Murphy's sign adalah pemeriksaan fisik sederhana yang dilakukan dokter untuk membantu mendeteksi gangguan pada kantong empedu. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan saat seseorang mengalami keluhan nyeri di perut kanan atas. Dengan pemeriksaan ini, dokter bisa mendapatkan petunjuk awal mengenai keluhan yang dirasakan.
Pada kondisi nyeri perut kanan atas, Murphy's sign sering menjadi bagian dari pemeriksaan awal di klinik, instalasi gawat darurat (IGD), maupun rumah sakit. Pemeriksaan ini membantu dokter menentukan arah pemeriksaan lanjutan yang paling sesuai berdasarkan respons nyeri yang muncul saat pemeriksaan dilakukan.

Murphy’s Sign dan Fungsinya
Sebagaimana sudah dijelaskan sebelumnya, Murphy's sign biasanya dilakukan saat seseorang mengeluhkan nyeri di bagian perut kanan atas, terutama bila nyeri terasa bertambah saat menarik napas, disertai mual, muntah, atau demam.
Berikut ini adalah beberapa fungsi murphy’s sign yang perlu Anda ketahui:
1. Membantu mendeteksi masalah pada kantong empedu
Murphy's sign berfungsi sebagai cara cepat bagi dokter untuk menilai apakah nyeri perut kanan atas berasal dari kantong empedu atau bukan. Pemeriksaan ini sering dilakukan saat keluhan baru muncul dan belum jelas penyebabnya.
Dengan menekan area tertentu lalu meminta pasien menarik napas dalam, dokter dapat melihat reaksi nyeri yang khas. Respons ini memberi petunjuk awal adanya peradangan, sehingga pemeriksaan lanjutan bisa segera dipertimbangkan.
2. Membantu diagnosis kolesistitis
Fungsi penting Murphy's sign lainnya adalah membantu diagnosis kolesistitis, yaitu kondisi radang kantong empedu yang bisa menimbulkan nyeri hebat. Jika pasien menderita kolesistitis, akan muncul nyeri di area yang ditekan saat ia menarik napas lebih dalam.
Meski tidak langsung memastikan diagnosis, Murphy's sign membantu dokter lebih waspada. Dengan begitu, penanganan dan pemeriksaan tambahan dapat dilakukan lebih cepat sebelum keluhan bertambah berat.
3. Membedakan nyeri empedu dari penyebab lain
Nyeri perut kanan atas bisa berasal dari berbagai organ, seperti hati, lambung, atau otot dinding perut. Murphy's sign berfungsi membantu mempersempit kemungkinan sumber nyeri tersebut.
Jika nyeri muncul jelas saat pemeriksaan ini dilakukan, dokter dapat lebih mempertimbangkan gangguan kantong empedu. Hal ini memudahkan penentuan arah pemeriksaan berikutnya.
4. Menentukan kebutuhan pemeriksaan lanjutan
Murphy's sign juga berfungsi sebagai dasar pertimbangan apakah pasien perlu menjalani pemeriksaan tambahan, seperti USG perut atau tes darah. Hasilnya membantu dokter menyusun langkah selanjutnya.
Namun, Murphy's sign tidak berdiri sendiri. Dokter tetap akan menilai keluhan, hasil pemeriksaan fisik lain, dan kondisi umum pasien sebelum menentukan diagnosis dan penanganan.
Murphy's Sign dan Prosedurnya
Tidak ada persiapan khusus yang perlu Anda lakukan sebelum pemeriksaan Murphy's sign dilakukan. Namun, sebaiknya Anda berada dalam kondisi rileks dan memberi tahu dokter bila sedang merasakan nyeri perut yang cukup kuat agar pemeriksaan bisa dilakukan dengan lebih hati-hati.
Berikut ini adalah langkah-langkah prosedur Murphy's sign yang biasanya dilakukan dokter:
- Anda akan diminta berbaring telentang di atas tempat pemeriksaan dengan posisi yang nyaman.
- Dokter kemudian menekan perlahan bagian perut kanan atas, tepat di bawah tulang iga, untuk menilai adanya nyeri tekan.
- Setelah itu, Anda akan diminta menarik napas dalam secara perlahan. Pada kondisi tertentu, nyeri bisa muncul atau bertambah saat menarik napas.
- Jika nyeri terasa cukup kuat hingga napas refleks terhenti, kondisi ini disebut sebagai Murphy's sign positif dan menjadi petunjuk adanya gangguan pada kantong empedu.
Bila Murphy's sign menunjukkan hasil positif, dokter umumnya akan mempertimbangkan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebabnya. Sementara itu, hasil negatif tidak serta-merta menyingkirkan masalah, sehingga dokter tetap perlu menelusuri kemungkinan gangguan lain yang bisa menimbulkan nyeri di area tersebut.
Secara umum, pemeriksaan Murphy's sign aman dilakukan. Namun, pada kondisi peradangan yang cukup berat, pemeriksaan ini bisa terasa tidak nyaman. Karena itu, dokter akan melakukannya dengan hati-hati agar Anda tetap merasa tenang selama pemeriksaan.
Murphy's sign berperan sebagai langkah awal yang penting dalam menilai nyeri perut kanan atas. Meski begitu, hasil pemeriksaan ini sebaiknya dilihat sebagai bagian dari keseluruhan evaluasi medis, bukan satu-satunya penentu diagnosis.
Bila keluhan nyeri perut kanan atas terasa menetap atau makin mengganggu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan yang sesuai, termasuk penilaian melalui Murphy's sign bila diperlukan. Untuk konsultasi awal, Anda bisa melakukannya melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER.