Minoxidil adalah obat untuk merangsang pertumbuhan rambut dan jenggot. Obat ini digunakan dengan cara dioleskan ke kulit kepala yang mengalami kebotakan.

Minoxidil (minoksidil) termasuk ke dalam golongan vasodilator, yaitu obat yang berfungsi melebarkan pembuluh darah agar aliran darah menjadi lancar. Obat ini tersedia dalam bentuk cairan obat luar yang dioleskan ke kulit.

minoxidil - Alodokter

Meski lebih sering digunakan untuk menumbuhkan rambut di kepala, minoksidil dapat dimanfaatkan sebagai penumbuh jenggot dan kumis, tapi harus disertai dengan petunjuk dokter.

Merek dagang minoxidil: Regrou, Regrou Forte, Hage, Eminox, Aloxid

Apa Itu Minoxidil?

Golongan Vasodilator
Kategori Obat resep
Manfaat Merangsang pertumbuhan rambut.
Digunakan oleh Dewasa
Minoxidil untuk ibu hamil dan menyusui Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Belum diketahui apakah minoksidil dapat terserap ke dalam ASI atau tidak. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.
Bentuk obat Cairan obat luar

Peringatan Sebelum Menggunakan Minoxidil

  • Sebelum menggunakan obat ini, beri tahu dokter bila Anda memiliki alergi pada makanan, obat, maupun bahan lain yang terkandung dalam obat ini.
  • Jangan menggunakan obat ini bila Anda memiliki eksim, psoriasis, dan luka di kulit kepala
  • Jangan menggunakan minoxidil di area mata, hidung dan mulut. Bila mengenai bagian ini, segera bilas dengan air.
  • Hati-hati menggunakan obat ini jika Anda menderita angina, serangan jantung, penyakit ginjal, atau penyakit hati.
  • Jangan menggunakan minoksidil bersamaan dengan produk perawatan kulit lain tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
  • Hindari pemakaian minoxidil jika terdapat luka atau iritasi di kulit kepala. Obat ini dapat terserap ke dalam tubuh dan menyebabkan efek samping berupa nyeri dada dan jantung berdebar.
  • Hentikan pemakaian minoxidil dan hubungi dokter jika rambut tetap tidak tumbuh setelah digunakan selama 4 bulan.

Dosis dan Aturan Pakai Minoxidil

Dosis minoksidil tergantung pada jenis kelamin penggunanya. Berikut adalah dosis minoxidil untuk mengatasi kebotakan berdasarkan jenis kelamin:

  • Pria: Minoxidil 2% atau 5%. Oleskan 1 ml ke kulit kepala yang botak sebanyak 2 kali sehari.
  • Wanita: Minoxidil 2%. Oleskan 1 ml ke kulit kepala yang botak sebanyak 2 kali sehari.

Cara Menggunakan Minoxidil dengan Benar

Gunakan minoxidil sesuai petunjuk pada kemasan obat, atau sesuai dosis dan anjuran dari dokter. Penggunaan minoxidil melebihi dosis yang dianjurkan tidak akan membuat rambut lebih cepat tumbuh, tetapi justru dapat meningkatkan risiko terjadinya efek samping.

Ikuti langkah-langkah berikut ini dalam menggunakan minoxidil:

  • Pastikan kulit kepala dan rambut bersih dan kering sebelum menggunakan minoxidil.
  • Oleskan minoxidil pada kulit kepala yang botak mulai dari bagian tengah.
  • Jangan keramas setidaknya sampai 4 jam setelah menggunakan minoxidil.
  • Jangan mengeringkan bagian kulit kepala yang diolesi minoxidil dengan pengering rambut. Biarkan kering dengan sendirinya.
  • Jangan menutup kulit kepala yang sudah diolesi minoxidil dengan perban atau plester. Biarkan kepala dalam kondisi terbuka.
  • Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan setelah menggunakan minoxidil.

Simpan minoxidil dalam suhu ruangan, serta jauhkan dari panas dan api karena obat ini mudah terbakar.

Gunakan minoxidil pada pagi dan malam hari. Bila lupa, segera lakukan jika jeda dengan jadwal penggunaan berikutnya belum terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Interaksi Minoxidil dengan Obat Lain

Penggunaan minoxidil bersamaan dengan obat oles (topikal) yang mengandung kortikosteroid atau retinoid dapat meningkatkan penyerapan minoxidil.

Efek Samping dan Bahaya Minoxidil

Minoxidil dapat menyebabkan sejumlah efek samping. Hentikan pengobatan dan periksakan ke dokter bila mengalami gejala berikut:

  • Rambut rontok pada 2-6 minggu setelah pengobatan.
  • Iritasi atau rasa terbakar di kulit kepala yang diolesi.
  • Kulit kering, gatal, atau kemerahan.
  • Berat badan naik dengan cepat.
  • Pembengkakan di tangan dan kaki.
  • Tumbuh rambut di wajah.
  • Pusing atau sakit kepala.
  • Jantung berdebar.
  • Nyeri dada.