Produk tabir surya biasanya mencatumkan tulisan SPF dan PA pada label kemasannya. Namun, apa perbedaan SPF dan PA dalam tabir surya? Agar dapat menentukan produk tabir surya yang tepat dan sesuai kebutuhan, yuk, simak jawabannya berikut ini.

Sinar matahari sebenarnya bermanfaat dalam merangsang pembentukan vitamin D alami oleh tubuh. Meski begitu, paparan sinar matahari yang berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan kulit.

Kenali Perbedaan SPF dan PA dalam Tabir Surya - Alodokter

Sinar matahari menghasilkan sinar ultraviolet A (UVA) dan ultraviolet B (UVB) yang dapat menyebabkan masalah kulit, seperti penuaan kulit dan sunburn. Paparan sinar ultraviolet yang berlebihan juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker kulit.

Untuk melindungi kulit Anda dari bahaya sinar ultraviolet, gunakan produk tabir surya yang mengandung SPF dan PA. Namun, apa perbedaan antara keduanya?

Perbedaan SPF dan PA

Meski sama-sama melindungi kulit dari sinar ultraviolet, SPF dan PA dalam tabir surya merupakan dua hal yang berbeda. Perbedaan antara keduanya dapat terlihat dari segi perlindungan dan pengukurannya. Berikut ini adalah penjelasannya:

Perbedaan perlindungannya

SPF atau sun protection factor mampu melindungi kulit dari paparan sinar UVB yang umumnya menyebabkan sunburn. Sedangkan PA (protection grade of UVA), berfungsi untuk melindungi kulit dari sinar UVA yang kerap menyebabkan penuaan dini.

Perbedaan pengukurannya

Penulisan SPF pada produk tabir surya biasanya diikuti dengan angka yang menunjukkan berapa lama tabir surya mampu melindungi tubuh Anda dari paparan sinar matahari. Semakin tinggi angkanya, perlindungannya dianggap semakin lama.

Selain menyatakan lama waktu perlindungan, SPF juga menunjukkan berapa banyak sinar UVB yang bisa diblokir oleh tabir surya. Besarannya bisa berbeda-beda dan berikut ini adalah penjelasan lengkapnya:

  • SPF 15 memblokir 93% paparan sinar UVB.
  • SPF 30 memblokir 97% paparan sinar UVB.
  • SPF 50 memblokir 98% paparan sinar UVB.
  • SPF 100 memblokir 99% paparan sinar UVB.

Apabila SPF diukur dengan angka, maka PA diukur dengan banyaknya tanda plus (+), mulai dari PA+ hingga PA++++. Semakin banyak tanda plus (+), semakin besar perlindungan yang diberikan terhadap sinar UVA.

Itulah perbedaan SPF dan PA dalam tabir surya. SPF melindungi kulit dari paparan sinar UVB, sedangkan PA melindungi kulit dari paparan sinar UVA. Pada akhirnya, SPF dan PA sama-sama dibutuhkan karena dapat memberikan perlindungan ganda bagi kulit.

Pastikan untuk selalu menggunakan tabir surya saat hendak beraktivitas di bawah sinar matahari. Penggunaan tabir surya perlu diulang setiap 2 jam sekali. Selain itu, jangan lupa untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan tabir surya.

Jika Anda masih memiliki pertanyaan seputar perbedaan SPF dan PA atau masih bingung dalam memilih tabir surya yang cocok untuk kondisi kulit Anda, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.