Pasti Anda sudah sering melihat iklan produk minuman yang mengandung elektrolit di layar kaca. Dalam iklannya, produsen mengklaim minuman mengandung elektrolit bisa menggantikan cairan tubuh yang hilang, misalnya akibat kelelahan usai berolahraga.

Apa yang dimaksud dengan minuman elektrolit dan apa manfaatnya bagi tubuh? Elektrolit adalah mineral bermuatan listrik yang ada pada tubuh manusia. Elektrolit bisa ditemukan di dalam darah, keringat, air seni, dan cairan tubuh lainnya. Zat-zat yang disebut sebagai elektrolit, antara lain sodium, potasium, klorin, magnesium, kalsium, dan bikarbonat.

Minuman Elektrolit: Apa Manfaatnya untuk Tubuh? - Alodokter

Elektrolit memiliki peran yang sangat penting, seperti:

  • Memastikan saraf, otot, jantung, dan otak bekerja dengan normal
  • Membuang limbah sisa metabolisme dari dalam sel
  • Membawa nutrisi ke dalam sel
  • Menjaga keseimbangan tingkat asam/basa (pH) tubuh
  • Mengendalikan atau menyeimbangkan kadar air dalam tubuh

Kadar elektrolit di dalam tubuh perlu dijaga agar berada pada rentang normal, supaya fungsi-fungsi tersebut berjalan dengan normal. Perubahan kadar elektrolit dapat terjadi baik karena tubuh kekurangan cairan (dehidrasi), misalnya akibat muntah, diare, atau berkeringat berlebihan, maupun karena tubuh kelebihan cairan.

Ganti Cairan Tubuh dengan Minuman Elektrolit

Pada umumnya, air putih cukup untuk menggantikan cairan yang telah hilang dari tubuh melalui keringat saat berolahraga. Namun jika Anda berolahraga lebih dari satu jam, mengonsumsi minuman elektrolit lebih bermanfaat dalam memulihkan kembali kadar air serta elektrolit dalam tubuh.

Saat terjadi kekurangan elektrolit, diperlukan minuman yang mengandung elektrolit agar kadarnya di dalam tubuh bisa kembali normal, sekaligus juga memulihkan energi. Beberapa produk minuman elektrolit mengandung sodium, potasium, dan karbohidrat yang dibutuhkan saat olahraga. Elektrolit dalam minuman tersebut dapat menggantikan elektrolit yang keluar dari keringat, sedangkan kandungan karbohidratnya akan memberi energi tambahan.

Oleh karena itu, minuman elektrolit diperlukan pada saat berolahraga, terutama olahraga dengan intensitas yang berat. Menurut penelitian, atlet yang mengonsumsi minuman elektrolit memiliki stamina lebih tinggi dan lebih gesit dibandingkan atlet yang tidak mengonsumsinya.

Anda bisa mendapatkan berbagai minuman elektrolit di pasaran. Minuman elektrolit yang telah terdaftar di BPOM RI aman untuk dikonsumsi selama mengikuti saran penggunaan.

Membuat Minuman Elektrolit Rumahan

Selain minuman elektrolit yang bisa dibeli secara bebas, Anda juga bisa mengonsumsi minuman elektrolit buatan sendiri. Minuman elektrolit buatan rumahan atau larutan oralit buatan sendiri terdiri dari 1 liter air putih, 6 sendok teh gula pasir, dan ½ sendok teh garam. Pastikan komposisinya sesuai dengan takaran tersebut. Sedikit variasi bisa membuat minuman ini tidak efektif, bahkan berdampak negatif bagi tubuh. Pada anak-anak, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi minuman elektrolit buatan sendiri.

Jika ragu dengan cara membuatnya sendiri, Anda dapat membeli oralit yang dijual di berbagai apotek dan mengikuti aturan pemakaiannya. Biasanya oralit yang dijual dan dikemas dalam bentuk sachet, perlu dicampurkan dengan takaran air tertentu.

Sebaiknya konsultasikan kepada dokter apabila Anda ingin mengonsumsi minuman elektrolit saat sedang diare. Saat terkena diare terutama jika telah mengalami dehidrasi, dokter akan mengatur pemberian cairan elektrolit dengan dosis yang sesuai untuk menggantikan cairan dan elektrolit tubuh yang hilang.