Banyak masyarakat Asia yang telah memanfaatkan minyak wijen untuk memasak. Selain memiliki aroma dan rasa yang khas, ternyata minyak wijen juga memiliki manfaat bagi kesehatan dan kecantikan.

Minyak wijen adalah minyak nabati yang berasal dari ekstrak biji wijen. Minyak yang tersohor dengan julukan “queen of the oilseed” karena daya tahannya yang tinggi terhadap oksidasi ini, dipercaya dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan dan kecantikan kulit.

Manfaat Minyak Wijen untuk Kesehatan dan Kecantikan - Alodokter

Minyak wijen mengandung asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang di dalamnya terkandung asam oleat, asam palmitat, dan asam linoleat. Minyak ini juga mengandung vitamin E, vitamin K, dan dua bentuk antioksidan yang disebut sesamin dan sesamol. Kandungan lemak jenuh pada minyak wijen juga tergolong rendah.

Manfaat Minyak Wijen untuk Kesehatan

Pemakaian minyak wijen sebagai bahan alternatif yang sudah lama dilakukan oleh masyarakat Asia bukan tanpa alasan. Beberapa manfaat minyak wijen untuk kesehatan terangkum di bawah ini, yaitu:

  • Menurunkan tekanan darah tinggi

Manfaat minyak wijen diyakini dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Hal ini didasari alasan bahwa minyak tersebut kaya akan lemak tak jenuh ganda yang baik untuk memangkas kadar kolesterol.

Selain itu, minyak wijen juga mengandung dua bahan kimia yang memiliki karakteristik unik, yaitu sesamol dan sesamin. Keduanya memiliki sifat antioksidan yang kuat. Menurut ahli yang meneliti hal ini, efek dari kedua antioksidan tersebut juga diduga turut berperan pada penurunan tekanan darah karena membantu merelaksasi pembuluh darah.

  • Baik untuk kesehatan jantung

Lemak tidak selamanya jahat. Beberapa jenis lemak dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan energi, mendukung pertumbuhan sel, dan melindungi organ-organ tubuh. Selain itu, lemak juga berguna dalam membantu penyerapan nutrisi, pembentukan hormon, dan membantu tubuh tetap hangat. Permasalahannya adalah banyak orang tidak paham sumber-sumber lemak yang sehat.

Minyak wijen sendiri dikategorikan sebagai salah satu minyak goreng yang bermanfaat baik untuk kesehatan jantung. Penelitian berskala kecil menunjukkan bahwa rutin mengonsumsi minyak wijen dapat mengurangi risiko pembentukan sumbatan pembuluh darah jantung, namun penelitian klinis lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan hal ini.

  • Mendukung penyembuhan luka

Manfaat minyak wijen juga dapat diaplikasikan untuk penyembuhan luka, termasuk luka bakar ringan. Kandungan antioksidan, antiradang, dan antimikroba di dalamnya dapat membantu proses pemulihan luka.

Penelitian menunjukkan bahwa pemakaian minyak wijen juga dapat mengurangi nyeri saat terjadi luka atau peradangan, menghambat efek penuaan kulit, hingga mengurangi risiko terkena kanker kulit.

Sayangnya penelitian klinis untuk mendukung hal ini masih belum menunjukkan data yang konsisten, sehingga pemakaian minyak wijen untuk mengobati masalah kulit selain luka, masih diragukan.

Manfaat Minyak Wijen untuk Kecantikan

Manfaat minyak wijen untuk kecantikan juga tak lepas dari komponen nutrisi yang terkandung di dalamnya. Selain untuk pengobatan dan diet, minyak wijen juga diproduksi dan dikemas menjadi berbagai produk kecantikan, mulai dari pelembut kulit hingga sabun. Berikut beberapa manfaatnya:

  • Minyak wijen dapat dimanfaatkan sebagai minyak pijat, lantaran sifat pelembapnya yang baik untuk kulit.
  • Minyak wijen bersifat antibakteri yang dapat memerangi kuman yang kerap menyerang kulit, seperti Staphylococcus dan Streptococcus, serta jamur kulit yang menyebabkan kutu air atau tinea pedis.
  • Melindungi kulit dari radiasi sinar ultraviolet.
  • Minyak wijen, khususnya yang terbuat dari wijen hitam, dapat digunakan untuk menghitamkan rambut.

Apakah Ada Kemungkinan Alergi akibat Minyak Wijen?

Selain berbagai manfaat minyak wijen di atas, pemakaian minyak ini disarankan lebih berhati-hati. Minyak ini mungkin dapat menyebabkan munculnya reaksi alergi ringan, seperti gatal-gatal dan ruam, hingga reaksi alergi yang berat atau reaksi anafilaksis.

Reaksi anafilaksis terjadi saat sistem imun tubuh melepaskan zat pembentuk kekebalan tubuh yang dapat menyebabkan tekanan darah turun drastis (syok) dan saluran udara menyempit. Penderitanya akan mengalami sesak napas, yang bisa berujung pada kematian.

Jika hendak menggunakan minyak wijen untuk keperluan kesehatan maupun kecantikan, pastikan melakukan tes alergi terlebih dahulu. Oleskan sedikit minyak wijen pada kulit untuk melihat reaksi alami tubuh terhadap minyak ini. Jika muncul reaksi alergi, maka tidak disarankan untuk menggunakan minyak wijen, baik untuk dioleskan maupun untuk dikonsumsi.