Jerawat adalah kondisi di mana folikel rambut di kulit tersumbat oleh minyak dan sel-sel kulit mati. Mengenal beragam jenis-jenis jerawat adalah salah satu hal yang tidak kalah penting agar Anda tidak salah langkah dalam mengusir jerawat dari wajah.

Jerawat tidak hanya bisa memperburuk penampilan pada saat kemunculannya. Tapi, juga dapat meninggalkan bekas luka yang tidak kalah menyebalkan. Hadirnya jerawat ditandai dengan kulit berminyak, munculnya bintil kecil, dan komedo. Ada beragam jenis jerawat dengan beragam lokasi timbul selain di kulit wajah. Misalnya saja di pundak, punggung, dada, dan leher.

Jenis-jenis Jerawat yang Sering Muncul dan Cara Penanganannya - Alodokter

Beberapa jerawat mungkin dapat diatasi hanya dengan menggunakan obat jerawat yang dijual bebas di pasaran. Namun, beberapa jenis jerawat lainnya justru dapat membuat seseorang stres dan memerlukan penanganan dokter kulit karena tingkat keparahannya.

Jenis-jenis Jerawat Ini Mungkin Pernah Hinggap di Wajahmu

Sebelum Anda memutuskan perawatan yang tepat untuk mengatasinya, sebaiknya kenali jenis-jenis jerawat di bawah ini:

  • Jerawat kistik (cystic acne)
    Seseorang yang memiliki jerawat kistik biasanya akan lebih berisiko memiliki ragam jenis jerawat parah lainnya. Jenis jerawat ini merupakan jerawat dengan kista merah yang berukuran cukup besar di bawah kulit, dan berisikan nanah yang membuatnya terlihat seperti bisul. Jika Anda mengalami jerawat kistik, disarankan untuk membicarakan hal ini ke dokter kulit. Sebab, penggunaan obat yang dijual bebas di toko biasanya tidak cukup ampuh untuk menghilangkan jerawat jenis ini.
  • Jerawat nodulokistik (jerawat batu)
    Kondisi di mana jerawat membentuk nodul atau benjolan jerawat batu yang meradang. Warnanya pun bisa berubah menjadi ungu atau merah tua. Jerawat nodulokistik parah biasanya akan meninggalkan luka yang cukup mengganggu. Pada kondisi tertentu, dokter mungkin akan menyuntikkan kortikosteroid langsung ke dalam jerawat. Hal ini dilakukan untuk mengurangi peradangan dan ukuran jerawat yang bisa cukup menyakitkan. Pengobatan yang tepat oleh dokter kulit Anda juga bisa meminimalkan jaringan parut bekas jerawat ini.
  • Jerawat conglobata
    Jenis jerawat ini umumnya dialami oleh laki-laki di usia remaja dan dewasa muda. Ada beberapa hal yang diduga turut berperan dalam memunculkan jenis jerawat ini, seperti kelebihan hormon testosteron, obat-obatan steroid, dan kondisi autoimun. Jerawat jenis ini merupakan bentuk jerawat yang parah dan melibatkan banyak nodul yang meradang. Benjolan pada jenis jerawat ini ini saling terhubung dengan benjolan lainnya di bawah permukaan kulit.
    Jerawat ini bisa menyebar di bagian wajah, punggung, dada, bokong, lengan, dan leher. Bekas luka yang ditimbulkan oleh jerawat jenis ini tentu bisa sangat mengganggu. Pengobatan yang benar dan tepat waktu merupakan hal yang penting. Segera konsultasikan kepada dokter kulit jika Anda mengalami kondisi ini.
  • Akne fulminans
    Jenis jerawat ini muncul secara mendadak dan tersebar di seluruh tubuh. Jerawat meradang ini muncul disertai gejala lain seperti demam, nyeri otot, lemas, terdapat luka atau jerawat yang mudah pecah terutama di bagian tubuh atas dan wajah, serta pembengkakan limpa dan hati. Tidak diketahui pasti apa penyebab jenis jerawat ini, namun diduga terkait tingginya hormon testosteron. Kondisi ini merupakan jenis jerawat terparah dan harus ditangani segera oleh dokter spesialis kulit di rumah sakit.

Selain beberapa jenis-jenis jerawat di atas, ragam jenis-jenis jerawat lainnya dikelompokkan sesuai dengan tingkatan. Mulai dari jerawat ringan, di mana jerawat terjadi ketika Anda memiliki sekitar 20 komedo dan memiliki sekitar 15 bintil kecil yang meradang. Lalu ada jerawat sedang terjadi ketika bintil, komedo, dan bahkan bekas luka jerawat di wajah Anda sudah lebih banyak. Pada kondisi ini, Anda mungkin akan memerlukan obat dari dokter kulit. Dan biasanya, jerawat Anda akan bertambah parah sebelum akhirnya hilang dari wajah Anda.

Usir Jerawat dengan Cara Ini

Bagi Anda yang hanya memiliki jerawat ringan, tidak perlu terlalu khawatir. Karena Anda masih bisa menggunakan obat yang dijual di pasaran, dan juga menjaga wajah agar tetap bersih.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan di rumah untuk mengusir jerawat dari wajah, di antaranya:

  • Rajin cuci wajah dengan air hangat dan pembersih yang berbahan lembut dan tidak iritatif. Lakukan hal ini sebanyak dua kali dalam sehari. Tidak kurang atau lebih.
  • Pilih obat yang tepat dan hindari membeli krim jerawat yang dijual bebas tanpa menggunakan resep dokter. Hal ini bisa memperparah kondisi wajah. Anda bisa memilih produk yang dapat menghilangkan minyak berlebih dan mengandung sulfur, benzoil peroksida, asam salisilat, atau resorsinol. Yang pasti, sesuaikan dengan kondisi dan jenis kulit wajah Anda.
  • Pilih produk wajah yang mencantumkan noncomedogenic (tidak menimbulkan komedo) atau menggunakan air sebagai kandungan utama.
  • Jika kondisi wajah Anda memerlukan tabir surya, pastikan tabir surya yang Anda gunakan bebas minyak dan noncomedogenic.
  • Jangan biarkan tangan kotor Anda menyentuh wajah begitu saja, sebab hal ini dapat memperparah kondisi wajah. Perhatikan juga benda-benda yang menyentuh wajah, seperti sprei, masker wajah, telepon genggam, dan lain sebagainya.
  • Hindari memencet jerawat di wajah Anda. Hal ini justru akan memperparah atau bahkan membuat jerawat di wajah mengalami infeksi.

Memahami jenis-jenis jerawat merupakan hal yang penting agar Anda tidak salah mengambil langkah pengobatan. Jika jenis-jenis jerawat yang hinggap di wajah Anda tergolong cukup parah, maka hentikan penggunaan obat jerawat yang dijual bebas di pasaran, dan jangan tunda untuk berkonsultasi ke dokter kulit.