Setelah keguguran, sebagian wanita ada yang mengalami haid tidak teratur. Ada yang menstruasinya menjadi lebih sering, ada juga yang jadi lebih jarang atau sedikit. Bahkan sebagian wanita ada yang tidak mendapat haid selama beberapa bulan setelah keguguran. Mengapa hal ini bisa terjadi dan apakah kondisi ini normal? Mari kita simak penjelasannya di artikel berikut.

Masa setelah keguguran memang adalah waktu yang tidak mudah bagi seorang wanita. Di samping berdampak pada psikologis, keguguran ternyata juga dapat berpengaruh pada menstruasi.

Kenali Penyebab di Balik Haid Tidak Teratur Setelah Keguguran - Alodokter

Umumnya diperlukan waktu 1-1,5 bulan hingga menstruasimu datang kembali setelah keguguran, tapi mungkin akan butuh waktu yang lebih lama lagi untuk menstabilkannya. Ini sangat tergantung pada teratur tidaknya periode haidmu sebelum terjadi keguguran. Selain itu, periode menstruasi juga bisa lebih lama kembali stabil jika kamu mengalami keguguran saat usia kandunganmu sudah besar.

Di Balik Haid Tidak Teratur Setelah Keguguran

Kembali normalnya periode menstruasi adalah salah satu tanda utama bahwa tubuhmu secara fisik sudah pulih dan siap untuk kembali merencanakan kehamilan. Jadi, memang wajar jika kamu khawatir saat periode haidmu belum kembali stabil.

Yuk, kenali apa saja penyebabnya. Berikut ini adalah beberapa penyebab menstruasi belum kembali teratur setelah keguguran:

1. Terdapat sisa jaringan dalam rahim

Keguguran yang terjadi di usia kehamilan 6-7 minggu akan menunjukkan tanda menyerupai haid dengan darah menstruasi yang banyak, dan umumnya tidak berlangsung lama. Namun jika keguguran terjadi di atas usia kehamilan 10 minggu, rahim akan memerlukan waktu lebih lama untuk mengeluarkan jaringan plasenta dan janin.

2. Gangguan pada rahim

Jika terjadi perdarahan tidak teratur, misalnya beberapa hari perdarahan parah, kemudian berhenti, lalu perdarahan lagi, bisa jadi terdapat gangguan di dalam rahim. Kondisi ini sebaiknya diperiksakan ke dokter kandungan.

Setelah melakukan pemeriksaan fisik dan USG, ada kalanya dokter perlu melakukan kuratase untuk membersihkan rahim dari sisa-sisa jaringan.

3. Periode haidmu memang sudah tidak teratur sebelum hamil

Menstruasi tidak teratur setelah keguguran akan lebih sering terjadi jika sebelumnya haidmu memang sudah tidak teratur. Hal ini umumnya tidak berhubungan dengan adanya komplikasi setelah keguguran.

4. Kamu memang belum mengalami ovulasi

Dalam kondisi normal, menstruasi terjadi saat dinding rahim meluruh setelah ovulasi atau pelepasan sel telur terjadi. Namun jika tidak ada pelepasan sel telur, dinding rahim akan terus menebal sehingga terjadi bercak ataupun perdarahan, tetapi bukan menstruasi.

5. Berat badanmu di atas atau di bawah rata-rata

Bisa jadi haid tidak teratur setelah keguguran disebabkan oleh hal lain, seperti kelebihan atau kekurangan berat badan. Jaringan lemak di tubuh juga menghasilkan hormon estrogen, sehingga wanita dengan berat badan berlebih akan memiliki kadar hormon estrogen lebih tinggi. Hal inilah yang dapat menjadi penyebab haid tidak teratur.

6. Kamu mungkin sudah kembali hamil

Memang butuh beberapa waktu hingga kamu dapat kembali hamil setelah keguguran, terutama untuk mempersiapkan mental. Tetapi jika haidmu tidak kunjung datang setelah beberapa lama, jangan-jangan kamu hamil lagi. Jadi, coba periksakan dengan testpack ya.

Menstruasi pertama setelah keguguran umumnya tidak berbeda dengan kondisi haid sebelum keguguran. Beberapa wanita mungkin mengalami perdarahan yang lebih berat atau lebih ringan. Namun, kondisi ini umumnya bukan hal yang perlu dikhawatirkan.

Konsultasikan ke dokter jika kamu tidak kunjung mengalami menstruasi 1-2 bulan setelah keguguran, atau bila haidmu menjadi tidak teratur. Selain itu, kamu perlu berkonsultasi juga dengan dokter bila mengalami gejala yang tidak biasa, misalnya nyeri hebat saat menstruasi.

Tergantung kepada penyebabnya, dokter dapat memberikan pil KB untuk menstabilkan periode haid, atau memberikan progesteron untuk membersihkan dinding rahim.

Nah, jika haidmu sudah datang lagi, kamu sudah dapat merencanakan kehamilan kembali, setidaknya setelah satu periode menstruasi normal. Namun jika sebelumnya kamu sudah mengalami keguguran lebih dari 2 kali, berkonsultasilah dahulu dengan dokter kandungan sebelum kembali merencanakan kehamilan.

Banyak wanita yang bisa mengandung dan melahirkan dengan sehat, meski sebelumnya pernah mengalami keguguran. Jadi, tetap semangat untuk kembali merencanakan kehamilan ya!