Neo Adiar adalah obat untuk mengatasi diare pada orang dewasa dan remaja. Obat ini juga bisa digunakan sebagai salah satu terapi pendukung dalam penanganan tukak lambung akibat infeksi Helicobacter pylori. Neo Adiar mengandung bahan aktif bismuth subsalicylate 187,125 mg.
Kandungan bismuth subsalicylate dalam Neo Adiar membantu menghambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan diare maupun tukak lambung. Saat digunakan untuk mengatasi diare, obat ini juga dapat meredakan peradangan serta membantu mengurangi kehilangan cairan dan elektrolit dari tubuh.

Dalam pengobatan tukak lambung, Neo Adiar harus dikombinasikan dengan antibiotik, seperti metronidazole dan tetracycline. Obat ini dapat meningkatkan produksi lendir pelindung lambung dan menetralkan asam lambung sehingga mendukung penyembuhan luka pada lambung.
Apa Itu Neo Adiar
| Bahan aktif | Bismuth subsalicylate |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Obat diare |
| Manfaat | Mengatasi diare dan tukak lambung |
| Dikonsumsi oleh | Dewasa dan anak usia 12 tahun ke atas |
| Neo Adiar untuk ibu hamil |
Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. |
| Kategori D (pada trimester ketiga): Ada bukti bahwa kandungan obat berisiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh mungkin lebih besar daripada risikonya, misalnya untuk mengatasi situasi yang mengancam nyawa. | |
| Neo Adiar untuk ibu menyusui | Neo Adiar tidak menimbulkan efek samping serius bagi bayi. Namun, ibu menyusui tetap harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. |
| Bentuk obat | Kaplet salut selaput |
Peringatan sebelum Menggunakan Neo Adiar
Meski bisa dibeli bebas tanpa resep dokter, Neo Adiar tidak boleh digunakan secara sembarangan. Sebelum mengonsumsi obat ini, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
- Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Neo Adiar tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang alergi terhadap bismuth subsalicylate, aspirin, atau obat golongan OAINS.
- Jangan gunakan obat ini jika Anda mengalami diare yang berdarah (disentri).
- Informasikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang menderita asam urat, penyakit von Willebrand, penyakit ginjal, hemofilia, atau kelainan darah lain.
- Jangan memberikan Neo Adiar kepada anak-anak tanpa persetujuan dokter karena mungkin bisa menyebabkan sindrom Reye.
- Beri tahu dokter bahwa Anda sedang mengonsumsi Neo Adiar sebelum menjalani pemeriksaan laboratorium atau radiologi.
- Konsultasikan dengan dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi interaksi obat.
- Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan obat ini jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.
- Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat setelah mengonsumsi Neo Adiar.
Dosis dan Aturan Pakai Neo Adiar
Berikut ini adalah dosis umum penggunaan Neo Adiar berdasarkan usia pasien:
- Dewasa: 2 kaplet salut selaput. Dosis dapat diulang tiap 30-60 menit dengan dosis maksimal 8 kaplet per hari.
- Anak usia 9–12 tahun: 1 kaplet salut selaput. Dosis dapat diulang tiap 30-60 menit dengan dosis maksimal 8 kaplet per hari.
Cara Menggunakan Neo Adiar dengan Benar
Bacalah aturan pakai pada kemasan sebelum mengonsumsi Neo Adiar atau ikuti anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.
Berikut ini adalah cara mengonsumsi Neo Adiar dengan benar:
- Minumlah Neo Adiar sebelum atau sesudah makan. Telan obat secara utuh dengan bantuan segelas air.
- Perbanyak minum banyak air putih bila menggunakan obat ini untuk mengatasi diare. Hindari konsumsi buah, sayur, gorengan, makanan pedas, permen, kafein, atau minuman beralkohol karena dapat memperburuk diare.
- Konsumsilah Neo Adiar pada waktu yang sama setiap harinya agar efek pengobatan optimal. Jika Anda lupa, segera minum obat ini begitu teringat. Namun, bila waktu minum obat berikutnya sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.
- Bagi penderita tukak lambung, lakukan kontrol rutin ke dokter untuk memantau respons tubuh terhadap obat.
- Beri tahu dokter jika diare tidak membaik setelah 2 hari mengonsumsi obat secara teratur.
- Simpan Neo Adiar di tempat bersuhu ruangan dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Neo Adiar dengan Obat Lain
Berikut ini adalah efek interaksi antarobat yang dapat terjadi jika Neo Adiar digunakan bersama obat lain:
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping jika digunakan dengan obat pereda nyeri, seperti ibuprofen atau naproxen
- Penurunan efek doxycycline atau tetracycline jika dikonsumsi secara bersamaan atau dalam waktu dekat
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping methotrexate
- Peningkatan risiko terjadinya perdarahan jika digunakan dengan obat pengencer darah, seperti clopidogrel atau warfarin
- Peningkatan risiko terjadinya overdosis jika digunakan dengan obat yang mengandung salisilat, seperti aspirin
Untuk mencegah terjadinya efek interaksi yang tidak diinginkan, konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan Neo Adiar bersama obat lain.
Dalam pengobatan tukak lambung, pastikan untuk memberi jarak setidaknya 2 jam antara Neo Adiar dengan tetracyline.
Efek Samping dan Bahaya Neo Adiar
Efek samping yang paling sering terjadi setelah menggunakan obat dengan kandungan bismuth subsalicylate, seperti Neo Adiar, adalah berubahnya warna tinja atau lidah menjadi kehitaman. Lakukan pemeriksaan ke dokter jika keluhan tersebut tidak kunjung mereda.
Segera cari pertolongan medis jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius berikut ini:
- BAB berdarah atau berwarna hitam
- Muntah berwarna hitam
- Sakit perut yang parah
- Telinga berdenging atau tuli mendadak