Pemakaian tabir surya untuk wajah sama pentingnya dengan penggunaan tabir surya di kulit tubuh lainnya. Tabir surya yang digunakan pada wajah berfungsi untuk melindungi kulit wajah dari bahaya sinar matahari. Meski demikian, jenis tabir surya dan cara penggunaannya pada wajah sedikit berbeda dengan pemakaian tabir surya pada kulit tubuh.

Tabir surya adalah produk perawatan kulit yang berfungsi untuk melindungi kulit dari bahaya sinar matahari. Tabir surya ada yang digunakan untuk kulit tubuh. Namun jika digunakan pada wajah, tabir surya yang digunakan idealnya adalah tabir surya khusus untuk kulit wajah.

Seputar Penggunaan Tabir Surya Untuk Wajah - Alodokter

Perlu diketahui bahwa kulit wajah cenderung lebih tipis dan lebih sensitif dibandingkan kulit bagian tubuh lainnya. Kondisi ini menyebabkan kulit wajah lebih rentan mengalami gangguan kulit akibat efek buruk sinar matahari, seperti kemerahan, iritasi dan muncul bercak atau flek hitam.

Nah, inilah alasan mengapa penggunaan tabir surya untuk wajah tidak kalah penting dengan tabir surya untuk badan.

Tidak hanya itu, produk tabir surya juga dapat membantu mengurangi risiko terjadinya kanker kulit dan mencegah kulit keriput serta penuaan dini kulit. Bahan aktif dalam tabir surya bekerja dengan cara menyerap sinar ultraviolet (UV) dari matahari, sehingga paparan radiasi sinar tersebut tidak mencapai lapisan kulit yang lebih dalam.

Tabir surya wajah dibuat secara khusus dengan tekstur yang lebih ringan dibandingkan tabir surya untuk badan. Selain itu, tabir surya untuk wajah juga umumnya tidak mengandung minyak atau alkohol, sehingga cenderung tidak menyumbat pori-pori wajah yang berisiko menimbulkan jerawat atau iritasi pada kulit wajah.

Cara Menggunakan Tabir Surya untuk Wajah yang Benar

Seperti halnya tabir surya untuk badan, tabir surya untuk wajah juga tersedia dalam bentuk krim, losion, gel, dan semprotan (spray). Untuk menggunakan tabir surya pada wajah dengan benar, coba ikuti beberapa langkah berikut ini:

  • Untuk tabir surya dalam bentuk losion atau cairan, kocok wadah terlebih dahulu sebelum digunakan agar kandungan di dalamnya tercampur dengan sempurna.
  • Tabir surya semprot atau spray digunakan dengan menyemprotkan dahulu ke tangan, kemudian usapkan secara merata ke kulit wajah. Hindari menyemprotkan tabir surya secara langsung ke kulit wajah.
  • Aplikasikan tabir surya pada wajah setidaknya 30 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan. Hal ini dilakukan agar bahan aktif dalam tabir surya dapat terserap secara maksimal dan lebih efektif dalam melindungi kulit wajah.
  • Selain wajah, tabir surya juga perlu digunakan pada telinga dan leher untuk menjangkau seluruh bagian wajah dan kepala yang terpapar sinar matahari.
  • Selain itu, kenakan juga tabir surya pada bibir menggunakan tabir surya dalam bentuk lip balm.

Tabir surya tidak dapat melindungi kulit wajah sepanjang hari. Karena itu, disarankan untuk menggunakannya kembali setiap 1-2 jam sekali. Tabir surya juga sebaiknya digunakan setelah kulit mengeluarkan keringat berlebih, mengeringkan wajah dengan handuk, atau selesai berenang.

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Penggunaan Tabir Surya untuk Wajah

Selain cara menggunakannya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seputar penggunaan tabir surya untuk wajah. Agar tabir surya pada wajah dapat melindungi kulit wajah dengan lebih efektif, lakukanlah beberapa tips berikut ini:

1. Pilihlah tabir surya yang sesuai jenis kulit wajah

  • Untuk kulit wajah yang cenderung kering, gunakan tabir surya dalam bentuk krim dengan kandungan pelembab. Hindari tabir surya semprot karena biasanya tabir surya jenis ini mengandung alkohol yang bisa membuat kulit semakin kering.
  • Untuk jenis kulit yang berminyak dan rawan jerawat, pilihlah tabir surya dalam bentuk gel yang lebih cepat menyerap ke dalam kulit. Hindari tabir surya dalam bentuk krim atau berbahan dasar minyak karena dapat menyumbat pori-pori dan membuat kulit wajah semakin berminyak.
  • Untuk kulit wajah sensitif, gunakan produk tabir surya yang tidak mengandung alkohol dan pewangi.

2. Pilih tabir surya dengan label “broad-spectrum

Label “broad spectrum” menunjukkan bahwa tabir surya tersebut dapat melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB. Sinar UVA dan UVB merupakan radiasi ultraviolet dari sinar matahari yang dapat merusak kulit.

Sinar UVA dapat mempercepat penuaan kulit, serta menyebabkan keriput dan flek hitam. Sementara, sinar UVB bisa menyebabkan kulit terbakar.

3. Perhatikan nilai SPF-nya

SPF (sun protection factor) adalah ukuran yang menentukan berapa lama tabir surya dapat melindungi kulit dari UVB. Nilai SPF perlu disesuaikan dengan kondisi dan warna kulit, tapi yang paling umum digunakan di Indonesia adalah SPF 30 atau lebih.

Apa pun bentuk tabir surya untuk wajah yang Anda gunakan, pastikan cara penggunaannya sudah sesuai dengan petunjuk pemakaian yang tertera pada label kemasan.

4. Pilih kosmetik yang mengandung tabir surya

Jika ingin mengenakan make up atau kosmetik dan menggunakan tabir surya, pilihlah yang sudah mengandung tabir surya. Beberapa produk kosmetik, seperti foundation, ada yang sudah ditambahkan kandungan tabir surya, sehingga dapat memberikan efek perlindungan dari sinar matahari saat digunakan.

Jika produk kosmetik tidak diperkaya kandungan tabir surya, Anda bisa menggunakan tabir surya untuk wajah terlebih dahulu, lalu tunggu selama setidaknya 20 menit sebelum menggunakan make up.

Selain itu, jangan lupa untuk memeriksa komposisi bahan yang terkandung dalam tabir surya, karena dapat menjadi pertimbangan Anda yang mungkin alergi terhadap bahan tersebut. Jika bingung menentukan jenis tabir surya untuk wajah yang cocok, Anda bisa berkonsultasi ke dokter kulit.

Penggunaan tabir surya untuk wajah juga perlu disertai dengan upaya lain, seperti menggunakan kaca mata hitam yang dapat menangkal sinar UV dan menggunakan topi bertepi lebar. Dengan upaya tersebut, wajah dan kulit kepala akan lebih terlindung dari sinar matahari saat beraktivitas di luar ruangan.

Bila Anda bingung menentukan jenis tabir surya yang sesuai dengan kondisi kulit Anda, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Apalagi jika Anda memiliki kulit sensitif, sedang hamil, sedang menyusui, atau memiliki kondisi medis tertentu.