Merawat kulit bayi yang sensitif sebenarnya tidak terlampau sulit.  Hanya saja cara merawat  bayi yang baru lahir memang harus ekstra hati-hati. Bicara mengenai perawatan untuk kulit bayi, jangan abaikan petroleum jelly. Zat yang satu ini sangat baik untuk kulit bayi.

Kulit bayi yang baru lahir masih sensitif terhadap bahan wewangian, deterjen, pewarna pakaian, bahkan produk bayi sendiri. Selain itu, ada pula kondisi berkaitan cuaca seperti udara dingin, yang dapat memengaruhi kulit bayi.

Manfaat Petroleum Jelly untuk Merawat Kulit Bayi - Alodokter

Kondisi Kulit Bayi yang Perlu Perawatan Khusus

Beberapa kondisi kulit bayi yang dapat diatasi dengan manfaat petroleum jelly, antara lain:

  • Eksim
    Eksim pada bayi biasanya dapat mulai muncul sejak 2 hingga 6 bulan setelah kelahiran (umumnya dimulai sebelum mencapai usia 5 tahun). Tanda-tandanya adalah muncul ruam merah di pipi, kulit pipi kering, gatal, dan bersisik. Penyebab eksim adalah kulit bayi yang sensitif dan kering. Untuk meringankan keadaan ini, oleskan petroleum jelly sebelum makan dan menjelang tidur, guna menjaga kelembapan kulitnya. Tetap mandikan bayi tetapi jangan terlalu sering. Potong kuku bayi selalu pendek agar tidak melukai kulit ketika menggaruk.
  • Ruam popok
    Ruam popok dapat dikenali dari ruam merah dengan kulit agak menonjol di daerah yang tertutup popok. Kondisi ini terjadi karena kulit bayi yang masih sensitif kontak langsung dengan kotoran yang ada pada popok. Ruam popok ini cenderung terjadi ketika Anda mengganti menu bayi atau bayi baru saja mengonsumsi makanan baru, sehingga mengubah tekstur dan keadaan kotoran. Menggunakan petroleum jelly dapat membantu mengatasi ruam popok pada bayi. Zat ini bersifat sebagai penghalang yang melindungi kulit dari kotoran yang menyebabkan iritasi.
  • Membantu Penyembuhan Luka
    Saat penyembuhan luka, kulit cenderung akan mengering, dan tak jarang kondisi ini memperlama penyembuhan luka, terlebih jika bagian tersebut terkelupas. Penggunaan petroleum jelly diketahui dapat membantu proses penyembuhan luka dengan mencegah terbentuknya keropeng pada luka yang mengering. Petroleum jelly juga membantu mengurangi rasa gatal pada saat penyembuhan luka, dan menurunkan risiko terbentuknya bekas luka pada kulit. Misalnya pada penyembuhan luka akibat tergores, atau bahkan pada penyembuhan luka sunat, namun, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk penggunaannya.

Tips Merawat Kulit Bayi

Agar kulit bayi tidak mudah sakit dan tetap terjaga kesehatannya, ada beberapa cara tepat dalam merawatnya. Cara-cara tersebut adalah:

  • Mandi
    Mandi pada bayi yang baru lahir, hanya perlu dua atau tiga kali dalam seminggu. Gunakan air hangat untuk mandi bayi. Pastikan air tersebut hangat, bukan panas. Usapkan sabun pada lap lalu usap perlahan ke tubuh bayi. Gunakan cara itu juga untuk memberi sampo pada kepala bayi. Untuk membersihkan wajah, gunakan bola kapas yang sudah dibasahi dengan air. Setelah selesai, angkat bayi dari air, bungkus tubuh bayi dengan handuk, lalu keringkan.
  • Beri pelembap
    Setelah tubuh bayi kering, oleskan pelembap ke kulit tubuhnya. Beri pijatan lembut agar bahan pelembap cepat meresap. Pelembap seperti petroleum jelly, dapat digunakan untuk membuat kulit tubuh bayi terhindar dari kekeringan sekaligus menjaga kelembapan.
  • Hindari bahan iritan
    Sebaiknya berhati-hati dalam menggunakan produk untuk merawat kulit bayi. Beberapa produk mungkin bisa menimbulkan iritasi pada kulitnya. Misalnya bisa berupa parfum atau wewangian atau deterjen yang terkandung di dalam produk sabun mandi, sampo, atau sabun pencuci pakaian.
  • Cuci pakaian baru
    Saat ada pakaian baru untuk bayi, termasuk handuk, pastikan mencuci terlebih dahulu sebelum dipakai. Pakaian-pakaian baru mungkin saja sudah terpapar banyak kotoran atau bahan yang tidak ramah terhadap kulit bayi. Jadi, meskipun tampak baru dan bersih, lebih baik hindari risiko yang akan membuat kulit bayi bermasalah.
  • Hindari dari sinar matahari
    Hindari menjemur bayi di bawah matahari langsung, terutama bayi di bawah enam bulan. Paparan sinar matahari langsung bisa menjadi bahan berbahaya bagi kulit bayi yang masih tergolong amat sensitif. Jika bayi sudah berusia di atas enam bulan baru bisa dibawa ke luar rumah, tapi berikan pelindung. Pelindung ini bisa berupa pakaian yang menutup seluruh tubuh atau berikan tabir surya yang mengandung sun protection factor (SPF).

Pada dasarnya cara merawat kulit bayi tidak sesulit yang Anda bayangkan. Gunakan produk khusus untuk bayi dan Anda hanya perlu memahami cara-caranya di atas dan menerapkannya pada bayi. Meskipun Anda sudah memahami, jika terjadi kelainan pada kulit bayi Anda, segeralah memeriksakannya ke dokter.