Litramed adalah obat bius oles yang biasanya digunakan untuk menghilangkan rasa sakit pada prosedur kecantikan, seperti suntik filler, terapi laser, atau hapus tato. Obat ini hanya boleh digunakan berdasarkan anjuran dokter.

Litramed mengandung kombinasi obat bius lidocaine dan tetracaine. Kombinasi kedua obat tersebut mampu menghambat impuls nyeri pada saraf di kulit. Dengan begitu, rasa sakit pada area yang diolesi obat dapat dicegah untuk sementara.

Litramed

Apa Itu Litramed

Bahan aktif Lidocaine 7% dan tetracaine 7%
Golongan Obat resep
Kategori Obat bius lokal
Manfaat Menghilangkan rasa sakit pada prosedur kecantikan tertentu, seperti filler, terapi laser, atau hapus tato
Digunakan oleh Dewasa
Litramed untuk ibu hamil Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Jika Anda sedang hamil, sebaiknya konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaan obat ini.
Litramed untuk ibu menyusui Lidocaine dan tetracaine di dalam Litramed boleh digunakan oleh ibu hamil, tetapi tetap harus di bawah pengawasan dokter.
Bila Litramed digunakan pada payudara, pastikan area tersebut sudah bersih dari obat sebelum menyusui. Jangan sampai masih ada obat yang tersisa dan tertelan bayi saat menyusu.
Bentuk obat Krim

Peringatan sebelum Menggunakan Litramed

Ada hal-hal yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan Litramed, yaitu:

  • Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Litramed tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap lidocaine, tetracaine, atau obat bius lain.
  • Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit liver yang parah; defisiensi pseudocholinesterase; methemoglobinemia; defisiensi G6PD; penyakit jantung; maupun gangguan pernapasan, seperti asma, bronkitis, atau emfisema.
  • Informasikan kepada dokter jika Anda adalah seorang perokok aktif.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.
  • Informasikan kepada dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain sebelum prosedur dilakukan, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk menghindari interaksi obat yang tidak diinginkan.
  • Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Litramed.

Dosis dan Aturan Pakai Litramed

Sebagai anestesi topikal, dokter atau petugas medis akan mengoleskan Litramed di bagian tubuh yang akan dibius 20–60 menit sebelum prosedur dilakukan. Dosis yang diberikan akan disesuaikan berdasarkan durasi prosedur yang akan dilakukan.

Cara Menggunakan Litramed dengan Benar

Litramed hanya boleh digunakan di permukaan kulit. Obat ini akan diberikan oleh dokter atau petugas medis di bawah pengawasan dokter di rumah sakit maupun klinik kecantikan.

Agar efek pengobatan optimal, berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan:

  • Ikuti anjuran dokter sebelum menggunakan Litramed.
  • Bersihkanlah wajah atau kulit yang akan diberikan tindakan sebelum dokter mengoleskan obat ini. Dokter akan mengoleskan Litramed tipis-tipis dan merata di bagian tubuh yang memerlukan.
  • Segera beri tahu dokter bila mata, mulut, bagian dalam hidung, rektum, atau vagina tidak sengaja terkena obat ini. Setelah itu, bilas menggunakan air mengalir.

Interaksi Litramed dengan Obat Lain

Efek interaksi antarobat yang bisa terjadi jika lidocaine dan tetracaine di dalam Litramed digunakan bersamaan dengan obat lain adalah peningkatan risiko terjadinya methemoglobinemia. Obat-obat yang dapat menimbulkan efek interaksi tersebut antara lain:

  • Phenytoin
  • Phenazopyridine
  • Prilocaine
  • Bupivacaine
  • Ropivacaine

Efek Samping dan Bahaya Litramed

Beberapa efek samping yang bisa muncul setelah menggunakan lidocaine dan tetracaine di dalam Litramed adalah:

  • Munculnya bercak kemerahan di kulit (eritema)
  • Bengkak pada area kulit yang diolesi obat
  • Warna kulit berubah
  • Kulit gatal
  • Dermatitis kontak
  • Jerawat
  • Kulit kering
  • Kebas atau kesemutan

Periksakan diri ke dokter jika keluhan di atas tidak kunjung mereda atau malah memburuk. Segera cari pertolongan medis jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius, seperti:

  • Pusing
  • Mual dan muntah
  • Demam
  • Dehidrasi
  • Cemas
  • Berkeringat
  • Gemetar
  • Pingsan