Seorang ayah yang baik juga perlu turut terlibat dalam merawat bayi. Beberapa penelitian sudah membuktikan bahwa keterlibatan ayah dalam merawat bayi turut berperan dalam kesehatan dan tumbuh kembang anak. Bagi para ayah, yuk, pelajari cara merawat bayi yang benar.

Tahukah Ayah bahwa keikutsertaan Ayah dalam merawat Si Kecil dapat meningkatkan nilai akademik dan prestasinya di masa depan? Sebuah penelitian mengemukakan bahwa bayi yang memiliki kedekatan dengan ayahnya memiliki emosi yang lebih stabil, percaya diri menghadapi situasi atau bertemu orang baru, dan gemar mempelajari hal baru.

Jangan Hanya Membuat, Ayah Juga Harus Pandai Merawat Bayi - Alodokter

Tips bagi Ayah dalam Merawat Bayi

Melihat fakta di atas, maka sudah sepantasnya ayah juga memiliki andil dalam mengurus bayi. Mulai sekarang, cobalah untuk lebih terlibat dalam mengasuh dan menjaga Si Kecil. Tidak hanya demi membangun ikatan kuat dengannya, tapi juga meningkatkan keharmonisan dengan istri.

Berikut ini adalah beberapa tips merawat Si Kecil yang dapat Ayah lakukan:

1. Bangunlah ikatan batin yang kuat

Walau tidak mudah pada awalnya, membangun ikatan batin antara ayah dan bayi amatlah penting. Faktanya, terdapat penelitian yang menjelaskan bahwa ikatan batin yang kuat di antara kedua ayah dan anak akan menimbulkan kepercayaan satu sama lain, bahkan hingga bayi meranjak dewasa nanti.

Setiap orang memiliki cara tersendiri untuk membangun ikatan batin dengan anaknya. Namun, Ayah bisa mencoba memulainya dengan membawa Si Kecil berkeliling rumah, sering menyanyikannya lagu, dan menceritakan dongeng sebagai pengantar tidurnya.

2. Mulai membagi waktu

Mengurus Si kecil tentu bukan hanya memakan tenaga dan pikiran, tapi juga waktu. Mulai sekarang, Ayah harus bisa membagi waktu untuk Si Kecil. Sediakan waktu untuk bermain dengannya dan sebisa mungkin siaga di saat ia sakit atau sedang rewel.

Ayah bisa memanfaatkan momen sepulang kerja untuk bermain atau sekadar memperhatikan Si Kecil tidur. Jangan ragu untuk mengambil cuti dan membuat jadwal khusus di mana Ayah bisa bersama Si Kecil seharian penuh.

Waktu cuti juga mungkin diperlukan ketika istri sedang kelelahan atau sakit, sehingga membutuhkan bantuan untuk mengurus Si Kecil.

3. Belajar menenangkan Si Kecil ketika menangis

Bernyanyi, membawa Si Kecil berjalan-jalan, menggendong dan memeluknya, hingga memberikan dot adalah beberapa cara yang bisa Ayah lakukan untuk menenangkan Si Kecil saat menangis. Seiring berjalannya waktu, proses ini juga akan membuat Ayah paham tentang apa yang sedang Si Kecil butuhkan.

4. Berikan pelukan kasih sayang

Perlu diingat bahwa bayi belum mengerti apa yang kita ucapkan. Maka, satu-satunya cara untuk menyampaikan rasa sayang kepada Si Kecil adalah dengan memeluk, mencium, dan berbaring dekat dengannya.

5. Belajar mengganti popok

Mengganti popok adalah keterampilan yang wajib dimiliki ayah yang hebat. Meski terkesan jorok, mengganti popok bayi nyatanya memiliki fakta unik.

Terdapat penelitian yang membuktikan bahwa bergantian tugas dengan istri untuk mengganti popok bayi merupakan salah satu hal yang dapat menjaga dan memperkuat keharmonisan rumah tangga.

6. Temani istri saat malam

Selain mengganti popok, kewajiban lain yang perlu Ayah lakukan adalah menemani istri ketika Si Kecil bangun di malam hari. Bukan hanya meringankan kerja istri, hal ini juga bisa membuat istri bahagia dan bangga.

7. Coba metode kangguru

Metode kangguru umumnya melibatkan bayi dan ibunya. Tapi sebetulnya, para ayah pun boleh terlibat dalam metode ini. Apa itu metode kangguru? Metode ini adalah teknik memeluk bayi di mana kulit bayi bersentuhan langsung dengan kulit ayah atau ibu.

Metode ini terbukti bisa memberikan kehangatan pada bayi, membuatnya merasa nyaman, dan memperkuat ikatan batin antara ayah dan ibu dengan bayi. Jika Bunda sedang kelelahan dan butuh waktu istirahat, Ayah bisa bergantian memeluk Si Kecil dengan metode kangguru.

Hal terpenting dari merawat bayi adalah naluri sebagai ayah. Bagaimana pun, tidak ada yang lebih memahami Si Kecil lebih baik dari Ayah dan Bunda. Namun bila Ayah masih mengalami kesulitan, jangan ragu untuk meminta saran dari istri, atau berkonsultasi langsung dengan dokter anak.