Terlambat haid merupakan salah satu tanda utama kehamilan. Meski begitu, ada tanda-tanda kehamilan lain yang juga penting untuk Anda kenali. Bahkan, beberapa tanda kehamilan tersebut ada yang sudah muncul sebelum Anda terlambat datang bulan. 

Setiap wanita bisa mengalami tanda-tanda kehamilan yang berbeda. Apa yang dialami seorang wanita ketika hamil, mungkin saja tidak dialami oleh wanita hamil lainnya. Namun, tidak ada salahnya untuk mengenali tanda-tanda hamil selain terlambat haid agar kehamilan lebih cepat diketahui.

14 Tanda Kehamilan yang Wajib Diketahui - Alodokter

Tanda-Tanda Kehamilan yang Jarang Dikenali

Ada beberapa tanda-tanda kehamilan yang penting untuk Anda kenali, di antaranya:

1. Perubahan pada payudara

Perubahan hormon pada awal kehamilan bisa membuat payudara terasa lebih padat, sensitif, dan kencang. Puting pun akan terlihat lebih menonjol dan berwarna lebih gelap, dengan pembuluh darah lebih tampak di permukaan kulit payudara.

2. Lebih sering buang air kecil

Sering buang air kecil, terutama pada malam hari, juga bisa menjadi tanda kehamilan. Pada awal kehamilan, hal ini umumnya disebabkan oleh perubahan hormon dan bertambahnya jumlah cairan tubuh saat hamil.

3. Lebih cepat lelah

Rasa lelah yang muncul saat hamil umumnya disebabkan oleh meningkatnya kadar hormon progesteron. Tak hanya itu, perubahan metabolisme tubuh pada awal kehamilan juga dapat menyebabkan tubuh ibu hamil cepat lelah.

4. Mual dan muntah

Mual dan muntah umumnya baru akan terasa pada usia kehamilan 6 minggu, tetapi bisa juga muncul lebih awal. Kondisi ini biasanya akan hilang setelah memasuki usia kehamilan 16–18 minggu.

5. Sensitif terhadap bau

Terjadinya perubahan hormon saat hamil bisa membuat indra penciuman menjadi lebih sensitif. Hal ini bisa membuat ibu hamil menjadi lebih mudah merasa mual saat mencium aroma tertentu, misalnya parfum atau makanan berbau tajam seperti ikan.

6. Hilangnya nafsu makan

Rasa mual dan sensitif terhadap bau yang kerap dialami pada awal kehamilan bisa berdampak pada hilangnya nafsu makan. Jika Anda mengalaminya, cobalah untuk tetap mengonsumsi camilan sehat, seperti buah potong dan yoghurt.

7. Konstipasi

Salah satu tanda kehamilan yang tidak banyak disadari adalah pencernaan yang melambat. Hal ini membuat ibu hamil lebih rentan mengalami konstipasi atau sembelit akibat perubahan hormon saat hamil yang memengaruhi kinerja sistem pencernaan.

8. Perut kembung

Selain konstipasi, perubahan hormon di awal masa kehamilan juga bisa menyebabkan perut kembung. Ketika mengalaminya, Anda akan merasa perut membesar serta lebih kencang dan membuat Anda menjadi sering sendawa atau buang gas.

9. Suasana hati yang mudah berubah

Faktor hormonal juga bisa membuat Anda merasa lebih emosional. Suasana hati yang cepat berubah tanpa alasan yang jelas bisa menjadi salah satu kemungkinan tanda kehamilan.

10. Pusing

Pusing kerap dirasakan di awal usia kehamilan akibat turunnya tekanan darah dan menyempitnya pembuluh darah. Hal ini dapat diatasi dengan cukup istirahat. Namun, konsultasikan ke dokter jika pusing yang Anda alami berlangsung lama dan tidak membaik setelah beristirahat.

11. Keluar bercak darah dari vagina

Terkadang kehamilan diawali dengan munculnya bercak darah yang keluar dari vagina. Bercak darah atau flek dari vagina bisa menjadi tanda menempelnya sel telur yang sudah dibuahi pada dinding rahim.

12. Kram perut

Kram perut juga bisa menjadi tanda kehamilan. Kondisi tersebut dapat terjadi karena efek prostaglandin yang diproduksi secara alami oleh rahim. Hal ini memicu peningkatan aliran darah ke rahim dan penebalan dinding rahim, sehingga membuat area perut terasa sakit.

13. Sakit pinggang

Tanda awal kehamilan lainnya adalah sakit pinggang. Biasanya, sakit pinggang saat awal kehamilan juga dipicu oleh prostaglandin. Efek ini mengakibatkan ketegangan pada sendi di area pinggang dan punggung bagian bawah.

14. Rambut Rontok

Meski cukup jarang terjadi, sebagian wanita juga bisa mengalami rambut rontok di awal masa kehamilannya. Hal ini terjadi karena perubahan kadar hormon progesteron di dalam tubuh, sehingga membuat rambut menjadi lebih kering dan mudah patah ketika hamil.

Penggunaan Tes Kehamilan

Sayangnya, semua gejala di atas tidak selalu mengacu pada kehamilan dan bisa saja menjadi tanda atau gejala dari penyakit tertentu. Selain itu, sebagian wanita yang sudah terkonfirmasi hamil juga ada yang tidak mengalami gejala atau tanda kehamilan tersebut.

Oleh karena itu, Anda bisa menggunakan alat tes kehamilan atau test pack yang dijual bebas untuk memastikan kehamilan. Kemunculan hasil positif kemungkinan besar akurat. Namun, jika hasil yang diperoleh negatif, coba ulangi tes setidaknya satu minggu setelah tes pertama untuk memastikan apakah Anda hamil atau tidak.

Jika masih ragu terhadap tanda-tanda kehamilan yang dialami, Anda bisa berkonsultasi dan memeriksakan diri ke dokter untuk mengonfirmasi kehamilan.