Keloid bekas SC sering membuat ibu merasa kurang percaya diri setelah melahirkan. Bekas luka operasi caesar ini dapat muncul sebagai jaringan yang menonjol, mengeras, dan berwarna lebih gelap dari kulit sekitarnya. Selain mengganggu penampilan, keloid juga bisa terasa gatal atau nyeri lho. Untungnya, ada beragam cara untuk menghilangkan keloid bekas SC. Kira-kira, apa saja caranya? 

Keloid sering terbentuk ketika produksi jaringan parut pada bekas operasi caesar berlangsung secara berlebihan, menimbulkan bekas luka yang menonjol di atas permukaan kulit. Keluhan ini dapat terjadi beberapa minggu hingga bulan setelah operasi caesar. 

Keloid Bekas SC, Begini Cara Efektif Menghilangkannya - Alodokter

Umumnya, keloid ini berwarna kemerahan atau lebih gelap dari kulit di sekitarnya. Selain itu, keluhan ini juga bisa terasa gatal, nyeri, dan perih, apalagi jika bergesekan dengan pakaian. Meski demikian, keluhan ini tidak berbahaya, tapi cukup mengganggu penampilan dan kenyamanan. 

Agar terbebas dari rasa tidak nyaman dan bisa lebih percaya diri, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyamarkan keloid bekas SC. 

Begini Cara Menghilangkan Keloid Bekas SC

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan keloid bekas SC, di antaranya: 

1. Menggunakan gel atau lembaran silikon

Penggunaan gel atau lembaran silikon telah terbukti secara klinis membantu meratakan, melembutkan, dan menyamarkan keloid bekas SC lho. Pasalnya, silikon bekerja dengan membentuk pelindung tipis di atas permukaan kulit, sehingga menjaga kelembapan area bekas luka, menekan peradangan, dan memperlambat pertumbuhan jaringan parut berlebih. 

Kondisi lembap ini juga membantu mengurangi rasa gatal serta mencegah keloid bertambah tebal atau keras. Selain itu, tekanan lembut dari lembaran silikon dapat membantu meratakan permukaan kulit sehingga bekas luka tampak lebih halus dan warnanya perlahan menjadi lebih samar. 

2. Memakai pembalut kompresi 

Cara menyamarkan keloid bekas SC lainnya adalah menggunakan pembalut kompresi atau pressure dressing. Pembalut ini bisa memberikan tekanan lembut pada area kulit yang terluka. Nah, tekanan ini dapat menghambat pertumbuhan jaringan parut berlebihan yang menjadi ciri khas keloid serta membantu meratakan permukaan kulit.

Tekanan ini juga bisa membuat aliran darah ke jaringan bekas luka sedikit berkurang sehingga produksi kolagen menjadi lebih terkontrol. Dengan begitu, keloid cenderung menjadi lebih tipis, lunak, dan warnanya memudar secara bertahap. Selain itu, penggunaan pembalut ini bisa mengurangi rasa gatal atau nyeri yang sering dialami pada keloid. 

Umumnya, pembalut kompresi bisa digunakan selama 4–6 bulan dengan durasi pemakaian 12–24 jam sehari. Metode ini sering direkomendasikan oleh dokter sebagai salah satu terapi non-bedah yang aman untuk mengatasi keloid, termasuk pada bekas operasi caesar.

3. Menggunakan krim atau suntikan kortikosteroid

Keloid bekas SC juga bisa diatasi dengan krim atau suntikan kortikosteroid. Krim maupun suntikan kortikosteroid bekerja dengan cara menekan peradangan serta menghambat aktivitas sel yang membentuk jaringan parut berlebih pada bekas luka SC. 

Obat ini mampu memperlambat produksi kolagen di area luka, sehingga keloid tidak semakin tumbuh, lebih tipis, lunak, dan warnanya memudar secara perlahan. Selain itu, penggunaan kortikosteroid juga membantu mengurangi rasa gatal atau nyeri yang kerap dirasakan pada keloid lhoi. 

Terapi ini tergolong efektif dan aman jika dilakukan di bawah pengawasan dokter, serta menjadi salah satu pilihan utama dalam menangani keloid. 

4. Melakukan krioterapi

Melakukan krioterapi juga dapat membantu menyamarkan atau bahkan menghilangkan keloid bekas SC lho. Soalnya, terapi ini bekerja dengan cara membekukan jaringan parut menggunakan nitrogen cair. 

Nah, proses pembekuan ini akan merusak sel-sel keloid secara bertahap sehingga jaringan parut menjadi lebih tipis, lunak, dan ukurannya berkurang. Selain itu, krioterapi juga bisa memperbaiki tampilan kulit di sekitar luka sehingga bekas operasi caesar tampak lebih halus. Dengan beberapa kali sesi, keloid biasanya memudar dan keluhan seperti gatal atau nyeri juga bisa berkurang.

5. Melakukan operasi pengangkatan keloid 

Melakukan operasi pengangkatan keloid bisa menjadi pilihan untuk mengatasi keloid bekas SC yang ukurannya cukup besar atau menimbulkan keluhan. Prosedur ini dilakukan dengan cara memotong dan mengangkat jaringan parut berlebih sehingga area bekas luka tampak lebih rata. 

Biasanya, dokter akan mengombinasikan operasi dengan terapi lain, seperti suntikan kortikosteroid, radiasi, atau lembar silikon. Hal ini bertujuan agar hasil lebih maksimal dan mencegah keloid muncul lagi. Dengan pengawasan medis yang tepat, operasi pengangkatan dapat membantu memperbaiki tampilan kulit sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.

6. Menjalani terapi radiasi

Terapi radiasi merupakan salah satu cara untuk mengatasi keloid bekas SC. Terapi ini bekerja dengan menekan aktivitas sel fibroblas yang memproduksi kolagen berlebihan pada jaringan parut. Dengan begitu, pertumbuhan keloid bisa dihentikan atau diperlambat sehingga keloid menjadi lebih rata, lunak, dan tidak terus membesar. 

Biasanya, terapi radiasi diberikan setelah operasi pengangkatan keloid untuk mencegah keloid muncul kembali. Jika dilakukan dengan pengawasan dokter, metode ini tergolong efektif dalam membantu memperbaiki tampilan kulit serta mengurangi rasa tidak nyaman pada keloid bekas operasi caesar.

7. Menjalani perawatan laser

Untuk menyamarkan keloid bekas SC, Bunda bisa menjalani perawatan laser. Terapi ini bekerja dengan memecah jaringan parut dan merangsang pembentukan kulit baru, sehingga keloid tampak lebih tipis, halus, dan warnanya memudar. 

Selain memperbaiki penampilan kulit, laser juga dapat mengurangi rasa gatal atau tidak nyaman yang sering muncul pada keloid. Biasanya, perawatan ini dilakukan dalam beberapa sesi sesuai kondisi masing-masing pasien, dan sering dikombinasikan dengan terapi lain agar hasil lebih optimal.

Selain cara di atas, Bunda juga disarankan untuk menghindari menggaruk, memijat keras, dan membiarkan keloid bekas SC terpapar sinar matahari langsung. 

Merawat keloid bekas SC memang membutuhkan kesabaran dan konsistensi ya. Dengan cara yang tepat, Dengan perawatan yang tepat dan rutin, keloid dapat perlahan memudar, menjadi lebih tipis, serta mengurangi rasa tidak nyaman sehingga penampilan kulit pun tampak lebih baik.

Jika masih punya pertanyaan mengenai cara menyamarkan keloid bekas SC, jangan ragu untuk bertanya ke dokter dengan memanfaatkan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER ya. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan jawaban cepat dan tepat sesuai kondisi yang dialami.