristirahat adalah salah satu gejala awal kanker, seperti leukemia. Sedangkan pasien kanker usus besar, prostat, rahim dan anus dapat merasakan sakit pada punggung. Selain itu Anda juga perlu mewaspadai keluhan rasa sakit saat buang air kecil, maupun saat berhubungan intim.

  • Batuk yang tidak kunjung sembuh

Waspadai batuk sebagai gejala kanker. Terutama jika batuk yang dialami, tidak kunjung sembuh lebih dari 3 minggu, apalagi jika disertai sesak napas, nyeri dada, dan dahak berdarah.

  • Gangguan pencernaan

Beberapa jenis kanker dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti susah menelan, rasa sakit setelah makan, mual, muntah dan perut kembung. Waspadai juga konstipasi atau diare tanpa sebab jelas, perut kembung terus menerus, sakit perut ataupun sakit pada anus atau merasa sering perlu buang air kecil.

  • Berkeringat di malam hari

Berkeringat di malam hari memang hal biasa. Tetapi, ini juga bisa menjadi gejala tahap awal beberapa jenis kanker, seperti kanker hati hingga leukemia.

Jika kamu memiliki anggota keluarga dengan riwayat kanker, kamu dapat meminta pemeriksaan rutin khusus. Pemeriksaan ini akan membantu mendeteksi gejala awal lain yang hanya dapat dideteksi di laboratorium, seperti kadar kalsium dalam darah.

Meski ada berbagai gejala kanker yang dapat dikenali, namun ada pula yang tidak menunjukkan gejala. Upayakan untuk menerapkan gaya hidup sehat untuk menekan risiko kanker dan segera lakukan pemeriksaan ke dokter jika timbul gejala seperti di atas.