Kelenjar di ketiak berperan penting dalam menjaga pertahanan alami tubuh. Selain terlibat dalam produksi keringat, area ini juga membantu sistem imun melawan infeksi. Karena letaknya tersembunyi, perubahannya sering baru disadari saat muncul nyeri atau benjolan kecil.

Terdapat beberapa kelenjar di ketiak yang memiliki peran penting bagi tubuh, termasuk membantu sistem kekebalan dan mengatur produksi keringat. Namun, dalam kondisi tertentu, kelenjar ini bisa mengalami gangguan.

Kelenjar di Ketiak, Ketahui Jenis, Fungsi, hingga Gangguannya - Alodokter

Meski demikian, tidak semua perubahan pada kelenjar di ketiak berbahaya. Benjolan atau rasa tidak nyaman sering muncul akibat infeksi ringan, iritasi, atau reaksi tubuh sementara. Dengan memahami fungsi dan penyebabnya, Anda dapat lebih tenang menilai apakah kondisi tersebut normal atau perlu diperiksakan ke dokter.

Jenis-Jenis Kelenjar di Ketiak dan Fungsinya

Kelenjar di ketiak terdiri dari beberapa jenis dengan peran yang berbeda. Secara umum, terdapat dua kelompok utama, yaitu kelenjar getah bening dan kelenjar keringat. Keduanya bekerja sama dalam menjaga kesehatan serta kenyamanan tubuh. Berikut penjelasannya:

1. Kelenjar getah bening

Kelenjar getah bening termasuk bagian dari sistem kekebalan tubuh yang berfungsi menyaring cairan limfa. Kelenjar ini membantu menangkap bakteri, virus, dan sel abnormal yang dapat menyebabkan infeksi.

2. Kelenjar keringat ekrin

Kelenjar keringat ekrin menghasilkan keringat bening untuk membantu mengatur suhu tubuh. Produksi keringat ini biasanya meningkat saat cuaca panas, stres, atau setelah berolahraga agar tubuh tetap sejuk.

3. Kelenjar keringat apokrin

Kelenjar keringat apokrin menghasilkan keringat yang lebih kental dan mengandung lemak serta protein. Ketika bercampur dengan bakteri di permukaan kulit, keringat ini dapat menimbulkan bau badan, terutama setelah beraktivitas atau saat tubuh berkeringat lebih banyak.

Setiap kelenjar di ketiak memiliki peran penting bagi kesehatan tubuh. Namun, dalam kondisi tertentu, kelenjar tersebut juga dapat mengalami gangguan, seperti peradangan, penyumbatan, atau pembengkakan.

Gangguan yang Sering Terjadi pada Kelenjar di Ketiak

Kelenjar di ketiak dapat mengalami berbagai gangguan kesehatan, mulai dari yang ringan hingga yang memerlukan penanganan medis. Beberapa keluhan yang cukup sering terjadi antara lain:

1. Pembesaran kelenjar getah bening

Pembesaran kelenjar getah bening di ketiak sering terjadi saat tubuh melawan infeksi, seperti flu, radang tenggorokan, atau infeksi kulit. Biasanya, benjolan akan mengecil dengan sendirinya setelah kondisi membaik. Namun, jika tidak kunjung mengecil, terasa keras, atau makin membesar, sebaiknya periksakan diri ke dokter karena bisa menjadi tanda penyakit yang lebih serius.

2. Infeksi kelenjar keringat 

Infeksi kelenjar keringa (hidradenitis suppurativa) adalah kondisi yang ditandai dengan munculnya benjolan merah terasa nyeri di area kelenjar di ketiak. Benjolan dapat membesar dan pecah hingga mengeluarkan nanah. Gangguan ini sering kambuh, terutama pada orang yang mudah berkeringat atau memiliki berat badan berlebih.

3. Kista atau lipoma

Kista atau lipoma adalah benjolan jinak yang dapat muncul di area kelenjar di ketiak. Biasanya, keluhan ini tidak terasa nyeri dan tidak berbahaya. Namun, jika ukurannya membesar, menimbulkan rasa tidak nyaman, atau mengganggu aktivitas, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

4. Keringat berlebihan

Hiperhidrosis adalah kondisi ketika kelenjar di ketiak menghasilkan keringat secara berlebihan, bahkan tanpa pemicu seperti cuaca panas atau aktivitas fisik. Produksi keringat yang berlebih ini dapat mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari.

Sebagian besar gangguan pada kelenjar di ketiak bersifat ringan dan dapat sembuh dengan perawatan yang tepat. Namun, benjolan yang menetap lebih dari dua minggu, terasa keras, bertambah besar, atau disertai keluhan lain, seperti demam dan penurunan berat badan, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang sesuai.

Tips Menjaga Kesehatan Kelenjar di Ketiak

Merawat kelenjar di ketiak penting untuk mencegah gangguan dan menjaga kenyamanan sehari-hari. Beberapa langkah yang bisa dilakukan meliputi:

  • Menjaga kebersihan area ketiak secara rutin
  • Menggunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat
  • Memeriksa kondisi ketiak secara berkala untuk mendeteksi terjadinya perubahan sejak dini

Memantau kondisi kelenjar di ketiak secara rutin sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dengan mengenali tanda-tanda yang tidak biasa sejak awal, Anda bisa mengambil langkah tepat sebelum masalah berkembang menjadi lebih serius.

Jika masih ragu atau menemukan benjolan yang tidak kunjung membaik, konsultasikan melalui Chat Bersama Dokter melalui aplikasi ALODOKTER. Pemeriksaan dini membantu menangani kondisi lebih cepat sehingga kesehatan kelenjar di ketiak dan tubuh Anda tetap optimal.