Kista umumnya akan hilang sendiri tanpa penanganan khusus. Ada beberapa hal yang menentukan perlu atau tidaknya langkah pengobatan, yaitu:

  • Ada atau tidaknya gejala akibat kista ovarium.
  • Ukuran kista.
  • Apakah penderita telah melewati masa menopause.

Penderita yang telah mengalami menopause mempunyai risiko lebih tinggi untuk mengidap kanker ovarium. Oleh karena itu, agar kista tidak berkembang menjadi kanker, kista tersebut perlu diangkat melalui operasi jika dalam waktu dekat tidak menghilang.

Pemantauan Rutin

Pemantauan rutin biasa dilakukan jika ada kista tanpa gejala yang terdeteksi. Kista ini tidak membutuhkan penanganan khusus dan dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Untuk memastikan, Anda dapat menjalani pemeriksaan USG.

Menangani Kista Ovarium dengan Prosedur Operasi

Jika Anda mengidap kista berukuran besar yang terus berkembang atau yang menyebabkan gejala, dokter spesialis ginekologi biasanya akan menganjurkan Anda untuk menjalani operasi. Operasi pengangkatan kista berukuran kecil bisa dilakukan dengan operasi ‘lubang kunci’ atau laparoskopi. Sedangkan untuk kista yang besar atau yang diperkirakan mengandung sel abnormal, operasi dengan sayatan lebih besar atau laparotomi akan dilakukan.

Semua operasi pasti memiliki risiko, termasuk operasi pada kista ovarium. Jika komplikasi terjadi, pasien perlu menemui dokter. Berikut ini beberapa gejala yang mengindikasikan terjadinya infeksi, yaitu:

  • Sakit tidak tertahankan atau pembengkakan pada perut.
  • Pendarahan yang parah.
  • Sekresi vagina yang berwarna gelap dan berbau tidak sedap.
  • Demam tinggi.

Konsumsi Pil KB

Dokter mungkin akan meresepkan pil KB untuk mengurangi risiko munculnya kista baru yang berkembang selama siklus menstruasi. Semakin lama pil KB dikonsumsi, maka resiko munculnya kista baru akan semakin menurun.

Dampak Penanganan Kista pada Kesuburan

Kista sering dinilai dapat mengganggu kesuburan seorang wanita. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar karena kebanyakan kista dapat diangkat dengan mudah tanpa menggangu organ reproduksi wanita. Walau demikian, ada prosedur operasi yang dapat memengaruhi kesuburan.

Operasi pengangkatan ovarium sepenuhnya akan dianjurkan jika kista yang terdeteksi:

  • Berukuran sangat besar sehingga membungkus seluruh ovarium dan tuba falopi.
  • Kemungkinan besar bersifat ganas.

Pengangkatan satu ovarium memang akan sedikit memengaruhi tingkat kesuburan. Tetapi ovarium yang tersisa akan terus memproduksi hormon dan sel-sel telur sehingga kemungkinan Anda untuk hamil dan memiliki anak tetap ada.

Berbeda halnya jika pengangkatan kedua ovarium dilakukan. Ini akan memicu menopause dini dan meniadakan kemungkinan Anda untuk memiliki anak. Pengangkatan kedua ovarium bersama dengan rahim dan jaringan sekitarnya dilakukan jika kista terbukti mengandung sel kanker ganas.