Mudah lelah, mual, serta muntah merupakan gejala awal kehamilan yang umum terjadi pada sebagian wanita. Namun, gejala kehamilan antara wanita satu dengan yang lain berbeda-beda. Untuk lebih memahami gejala awal kehamilan, simak penjelasan berikut ini.

Tanda awal kehamilan bisa sangat mirip dengan premenstrual syndrome (PMS). Kondisi ini kerap membuat para wanita kesulitan dalam membedakan antara gejala awal kehamilan dengan gejala PMS. Meski begitu, ada beberapa gejala khas kehamilan yang bisa Anda perhatikan.

Pahami Gejala Awal Kehamilan Agar Anda Tidak Salah Tebak - Alodokter

Beberapa Gejala Awal Kehamilan

Berikut adalah beberapa gejala awal yang kerap dirasakan wanita ketika mulai hamil:

  • Suasana hati yang berubah-ubah
    Saat mulai hamil, suasana hati bisa saja berubah-ubah secara mendadak. Hal ini berkaitan dengan adanya perubahan hormon di dalam tubuh. Gejala ini dianggap normal, terutama pada trimester pertama kehamilan. Kondisi ini bisanya membuat Anda menjadi mudah marah, cemas, menangis, bahkan hingga menunjukkan gejala depresi.
  • Kram dan perdarahan
    Wanita yang baru saja hamil terkadang mengalami kram pada bagian bawah perut. Kram yang dialami ini menyerupai kram ketika haid. Itu sebabnya, sebagian wanita tidak menyadari bahwa dirinya mulai hamil. Selain itu, Anda mungkin akan mengalami perdarahan implantasi berupa bercak-bercak. Kondisi ini disebabkan oleh proses menempelnya sel telur yang sudah dibuahi pada dinding rahim.
  • Siklus haid terhenti
    Kebanyakan wanita mencurigai dirinya hamil setelah menyadari haid yang tidak kunjung datang. Namun, jangan terkecoh, sebab banyak juga kelainan yang menyebabkan terhentinya siklus haid. Perubahan berat badan yang signifikan, konsumsi pil kontrasepsi, mengalami stres, dan perubahan hormon adalah beberapa alasan yang memungkinkan haid menjadi tidak teratur.
  • Sering buang air kecil
    Anda merasa lebih sering ke kamar mandi, baik di siang hari maupun ketika malam hari? Bila iya, ada kemungkinan ini merupakan gejala awal kehamilan. Saat mulai hamil, tubuh akan memompa darah dalam jumlah yang lebih banyak, sehingga ginjal juga harus memroses cairan lebih banyak. Oleh karena itu, Anda pun menjadi lebih sering buang air kecil. Pada beberapa wanita, gejala sering buang air kecil mulai terasa saat memasuki minggu ke 6 hingga 8 kehamilan.
  • Perubahan payudara
    Setelah terjadi pembuahan, kadar hormon di dalam tubuh pun akan berubah. Salah satu akibatnya adalah terjadinya perubahan pada payudara. Payudara wanita yang hamil kemungkinan akan mengalami pembesaran, terasa lebih penuh, nyeri, dan menghitam di daerah sekitar puting (areola).
  • Sakit kepala
    Sakit kepala termasuk salah satu gejala awal kehamilan yang kerap dirasakan wanita hamil. Kondisi ini dipicu oleh adanya perubahan hormon di dalam tubuh dan peningkatan tekanan darah karena bertambahnya jumlah darah selama hamil. Jenis sakit kepala yang sering dialami oleh wanita yang tengah hamil adalah sakit kepala ringan, tetapi sering.
  • Mengalami konstipasi atau sembelit
    Gejala awal kehamilan juga bisa ditandai dengan munculnya konstipasi. Perubahan hormon ketika hamil menyebabkan kerja sistem pencernaan menjadi lebih lambat, sehingga membuat wanita hamil kerap mengalami konstipasi.
  • Reaksi terhadap makanan sangat berbeda
    Ada dua reaksi berbeda terhadap makanan saat Anda sedang hamil. Anda bisa sangat menyukai makanan tertentu atau bahkan sangat tidak menyukainya. Kondisi ini biasa dikenal sebagai mengidam. Kedua reaksi ini merupakan kondisi normal yang seringkali dialami oleh wanita hamil, dan diduga berhubungan dengan perubahan hormon.

Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala awal kehamilan di atas, disarankan segera memeriksakan diri ke dokter, untuk memastikan apakah benar Anda hamil. Sebelumnya, Anda juga dapat melakukan sendiri tes kehamilan menggunakan testpack.