Kulit jeruk pada payudara adalah perubahan tekstur kulit menjadi bergelombang dan menyerupai permukaan kulit jeruk. Kondisi ini membuat banyak wanita bertanya-tanya, apakah berbahaya atau tidak. Penting untuk mengetahui penyebabnya, karena perubahan pada payudara ini tidak boleh diabaikan. 

Kulit jeruk pada payudara biasanya tidak disadari sejak awal, karena sering kali tidak menyebabkan rasa sakit atau gatal. Namun, perubahan ini bisa berkembang bersamaan dengan gejala lain, seperti payudara kemerahan, bengkak, atau puting masuk ke dalam.

Kulit Jeruk pada Payudara, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasannya - Alodokter

Dalam istilah medis, kulit jeruk pada payudara dikenal sebagai peau d’orange. Kondisi ini terjadi akibat penumpukan cairan (edema) di bawah kulit, karena tersumbatnya pembuluh getah bening. Ini bisa dipicu oleh infeksi, peradangan, atau pertumbuhan jaringan abnormal, termasuk tumor ganas.

Penyebab Kulit Jeruk pada Payudara

Berikut beberapa penyebab utama kulit jeruk pada payudara yang perlu diwaspadai:

1. Kanker payudara

Kulit jeruk pada payudara dapat menjadi salah satu tanda kanker payudara, terutama jika sel kanker telah memengaruhi pembuluh getah bening di payudara. Sumbatan pada pembuluh tersebut menyebabkan cairan menumpuk di bawah kulit, sehingga kulit tampak menebal, berpori, dan menyerupai permukaan kulit jeruk.

Selain perubahan tekstur kulit, kanker payudara juga dapat disertai gejala lain, seperti munculnya benjolan di payudara atau ketiak, perubahan bentuk atau ukuran payudara, puting yang tertarik ke dalam, keluarnya cairan dari puting, serta perubahan warna kulit payudara. 

Jika kulit jeruk pada payudara muncul disertai salah satu gejala tersebut, segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar penyebabnya dapat dipastikan dan penanganan bisa diberikan sedini mungkin.

2. Mastitis

Mastitis merupakan peradangan pada jaringan payudara, yang paling sering dialami oleh ibu menyusui. Peradangan ini biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri yang masuk melalui luka kecil di puting atau saluran ASI yang tersumbat. Ketika infeksi menyebar ke jaringan sekitarnya, payudara bisa membengkak, memerah, terasa hangat, dan terasa nyeri. 

Kadang, permukaan kulit payudara menjadi tidak rata dan tampak bergelombang, menyerupai kulit jeruk. Pada beberapa kasus, mastitis juga dapat disertai demam dan tidak enak badan.

3. Selulitis 

Selulitis adalah infeksi kulit yang terjadi karena bakteri menyerang lapisan kulit dan jaringan di bawahnya. Jika selulitis terjadi di daerah payudara, area kulit akan tampak merah, bengkak, terasa nyeri, dan kadang permukaannya berubah menjadi kulit jeruk pada payudara. 

Infeksi ini biasanya terjadi secara tiba-tiba dan dapat menimbulkan demam atau menggigil. Kondisi ini perlu diobati oleh dokter dengan peresepan antibiotik dan perawatan medis, untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

4. Cedera pada payudara

Cedera pada payudara, misalnya akibat benturan, terjatuh, atau terjepit, bisa menyebabkan jaringan payudara mengalami peradangan atau pembengkakan. Akibatnya, cairan terkumpul di bawah kulit sehingga tekstur kulit berubah sementara menjadi mirip kulit jeruk. 

Biasanya, perubahan ini akan membaik seiring berjalannya waktu setelah pembengkakan mereda. Akan tetapi, Anda juga tetap perlu diwaspadai jika gejala tidak membaik.

5. Gangguan pembuluh getah bening

Pembuluh getah bening berperan penting dalam mengalirkan cairan limfa dan membantu sistem kekebalan tubuh. Jika saluran ini terganggu, baik karena penyakit seperti kanker, infeksi, maupun akibat operasi atau terapi radiasi pada payudara, aliran cairan limfa bisa terhambat. 

Akibatnya, terjadi penumpukan cairan di jaringan kulit payudara yang menyebabkan kulit tampak menebal, bengkak, dan permukaannya menyerupai kulit jeruk. Gangguan aliran limfa seperti ini umumnya membutuhkan perawatan khusus dan pemantauan medis secara berkala.

Tanda Lain yang Patut Diwaspadai

Selain kulit jeruk pada payudara, Anda juga perlu waspada apabila muncul gejala berikut ini pada payudara:

  • Pembengkakan atau kemerahan pada salah satu atau kedua payudara
  • Puting masuk ke dalam atau terlihat berubah bentuk
  • Keluarnya cairan yang tidak biasa dari puting
  • Luka pada payudara yang tidak kunjung sembuh
  • Benjolan pada payudara atau di ketiak
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
  • Nyeri tulang

Jika Anda mengalami salah satu tanda tersebut bersamaan dengan kulit jeruk pada payudara, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Tidak semua kasus kulit jeruk pada payudara berarti kanker. Namun, kondisi ini tetap memerlukan pemeriksaan lanjut oleh tenaga medis. 

Biasanya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, pencitraan seperti USG atau mammografi, dan jika perlu, biopsi untuk memastikan penyebab kulit jeruk pada payudara serta menentukan pengobatan yang sesuai.

Segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami perubahan pada kulit payudara, termasuk kulit jeruk pada payudara yang memburuk dengan cepat, disertai nyeri hebat, demam tinggi, atau bengkak yang semakin parah. Pemeriksaan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan peluang kesembuhan.

Langkah cepat bisa dilakukan melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER, atau kunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan langsung.