Keluar gumpalan darah saat hamil muda bisa membuat ibu hamil merasa cemas dan khawatir akan kesehatan janin. Walaupun kondisi ini tidak selalu berbahaya, penting untuk mengetahui penyebabnya, mengenali tanda bahaya, serta mengetahui kapan harus segera mencari pertolongan medis agar kesehatan ibu dan janin tetap terjaga.
Keluar gumpalan darah saat hamil muda sebenarnya cukup umum terjadi pada ibu hamil dan tidak selalu berbahaya. Namun, setiap perdarahan yang muncul selama kehamilan trimester pertama sebaiknya tetap ibu hamil waspadai, apalagi jika gumpalan darah yang keluar cukup banyak hingga membuat Bumil memerlukan pantyliner atau pembalut dan disertai gejala lain yang tidak biasa.

Berbagai Penyebab Keluar Gumpalan Darah Saat Hamil Muda
Ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan keluar gumpalan darah saat hamil muda, berikut ini di antaranya:
1. Implantasi janin
Implantasi adalah proses saat embrio atau calon janin menempel pada dinding rahim, biasanya terjadi pada minggu pertama hingga kedua setelah pembuahan. Nah, saat proses ini terjadi, pembuluh darah di sekitar dinding rahim bisa sedikit terluka, sehingga menyebabkan keluar gumpalan darah saat hamil muda.
Meski begitu, Bumil nggak perlu khawatir. Keluarnya gumpalan darah dari vagina akibat implantasi merupakan hal yang normal terjadi, dan gumpalan darah yang keluar biasanya hanya berupa flek atau bercak yang agak menggumpal dan tidak berlangsung lama.
2. Keguguran
Keguguran adalah berakhirnya kehamilan secara spontan sebelum usia kehamilan mencapai 20 minggu. Nah, salah satu tanda utama terjadinya keguguran pada trimester pertama adalah keluarnya gumpalan darah berwarna merah terang dan berjumlah banyak. Gumpalan darah yang keluar terkadang berbentuk seperti jaringan atau daging kecil berwarna abu-abu, yang merupakan jaringan atau janin yang luruh keluar dari rahim.
Selain menyebabkan keluar gumpalan darah saat hamil muda, keguguran juga sering kali disertai kram atau nyeri hebat di perut bagian bawah atau punggung, serta hilangnya gejala kehamilan.
3. Infeksi
Infeksi pada area organ reproduksi atau saluran kemih, seperti infeksi klamidia, gonore, herpes, atau infeksi saluran kemih, juga dapat menjadi salah satu penyebab keluar gumpalan darah saat hamil muda.
Selain perdarahan, biasanya ibu hamil yang menderita infeksi juga akan mengalami gejala lain, seperti nyeri saat buang air kecil, keputihan berwarna atau berbau tidak biasa, serta demam ringan. Jika mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya periksakan diri ke dokter karena infeksi bisa membahayakan kehamilan jika tidak segera diobati.
4. Kehamilan ektopik
Kehamilan ektopik terjadi ketika sel telur yang sudah dibuahi menempel di luar rahim, umumnya di saluran tuba falopi. Kondisi ini berbahaya karena janin tidak akan berkembang secara normal dan bisa menyebabkan perdarahan internal yang mengancam nyawa ibu.
Ciri khas kehamilan ektopik adalah keluarnya darah berupa darah segar atau gumpalan darah dari vagina, yang disertai dengan nyeri perut bagian bawah yang terasa tajam. Jika Bumil mengalami keluhan seperti ini, jangan tunda pergi ke IGD rumah sakit untuk mendapatkan penanganan darurat, karena kehamilan ektopik membutuhkan operasi atau tindakan medis segera.
5. Hamil anggur
Keluar gumpalan darah saat hamil muda juga bisa terjadi akibat hamil anggur. Ini adalah kelainan kehamilan yang terjadi akibat proses pembuahan yang tidak normal, sehingga yang berkembang di dalam rahim bukan janin sehat, melainkan jaringan abnormal berupa gelembung-gelembung kecil seperti anggur.
Nah, gejala utama kondisi ini adalah keluarnya gumpalan darah dari vagina. Jumlah darah yang keluar bisa banyak dan terkadang disertai mual dan muntah berlebihan, perut terasa cepat membesar, dan ada rasa tidak nyaman di rahim atau perut.
Hamil anggur juga berisiko menyebabkan komplikasi serius, sehingga bila mengalami tanda-tanda tersebut, segera periksakan diri ke dokter kandungan untuk pemeriksaan USG dan penanganan lanjutan.
Keluar gumpalan darah saat hamil muda memang bisa membuat khawatir. Namun, pastikan Bumil tetap tenang dan tidak langsung panik ya. Daripada panik berlebihan, coba perhatikan terlebih dahulu apakah gumpalan darah yang keluar sangat banyak dan disertai dengan gejala lain yang sudah dijelaskan sebelumnya.
Nah, jika iya, segera periksakan diri dokter. Ini dilakukan agar Bumil mengetahui penyebab keluarnya gumpalan darah saat hamil muda dan mendapatkan penanganan yang tepat.