Kutu rambut adalah parasit yang hidup di kulit kepala dan mengakibatkan kulit kepala gatal. Parasit ini umum ditemukan pada anak usia prasekolah dan anak usia sekolah, yakni anak-anak yang berusia 3-11 tahun. Istilah medis untuk penyakit yang disebabkan oleh kutu rambut adalah Pediculosis capitis.

Seseorang dapat terkena kutu rambut akibat kontak dengan kepala orang lain yang memiliki kutu rambut. Hal ini berbeda dengan anggapan di masyarakat bahwa kutu rambut muncul akibat buruknya kebersihan rambut dan kulit kepala, atau akibat tertular dari hewan.

Kutu Rambut - Alodokter

Kutu rambut umumnya adalah parasit yang tidak berbahaya bagi manusia. Meski demikian, kutu rambut yang tidak mendapatkan penanganan dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan iritasi pada penderitanya akibat menggaruk kulit kepala yang gatal.

Penyebab Kutu Rambut

Dalam istilah medis, kutu rambut dikenal dengan nama Pediculus humanus capitis. Kutu rambut dewasa umumnya berukuran sebesar biji wijen dan berwarna coklat atau keabu-abuan. Parasit ini dapat bertahan hingga 30 hari di kulit kepala manusia, tetapi biasanya akan mati dalam waktu 12–24 jam setelah terlepas dari rambut.

Kutu rambut paling sering menular melalui kontak langsung dengan kepala penderita. Tanpa kontak langsung, kutu rambut tidak dapat berpindah dari satu kepala ke kepala orang lain. Hal ini karena kutu rambut tidak bisa terbang atau melompat.

Meski tidak dapat terbang atau melompat, kutu rambut bisa merayap dengan cepat. Hal ini memungkinkan kutu rambut berpindah dari kepala penderita ke kepala orang lain melalui benda-benda yang digunakan di kepala, seperti topi, syal, sisir, jepit rambut, bantal, handuk, dan headphone.

Penularan juga bisa terjadi secara tidak langsung jika seseorang menyimpan benda-benda tersebut di tempat yang sama dengan benda milik penderita. Contohnya, meletakkan baju di lemari yang sama dengan penderita, atau ketika menggantung topi dan syal di kaitan yang sama dengan barang milik penderita.

Gejala Kutu Rambut

Gejala kutu rambut adalah rasa gatal di kulit kepala, yang dapat menyebar hingga ke leher dan telinga. Rasa gatal ini timbul akibat reaksi kulit manusia terhadap air liur kutu. Selain rasa gatal, penderita juga bisa merasakan sensasi menggelitik terhadap sesuatu yang merayap di kulit kepala.

Kapan harus ke dokter

Kutu rambut adalah parasit yang dapat diatasi dengan sisir serit, serta cairan atau sampo khusus pembasmi kutu yang dijual bebas. Bila Anda telah melakukan pengobatan secara mandiri di rumah tetapi kutu rambut tidak kunjung hilang, segera lakukan konsultasi dengan dokter.

Diagnosis Kutu Rambut

Dokter dapat mendeteksi kutu rambut dengan menanyakan gejala dan memeriksa rambut pasien untuk melihat keberadaan kutu atau telur kutu. Bila kutu tidak dapat dilihat secara langsung, dokter akan menggunakan sisir serit, yaitu sisir khusus yang dapat menjaring kutu rambut dan telur kutu.

Berikut adalah tahapan dalam menggunakan sisir serit:

  • Menyisir rambut pasien menggunakan sisir biasa terlebih dahulu, untuk mengurai kekusutan
  • Menyisir rambut pasien dengan sisir serit secara perlahan dari kulit kepala hingga ujung rambut
  • Memastikan seluruh area rambut tersisir serit secara merata

Setelah itu, dokter akan memeriksa apakah ada kutu atau telur kutu yang tersangkut di sisir serit pada tiap sisiran. Jika kutu tidak dapat terlihat dengan jelas, dokter akan menggunakan kaca pembesar.

Jika diagnosis masih belum bisa ditetapkan, dokter akan melakukan pemeriksaan  dengan menggunakan Woods lamp. Woods lamp adalah perangkat yang dapat memancarkan sinar ultraviolet dan biasa digunakan untuk mendeteksi berbagai gangguan pada kulit, seperti infeksi bakteri dan jamur, serta vitiligo.

Pada prosedur ini, dokter akan menyalakan Woods lamp dan menyorotkannya ke kulit kepala pasien dalam jarak 10–12 cm di ruangan yang gelap. Kutu rambut dan telur kutu akan terlihat bersinar di bawah cahaya lampu tersebut.

Pengobatan Kutu Rambut

Seperti disebutkan di atas, salah satu cara menghilangkan kutu rambut adalah menyisir rambut yang basah dengan sisir serit. Penyisiran dilakukan tiap 3–4 hari, minimal selama 2 minggu, untuk memastikan tidak ada lagi kutu di rambut. Terapi ini juga dapat dikombinasikan dengan penggunaan sampo pembasmi kutu.

Langkah penanganan lain yang dapat dilakukan adalah penggunaan sampo yang mengandung permethrin. Sampo ini dijual bebas dan bisa dibeli tanpa resep dari dokter. Penggunaan sampo dapat dilakukan secara mandiri di rumah, dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Lepas pakaian sebelum menggunakan sampo untuk kutu rambut.
  • Jangan menggunakan kondisioner atau sampo dengan kondisioner sebelum memakai sampo kutu rambut.
  • Gunakan obat kutu rambut sesuai petunjuk pada kemasan obat.
  • Gunakan sampo ke seluruh kulit kepala dan rambut, saat rambut setengah kering. Bagi penderita dengan rambut panjang, gunakan 2 botol sampo kutu rambut bila perlu.
  • Bilas rambut setelah 10 menit.
  • Jangan keramas sampai 2 hari setelahnya.
  • Gunakan sisir serit untuk menghilangkan kutu yang mati.
  • Bila perlu, potong rambut hingga pendek untuk mempermudah pengobatan.

Jika gerakan kutu rambut masih terasa, jangan mengulang pengobatan sampo kutu rambut secara langsung. Perlu diingat, sampo kutu rambut tidak dapat membunuh telur kutu. Oleh sebab itu, penggunaan sampo ini perlu diulang 7–10 hari setelah pengobatan pertama, guna membasmi kutu yang baru menetas.

Untuk menyingkirkan kutu rambut beserta telurnya, cara yang dapat dilakukan yakni dengan menggunakan sisir serit saat rambut masih basah. Sisirlah rambut setiap hari dengan sisir serit selama 2–3 minggu, untuk memastikan semua kutu dan telur kutu hilang.

Tidak hanya di kepala, barang-barang yang digunakan juga harus dibersihkan dari kutu. Berikut ini adalah contoh barang yang perlu dibersihkan dari kutu beserta cara membersihkannya:

  • Mencuci pakaian, seprai, dan sarung bantal dengan air panas, kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari
  • Merendam sisir, pita, dan jepit rambut dalam air panas selama 5–10 menit
  • Membersihkan lantai, karpet, kursi, dan sofa dengan penyedot debu (vacuum cleaner)
  • Memasukkan barang yang tidak bisa dicuci ke dalam kantong yang tertutup rapat, lalu menyimpannya selama 2 minggu

Penting untuk diingat, jangan menggunakan semprotan racun serangga, karena akan berbahaya bila terhirup atau terserap ke dalam kulit. Selain itu, selalu baca aturan pakai obat-obatan yang digunakan, untuk mencegah penyalahgunaan obat-obatan.

Jika kutu rambut tetap tidak hilang dengan pengobatan di atas, lakukan konsultasi dengan dokter. Dokter dapat memberikan cairan pembasmi kutu jenis lain, seperti malathionivermectin, atau spinosad. Selain itu, dokter juga bisa memberikan obat minum kotrimoksazol yang dapat digunakan sebagai cara menghilangkan kutu rambut.

Komplikasi Kutu Rambut

Kutu rambut yang tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan rasa gatal di kulit kepala sehingga membuat penderitanya menggaruk kepala terus menerus. Gatal akan lebih terasa di malam hari, karena kutu lebih aktif dalam kondisi gelap. Kondisi ini bisa menyebabkan penderita mengalami gangguan tidur.

Komplikasi lain dari kutu rambut yang dapat dialami oleh penderita adalah:

  • Ruam dan kerusakan kulit kepala
  • Anemia karena infeksi
  • Infeksi bakteri pada kulit (impetigo)
  • Stres

Pencegahan Kutu Rambut

Terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah paparan kutu rambut. Langkah pencegahan ini juga perlu dilakukan oleh orang yang sudah pernah terkena kutu rambut, agar kutu rambut tidak datang kembali. Beberapa upaya yang dapat dilakukan adalah:

  • Menghindari kontak dengan kepala orang lain saat beraktivitas bersama
  • Tidak berbagi penggunaan barang pribadi, seperti pakaian, topi, handuk, dan bantal
  • Tidak berbaring di sofa, karpet, atau ranjang yang baru digunakan oleh penderita, kecuali telah dibersihkan dengan alat penyedot debu (vacuum cleaner)
  • Mencuci pakaian penderita dengan air panas, lalu jemur di bawah terik matahari
  • Mencuci barang-barang yang dipakai oleh penderita, baik itu menggunakan air hangat maupun dengan metode dry-clean
  • Memasukkan barang-barang milik penderita yang tidak dapat dicuci ke dalam kantong dan menutupnya dengan rapat selama 2 minggu