Pil KB adalah kelompok obat yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Ada dua jenis pil KB, yaitu pil KB kombinasi dan pil KB khusus progestin.

Pil KB bekerja dengan cara memengaruhi kerja indung telur dan rahim, sehingga mencegah terjadinya proses pembuahan, yaitu pertemuan sel telur dan sel sperma.

pil KB - alodokter

Pil KB merupakan jenis alat kontrasepsi hormonal yang perlu dikonsumsi secara teratur pada waktu yang sama setiap harinya agar efektif. Perlu diketahui bahwa pil KB tidak bisa mencegah penularan penyakit menular seksual termasuk HIV/AIDS.

Jenis Pil KB

Berdasarkan kandungan bahan di dalam Pil KB, pil KB dapat dibagi menjadi 2, yaitu:

Pil KB Kombinasi

Pil KB kombinasi mengandung hormon estrogen dan progesteron. Sebagian besar produk pil KB kombinasi terdiri dari pil aktif yang mengandung hormon, serta beberapa pil non aktif (plasebo) yang tidak mengandung hormon.

Pil KB kombinasi bekerja dengan cara menghentikan proses pelepasan sel telur (ovum) oleh saat indung telur (ovarium) atau proses ovulasi. Obat ini juga bekerja dengan cara mengentalkan lendir di leher rahim (serviks) sehingga sperma sulit mencapai telur, sekaligus menipiskan dinding rahim agar sel telur yang telah dibuahi tidak dapat bertumbuh.

Ada empat jenis pil KB kombinasi, yaitu:

  • Pil KB monofasik, mengandung hormon estrogen dan progesteron dengan kadar yang konstan atau sama pada setiap pil aktifnya.
  • Pil KB bifasik, mengandung hormon estrogen dan hormon progesteron. Estrogen pada setiap pil aktif dalam 1 siklus tetap konstan, sedangkan kadar progesteron pada pil aktif akan meningkat setelah setengah siklus.
  • Pil KB trifasik, mengandung hormon estrogen dan progesteron yang dosisnya berubah sebanyak 3 kali dalam 1 siklus. Perubahan kadar hormon akan terjadi setiap 7 hari.
  • Pil KB tetrafasik, mengandung hormon estrogen dan progesteron yang dosisnya berubah sebanyak 4 kali dalam 1 siklus.

Pil KB kombinasi yang digunakan dalam jangka panjang disebut dengan extended-cycle pills. Extended-cycle pills dengan kandungan aktif dikonsumsi berkelanjutan selama 12 minggu, diikuti dengan konsumsi pil non aktif selama seminggu. Hal ini bertujuan agar penggunanya dapat mengalami menstruasi.

Extended-Cycle Pills bekerja dengan cara menurunkan frekuensi menstruasi yang dialami wanita dalam setahun, sehingga wanita hanya mengalami menstruasi sebanyak 4 kali dalam setahun.

Pil KB khusus progestin

Pil KB khusus progestin (progesteron sintetis) ini biasanya dikenal dengan nama pil mini. Pil KB ini hanya terdiri dari pil aktif, yang di dalamnya terdapat progestin dengan jumlah yang konstan. Pil mini biasanya digunakan oleh ibu menyusui dan wanita yang tidak boleh mengonsumsi estrogen.

Pil mini bekerja dengan cara mengentalkan lendir di serviks sehingga sperma tidak dapat mencapai telur. Selain itu, obat ini juga menipiskan volume dinding rahim, sehingga telur yang sudah dibuahi tidak dapat bertumbuh. Terkadang pil mini juga bisa mencegah proses pelepasan sel telur matang (ovulasi).

Peringatan Sebelum Mengonsumsi Pil KB

Diskusikan dengan dokter sebelum mengonsumsi Pil KB. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengonsumsi pil KB:

  • Beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang Anda miliki. Pil KB tidak boleh diberikan kepada pasien yang alergi terhadap obat ini.
  • Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang menderita kanker payudara, kanker endometrium, perdarahan vagina yang belum diketahui penyebabnya, penyakit jantung, nyeri dada, kanker hati, penyakit ginjal, penyakit liver, hipertensi, migrain,atau diabetes tidak terkontrol.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan. Pil KB tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat, suplemen, atau produk herbal.
  • Gunakan alat kontrasepsi tambahan seperti kondom selama 7 hari pertama penggunaan pil KB atau ketika lupa mengonsumsi pil KB, untuk mencegah kehamilan.
  • Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan Pil KB kombinasi jika Anda merokok dan sudah berusia di atas 35 tahun. Walaupun jarang terjadi kondisi tersebut bisa meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang serius, seperti stroke atau serangan jantung.
  • Jangan mengonsumsi St. John’s Wort selama mengonsumsi Pil KB, karena bahan herbal tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan dari vagina dan menurunkan efektivitas pil KB.
  • Jangan mengonsumsi jus grapefruit, minuman tersebut dapat meningkatkan kadar pil KB dalam darah dan menyebabkan terjadinya efek samping.
  • Hubungi dokter jika Anda lupa mengonsumsi pil KB, merasa hamil, atau tidak menstruasi selama 2 siklus berturut-turut.
  • Segera temui dokter bila muncul reaksi alergi obat, overdosis, atau efek samping serius setelah mengonsumsi pil KB.

Efek Samping dan Bahaya Pil KB

Efek samping yang dapat terjadi akibat konsumsi pil KB antara lain:

Efek samping di atas biasanya akan membaik setelah beberapa bulan sejak konsumsi pil KB. Jika tidak kunjung mereda atau keluhan semakin memberat, lakukan pemeriksaan ke dokter. Selain itu, Anda harus segera ke dokter jika mengalami efek samping yang lebih serius, seperti:

Jenis, Merek Dagang, dan Dosis Pil KB

Berikut rincian merek dagang pil KB berdasarkan kandungannya:

Pil KB Kombinasi

Ada beberapa jenis Pil KB kombinasi yang tersedia, yaitu produk yang berisi 21 pil aktif, 21 pil aktif + 7 pil plasebo, dan 84 pil aktif + 7 pil plasebo. Pil KB kombinasi biasanya dikonsumsi 1 kali sehari. Konsumsi obat sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan.

1. Pil KB monofasik

  • Ethinylestradiol + Levonorgestrel
    Merek dagang: KB Andalan, Cyclogynon, Pil KB 1 Kombinasi, Sydnaginon, Pilkab, Planotab, Mikrodiol 30 KB Lingkaran Emas, Novadiol 28, Microgynon
  • Ethinylestradiol + Drospirenone
    Merek dagang: Yasmin, Yaz, Synfonia 24
  • Ethinylestradiol + Desogestrel
    Merek dagang: Mercilon 28, Marvelon 28
  • Ethinylestradiol + Cyproterone acetate
    Merek dagang: Diane 35, Celicor, Neynna, Elzsa

2. Pil KB trifasik

  • Ethinylestradiol + levonorgestrel
    Merek dagang: Trinordiol 28

3. Pil KB tetrafasik

  • Dienogest + estradiol valerate
    Merek dagang: Qlaira

Pil KB khusus progestin (pil mini)

Pil KB khusus progestin terdiri dari 2 jenis. Jenis pertama terdiri dari 35 pil, yang perlu mulai dikonsumsi pada hari pertama menstruasi. Jenis kedua terdiri dari 28 pil yang dapat mulai dikonsumsi kapan saja. Pil mini biasanya dikonsumsi 1 kali sehari. Jika pil sudah habis dikonsumsi, segera konsumsi dosis selanjutnya.

  • Desogestrel
    Merek dagang: Desirett, Cerazette