Memilih tempat tidur bayi bukan perkara yang mudah karena ada beberapa kriteria yang perlu dipenuhi. Ini penting untuk diperhatikan, sebab pemilihan tempat tidur yang tepat tidak hanya membuat Si Kecil tertidur nyaman, tapi juga terhindar dari bahaya.

Bayi sebaiknya tidur di tempat tidurnya sendiri. Pasalnya, membiarkan bayi tidur di tempat tidur yang sama dengan orang tuanya bisa meningkatkan risiko terjadinya sindrom kematian bayi mendadak atau SIDS.

3 Kriteria Tempat Tidur Bayi yang Ideal - Alodokter

Memilih Tempat Tidur Bayi yang Aman

Agar Anda tak salah pilih, berikut hal-hal yang harus diperhatikan saat memilih tempat tidur bayi:

1. Berdesain kokoh

Pilihlah tempat tidur bayi yang memiliki desain kokoh dengan bilah samping (sisi-sisi penghalang) yang tidak mudah dinaikkan atau diturunkan, agar Si Kecil tidak terjatuh dari sisi tempat tidur.

Selain itu, pastikan bahwa jarak antar bilah tidak terlalu jauh, yaitu sekitar 2,5 – 5 cm. Hal ini penting untuk mencegah kepala Si Kecil terselip dan terperangkap di antara bilah. Pastikan juga alas tempat tidur berbahan kuat untuk mencegah roboh yang bisa membahayakan Si Kecil..

2. Terbuat dari material yang berkualitas dan terpasang dengan benar

Saat membeli tempat tidur bayi, pastikan seluruh bahan atau material yang digunakan berkualitas. Bilah, baut, sekrup, paku, dan material lain yang terpasang haruslah kencang agar tempat tidur bayi bisa berdiri dengan kokoh.

Demi keselamatan Si Kecil, disarankan untuk membeli tempat tidur bayi yang baru. Jika ingin menggunakan tempat tidur lama atau bekas, pastikan bahwa tempat tidur tersebut usianya tidak lebih dari 10 tahun.

3. Kasurnya didesain khusus untuk bayi

Pastikan kasur yang digunakan didesain untuk bayi. Kasur khusus bayi memiliki bantalan yang sedikit keras atau sedikit membal, sehingga pegasnya akan kembali ke tempatnya dengan segera ketika bayi diletakkan di kasur.

Selain menghindari kasur yang terlalu empuk, Anda juga dianjurkan untuk memilih kasur yang sesuai dengan ukuran boks bayi dan jangan sampai ada celah sedikit pun antara kasur dengan bilah. Saat pemasangan, jangan lupa untuk melepas plastiknya.

Penempatan Tempat Tidur Bayi

Setelah memastikan bahwa tempat tidur bayi aman untuk digunakan, Anda harus meletakknya di posisi yang aman. Sebaiknya letakkan tempat tidur Si Kecil di kamar Anda. Ini dilakukan agar Anda dan pasangan selalu siap untuk menggendong Si Kecil jika sewaktu-waktu ia menangis atau merasa lapar.

Selain sekamar, sebaiknya jangan meletakkan tempat tidur bayi di sebelah jendela agar Si Kecil terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti tertimpa besi yang menopang tirai. Penempatannya yang berdekatan dengan jendela juga berisiko membuat leher Si Kecil terlilit tali pengikat tirai.

Untuk keamanan yang maksimal, jangan letakkan selimut, sprei, bantal empuk, atau boneka berbulu halus di tempat tidurnya. Pasalnya, barang-barang tersebut mungkin untuk menutupi wajah Si Kecil ketika tertidur sehingga bisa membuatnya sulit bernapas dan memicu terjadinya SIDS.

Kemudian, jangan lupa untuk mengecek posisi tidur Si Kecil secara berkala selama ia berada di tempat tidur bayi. Pastikan tidurnya dalam posisi telentang agar terhindar dari kesulitan bernapas yang bisa mengakibatkan SIDS.

Memilih tempat tidur untuk bayi bukanlah hal yang mudah karena mahal tidak menjadi jaminan bahwa tempat tidur tersebut nyaman dan aman untuk digunakan Si Kecil. Jadi, sebelum membeli, perhatikan kembali kriteria yang telah disebutkan di atas agar Anda memilih tempat tidur bayi yang ideal dan tepat.