Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh anak usia di bawah lima tahun (balita). Selain asupan cairan yang memadai, suplemen zinc diketahui dapat membantu mengatasi kondisi tersebut.

Secara global, angka kematian anak balita akibat diare masih tergolong tinggi. Indonesia termasuk negara berkembang yang masih bergulat dengan hal tersebut. Berdasarkan survei dan riset kesehatan dasar yang dilakukan Kementrian Kesehatan, diketahui diare masih menjadi penyebab utama kematian balita dengan penyebab utama penanganan yang tidak tepat.Manfaat Suplemen Zinc dalam Mengatasi Diare pada Balita - Alodokter

Mengurangi Tingkat Keparahan Diare

Tanpa penanganan yang tepat, diare dapat mengakibatkan kekurangan nutrisi, daya tahan tubuh terhadap infeksi menurun dan gangguan tumbuh kembang pada anak. Pada balita, diare yang parah berisiko menyebabkan dehidrasi hingga kematian. Terutama pada penderita diare dengan daya tahan tubuh yang rendah ataupun kekurangan nutrisi di dalam tubuh.

Pemberian suplemen zinc merupakan salah satu cara yang dimanfaatkan untuk membantu mengatasi diare pada balita, bersama dengan pemberian cairan untuk rehidrasi.

Rekomendasi yang diberikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF untuk balita yang mengalami diare akut yaitu pemberian suplemen zinc selama 10-14 hari. Untuk bayi di bawah 6 bulan, pemberian suplemen zinc sekitar 10 mg per hari.  Sementara itu, untuk balita yaitu 20 mg suplemen zinc per hari.

Selain itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan pemberian suplementasi zinc dapat diberikan secara rutin pada bayi usia 6-23 bulan, setidaknya selama 2 bulan, tiap 6 bulan sekali.

Menurut penelitian, pemberian suplemen zinc pada balita menunjukkan hasil yang positif. Balita yang diberikan suplemen zinc lebih sedikit mengalami diare, disentri dan infeksi saluran pernapasan. Pemberian suplemen zinc juga dinilai mampu memberi efek positif dalam menurunkan angka kematian bayi terkait penyakit infeksi.

Mendukung Pertumbuhan Sel dan Metabolisme

Sebenarnya dalam kondisi normal pun, tubuh tetap membutuhkan zinc sebagai mineral untuk menjaga kesehatan. Zinc diketahui bermanfaat untuk pertumbuhan sel dan menjaga metabolisme tubuh.

Kekurangan zinc akan menurunkan daya tahan tubuh terhadap infeksi dan tumbuh kembang anak. Sayangnya, tubuh tidak memiliki kemampuan untuk menyimpan zinc, itu sebabnya asupan mineral tersebut dibutuhkan setiap hari.

Anak usia 1-3 tahun membutuhkan sekitar 3 mg per hari, sedangkan usia 4-8 tahun sekitar 5 mg per hari. Pada orang dewasa kondisi normal, zinc dibutuhkan sekitar 8 mg. Sementara itu, untuk wanita hamil sekitar 11 mg dan wanita menyusui 12 mg per hari.

Selain memanfaatkan suplemen zinc, Anda juga bisa memberikan beberapa jenis makanan yang kaya kandungan zinc seperti daging, ayam, tiram, lobster, kepiting, keju, oatmeal, kacang mete, dan sereal yang difortifikasi zinc.

Untuk mengatasi diare, langkah pertama yang harus dilakukan yaitu memberikan asupan cairan yang mencukupi. Penggunaan suplemen zinc atau obat untuk mengatasi diare pada balita, sebaiknya melalui konsultasi dokter anak.