Tenggorokan kering bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Bicara pun rasanya akan terasa cukup sakit dan serba salah. Segera cari tahu penyebabnya agar dapat mengatasinya dengan tepat.

Tenggorokan kering sering kali disertai dengan rasa gatal atau sakit pada bagian tenggorokan. Kondisi ini  mungkin merupakan gejala dari gangguan tenggorokan atau mulut. Dua kondisi yang terkait dengan tenggorokan kering adalah laringitis dan mulut kering.

Kenali Penyebab Tenggorokan Kering dan Cara Mengatasinya - Alodokter

Kondisi yang Menyebabkan Tenggorokan Kering

Di bawah ini adalah dua jenis penyakit yang dapat menimbulkan rasa kering pada tenggorokan:

  • Laringitis

Kondisi ini paling sering menimbulkan tenggorokan kering disertai dengan suara serak dan gatal. Laringitis adalah peradangan pita suara yang terjadi karena pemakaian pita suara secara berlebihan atau karena infeksi.

Terdapat dua jenis laringitis yang dibedakan berdasarkan rentang waktu timbulnya gejala. Laringitis jangka panjang (kronis) yang umumnya disebabkan oleh asap rokok, mengonsumsi minuman keras, alergi, atau iritasi asam lambung. Kemudian, laringitis jangka pendek (akut) yang umumnya disebabkan infeksi virus dan bakteri.

Saat Anda mengalami laringitis, umumnya Anda akan merasakan gejala berupa tenggorokan kering dan sakit, suara serak, rasa gatal di tenggorokan yang muncul terus menerus, atau batuk kering. Untuk mengatasi kondisi ini, penderita laringitis biasanya akan diberikan obat kortikosteroid atau antibiotik (jika penyebabnya infeksi bakteri) sesuai dengan anjuran dokter.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan beberapa penanganan secara mandiri di rumah, yaitu minum air mineral, menghirup inhaler yang mengandung mentol, berkumur dengan air garam hangat, dan mengonsumsi permen mint atau lozenges (permen pelega tenggorokan). Disarankan untuk tidak merokok dan mengistirahatkan suara Anda.

  • Mulut kering

Selain laringitis, mulut kering juga bisa menjadi penyebab dari tenggorokan kering. Kondisi ini dapat terjadi saat kelenjar air liur tidak memproduksi air liur yang cukup. Umumnya, mulut kering terjadi saat seseorang mengalami dehidrasi, kerusakan saraf di area kepala atau leher, merokok, mengonsumsi obat-obatan tertentu, atau menderita penyakit tertentu.

Gejala mulut kering antara lain rasa haus terus menerus, tenggorokan kering, luka di sudut mulut, bibir pecah-pecah, gangguan pada indera perasa, kesulitan mengunyah, sakit tenggorokan, serta lidah terasa kasar, kering, dan berwarna merah.

Untuk mengatasi masalah mulut kering, Anda bisa mengunyah permen karet jenis sugar-free (bebas gula) atau rendah gula untuk meningkatkan air liur, minum air mineral, menjaga kelembapan udara di dalam kamar tidur sehingga saluran pernapasan tidak bertambah kering, dan bernapas melalui hidung, bukan melalui mulut.

Jika cara-cara di atas tidak berhasil mengatasi tenggorokan kering, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter. Dokter akan memberikan pengobatan yang disesuaikan dengan penyebabnya.

Misalnya, jika disebabkan karena pengobatan  radioterapi, dokter dapat memberikan pilocarpine. Apabila disebabkan oleh konsumsi obat-obatan tertentu, dokter akan mengurangi dosis obat tersebut atau menggantinya dengan obat lain. Jika mulut kering disebabkan oleh penyumbatan pada hidung, dokter akan memberikan dekongestan.

Tenggorokan kering bisa membuat serba salah. Anda akan kesulitan berbicara, begitu juga dengan menelan makanan maupun minuman. Bila keluhan terus mengganggu, konsultasikan pada dokter untuk mencari tahu penyebab tenggorokan kering yang Anda alami, agar dapat diatasi dengan cara yang tepat.