Kenapa bayi sering ngulet menjadi pertanyaan banyak orang tua, terutama ketika melihat Si Kecil sering meregangkan tubuhnya saat tidur atau bangun. Gerakan ini kadang membuat orang tua khawatir, apakah hal tersebut merupakan bagian dari tumbuh kembang normal atau justru tanda adanya gangguan kesehatan.

Ngulet adalah gerakan menggeliat yang biasanya dilakukan bayi dengan cara meregangkan tubuh, meluruskan tangan dan kaki, atau memutar badan ke satu sisi. Gerakan ini sering terlihat seperti bayi sedang berusaha mencari posisi nyaman.

Kenapa Bayi Sering Ngulet, Ini Penjelasan Medisnya - Alodokter

Sebenarnya, kenapa bayi sering ngulet berkaitan dengan proses adaptasi tubuh dan perkembangan motoriknya. Saat bayi ngulet, otot dan sarafnya sedang belajar berkoordinasi serta menyesuaikan diri dengan lingkungan di luar rahim. 

Namun, jika gerakan ini tampak berlebihan atau disertai keluhan lain, orang tua sebaiknya memperhatikan tanda-tanda yang mungkin menunjukkan adanya gangguan tertentu.

Penyebab Bayi Sering Ngulet

Berikut beberapa alasan umum kenapa bayi sering ngulet:

1. Refleks alami pada bayi baru lahir

Ngulet merupakan bagian dari refleks alami bayi baru lahir. Gerakan ini muncul pada bulan-bulan pertama sebagai cara tubuh beradaptasi dengan lingkungan di luar rahim. Refleks ini akan berkurang seiring bertambahnya usia.

2. Proses pertumbuhan dan adaptasi tubuh

Ngulet bisa menjadi tanda bahwa bayi sedang menyesuaikan diri dengan pertumbuhan otot, tulang, dan sendi yang cepat. Dengan meregangkan tubuh, bayi membantu otot dan sendinya menjadi lebih lentur serta merasa lebih nyaman.

3. Mencari posisi tidur yang nyaman

Bayi sering menggeliat untuk mencari posisi tidur yang dirasakannya paling nyaman. Gerakan ini umum terjadi ketika posisi tubuh sebelumnya kurang enak atau kasur terlalu keras.

4. Kondisi kolik atau perut kembung

Kadang, bayi yang ngulet sambil menangis atau menarik kaki ke arah perut bisa mengalami kolik atau perut kembung akibat gas di saluran cerna. Kondisi ini sering disertai bayi rewel, perut terasa keras, atau sering kentut.

5. Ingin buang air besar

Ngulet juga bisa terjadi saat bayi ingin buang air besar. Ini adalah reaksi tubuh alami ketika bayi mulai mengenal sensasi penuh pada perut dan dorongan untuk buang air.

Tanda Ngulet yang Perlu Diperhatikan

Meski umumnya tidak berbahaya, berikut tanda-tanda yang perlu diperhatikan jika bayi sering ngulet:

  • Bayi sering ngulet sambil menangis keras dan sulit ditenangkan selama lebih dari 3 jam tanpa sebab yang jelas.
  • Perut bayi terlihat membesar, terasa keras, atau sering mengeluarkan gas.
  • Bayi tampak lemas, sulit tidur, tidak mau menyusu, atau berat badannya tidak bertambah. 
  • Bayi ngulet disertai gejala lain, seperti muntah, demam, atau diare.

Pada kesimpulannya, kenapa bayi sering ngulet umumnya berkaitan dengan perkembangan motorik normal dan bukan tanda penyakit serius. Namun, orang tua tetap disarankan untuk memperhatikan perubahan perilaku bayi agar bisa mengenali gejala yang perlu diwaspadai sejak dini.

Untuk membantu Si Kecil tetap nyaman, pastikan ia tidur di permukaan yang datar dan aman, tidak terlalu hangat, serta mengenakan pakaian lembut dan tidak ketat. Hindari memaksakan posisi tertentu saat bayi tidur, biarkan ia bergerak bebas selama tidak berisiko.

Jika bayi sering ngulet disertai gejala tidak biasa, seperti tangisan berlebihan, demam, muntah, atau tampak kesakitan, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan saran medis yang sesuai. Konsultasi dapat dilakukan kapan dan di mana saja melalui fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER.