Pertama kali merasakan gerakan bayi dalam kandungan merupakan saat yang ditunggu calon ibu. Sebagian ibu hamil (bumil) merasa was-was karena merasa tidak kunjung merasakan gerakan itu. Tapi, kapan sih umumnya gerakan bayi mulai terasa?

Gerakan janin dalam kandungan, menandakan perkembangan Si Kecil. Bayi dalam kandungan bergerak disebabkan berbagai hal. Alasan bayi bergerak karena ingin meregangkan anggota tubuh atau saat ia merespons emosi yang dirasakan ibu atau suara yang didengar. Selain itu, bayi dalam kandungan dapat mendengar saat ibunya sedang membaca, berbicara, atau bernyanyi. Beberapa posisi tubuh dan makanan yang baru dikonsumsi ibu hamil juga dapat membuat janin bergerak.

Kapan Bumil Mulai Merasakan Gerakan Bayi Dalam Kandungan? - Alodokter

Usia Bayi Dalam Kandungan Mulai Bergerak

Bayi dalam kandungan sebenarnya sudah bergerak kehamilan 12 minggu. Tetapi badannya yang masih terlalu kecil membuat Bumil belum dapat merasakan gerakannya. Umumnya ibu hamil dapat merasakan gerakan bayi dalam kandungan pada usia kehamilan 13-16 minggu. Mulanya gerakan ini tidak akan begitu terasa, sehingga Bumil mungkin akan mengiranya sebagai buang angin.

Bumil pada kehamilan kedua atau lebih, biasanya akan lebih mudah merasakan gerakan bayi dalam kandungan. Sementara, Bumil yang baru pertama kali hamil, kemungkinan baru akan merasakan gerakan ini pada kehamilan 18-20 minggu.

Selain itu, Bumil yang bertubuh kurus mungkin akan lebih merasakannya dibanding yang lebih berisi. Sedangkan Ayah atau orang lain baru dapat merasakan gerakan bayi ini dari luar perut, beberapa minggu setelah Bumil merasakannya, yakni sekitar kehamilan 20-24 minggu.

Tahap-tahap Gerakan Bayi Dalam Kandungan

Jika Bumil tidak kunjung merasakan bayi bergerak, jangan terlalu khawatir ya. Kadang gerakan bayi dalam kandungan baru akan terasa, jika bayi menggerakkan seluruh anggota badannya dalam waktu yang agak lama. Posisi bayi dalam kandungan juga menentukan apakah gerakannya akan terasa atau tidak.

Di bawah ini adalah panduan gerakan bayi pada umumnya sesuai usia kehamilan.

  • Usia kehamilan 20-23 minggu
    Bumil mungkin merasakan tendangan ringan ataupun gerakan saat bayi mengalami cegukan.
  • Usia kehamilan 24-28 minggu
    Bayi lebih bebas bergerak karena pada usia ini rata-rata volume cairan ketuban mencapai sekitar 750 ml.
  • Usia kehamilan 29-31 minggu
    Pada usia kehamilan 7 bulan, Bumil dapat merasakan tendangannya yang makin kencang.
  • Usia kehamilan 32-35 minggu
    Semakin tua usia kehamilan, gerakan bayi mungkin akan lebih terbatas dan lambat tetapi terasa lebih kuat.
  • Usia kehamilan 36-40 minggu
    Umumnya pada usia kehamilan 9 bulan, posisi kepala bayi sudah mulai di bawah dan lebih lambat saat bergerak. Meski begitu gerakan siku dan tendangannya mungkin sudah membuat perut Bumil menjadi tidak nyaman.

Bumil, Yuk Hitung Gerakan Si Kecil Setiap Hari

Awalnya, gerakan janin dalam kandungan tidak terlalu terasa. Namun, menjelang akhir kehamilan trimester kedua, gerakan akan semakin kuat dan sering. Pada kehamilan trimester ketiga, gerakan bayi bisa mencapai 30 kali dalam satu jam.

Semakin lama Bumil akan menyadari bahwa bayi sering lebih aktif bergerak pada jam-jam tertentu. Saat Bumil akan tidur di malam hari, sekitar pukul 21.00 – 01.00, bayi justru biasanya dapat lebih aktif bergerak. Hal ini diduga akibat perubahan kadar gula darah dalam tubuh.

Bumil dapat menghitung kurang lebih berapa kali gerakannya dalam satu jam. Atau sebaliknya, Bumil dapat menghitung berapa lama waktu yang diperlukan untuk 10 kali

gerakan bayi. Perhitungan ini dapat dimulai sekitar usia kehamilan 28 minggu. Jangan lupa untuk memilih waktu yang sama setiap hari.

Gerakan bayi ini berperan penting sebagai indikator kesehatan bayi. Jika bayi tidak bergerak normal lebih dari sehari, dokter mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan tambahan untuk memastikan kondisi Si Kecil, misalnya melalui pemeriksaan USG, atau pemeriksaan cairan ketuban.

Yuk, mulai menghitung gerakan janin dalam kandungan. Namun, saat Si Kecil tidak terlalu banyak bergerak, jangan terlalu khawatir ya, mungkin ia sedang beristirahat. Setiap bayi punya pola dan ritme gerakan tersendiri, sehingga tiap ibu hamil memiliki pengalaman berbeda. Selamat menikmati sapaan-sapaan Si Kecil dari dalam perut!