Penderita asma bronkial biasa menggunakan inhaler atau mengonsumsi obat asma untuk meredakan gejalanya. Selain itu, beberapa obat herbal alami juga diklaim dapat membantu meringankan gejala asma bronkial, mulai dari bawang putih hingga jintan hitam.

Asma bronkial sebenarnya adalah sebutan lain untuk penyakit asma. Penyakit asma adalah pembengkakan dinding saluran pernapasan akut yang menyebabkan sesak napas, suara mengi, dan batuk.

6 Obat Herbal untuk Meredakan Asma Bronkial - Alodokter

Obat bagi penderita asma bronkial terbagi menjadi dua jenis, yaitu obat jangka panjang dan obat pereda cepat. Obat jangka panjang bekerja dengan cara mengurangi pembengkakan di saluran pernapasan, sehingga dapat mengurangi gejala asma. Obat asma bronkial jangka panjang biasanya diberikan dalam bentuk pil atau cairan.

Sementara itu, obat pereda cepat (bronkodilator) diberikan dengan tujuan meringankan gejala asma dengan cara membuka saluran pernapasan yang membengkak. Obat pereda cepat ini biasanya tersedia dalam bentuk inhaler.

Pemberian obat asma bronkial tergantung pada beberapa kondisi, yaitu usia, gejala, dan pemicu gejala tersebut. Oleh karena itu, penggunaan obat asma bronkial ini harus sesuai dengan resep dokter.

Obat Herbal Asma Bronkial

Selain obat medis yang diresepkan oleh dokter, ada beberapa obat herbal alami juga dipercaya dapat meredakan gejala asma bronkial, di antaranya:

1. Bawang putih

Berkat sifat antiinflamasi atau antiradang yang dimilikinya, bawang putih dipercaya dapat meringankan gejala asma bronkial. Selain itu, konsumsi bawang putih juga diketahui dapat meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga mampu mencegah munculnya gejala asma bronkial.

2. Jahe

Jahe dipercaya dapat meredakan gejala asma bronkial, karena kandungan antiinflamasi dan antioksidan di dalamnya. Rempah yang satu ini diketahui dapat mengurangi respons alergi dan melemaskan otot-otot di saluran pernapasan, sehingga penderita asma bronkial dapat kembali bernapas dengan lega.

Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan efektivitas jahe dalam meredakan asma bronkial.

3. Kunyit

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kunyit dalam bentuk rempah ataupun suplemen dapat mengurangi peradangan dan penyumbatan saluran napas, sehingga aman digunakan oleh penderita asma bronkial. Selain itu, terapi tambahan dengan kunyit pada pasien asma juga dapat meningkatkan fungsi paru-paru.

4. Madu

Sudah sejak lama madu digunakan dalam meringankan sakit tenggorokan. Konsumsi 2 sendok teh madu sebelum tidur dapat meringankan gejala asma bronkial. Hal ini karena manisnya madu dapat memicu kelenjar ludah untuk memproduksi air liur lebih banyak, sehingga dapat melumasi saluran pernapasan.

Selain itu, madu juga dapat mengurangi peradangan pada saluran udara dalam paru-paru dan membantu memecah lendir yang membuat penderita asma bronkial sulit bernapas.

5. Asam lemak omega-3

Asam lemak omega-3 yang terkandung dalam ikan dan biji rami dapat mengurangi peradangan yang menyebabkan gejala asma. Selain itu, asam lemak omega-3 juga diketahu dapat meningkatkan fungsi paru-paru pada orang dengan asma yang parah.

Namun, semua ini masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya.

6. Jintan hitam

Tanaman herbal yang juga digunakan sebagai bumbu masakan ini ternyata memiliki manfaat dalam meringankan gejala asma bronkial. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak jintan hitam dalam bentuk minyak dapat membantu mengurangi kekambuhan gejala asma bronkial dan meringankan serangan asma.

Beberapa obat herbal di atas memang diketahui dapat meringankan gejala asma bronkial. Namun perlu diingat, obat herbal tidak dapat menggantikan obat-obatan medis yang telah diresepkan oleh dokter.

Penderita asma bronkial perlu mendapatkan obat jangka panjang yang berperan penting dalam mengendalikan kekambuhan asma setiap harinya.

Selain itu, obat herbal asma bronkial di atas juga tidak sepenuhnya aman walaupun terbuat dari bahan alami. Jadi, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum Anda menggunakannya untuk meredakan asma bronkial.