Novagyl adalah adalah obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri di berbagai bagian tubuh. Selain itu, obat ini juga bisa digunakan untuk menangani infeksi akibat parasit. Novagyl mengandung bahan aktif metronidazole.
Metronidazole dalam Novagyl bekerja dengan cara menghambat pembentukan protein penting yang dibutuhkan untuk pertumbuhan bakteri dan parasit. Cara kerja tersebut dapat membasmi bakteri dan parasit sehingga infeksi bisa teratasi.

Perlu diketahui bahwa Novagyl tidak efektif untuk mengatasi infeksi akibat virus, seperti flu. Penggunaan Novagyl yang tidak sesuai anjuran dapat membuat bakteri atau parasit menjadi kebal terhadap obat sehingga pengobatan menjadi lebih sulit.
Produk Novagyl
Novagyl hadir dalam 2 bentuk sediaan, yaitu:
- Novagyl 500 mg tablet, yang berbahan aktif 500 mg metronidazole per tablet
- Novagyl suspensi, dengan kandungan 125 mg metronidazole tiap 5 ml
Apa Itu Novagyl
| Bahan aktif | Metronidazole |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Antibiotik golongan nitromidazole |
| Manfaat | Mengobati infeksi bakteri dan infeksi parasit |
| Digunakan oleh | Dewasa dan anak-anak |
| Novagyl untuk ibu hamil | Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. Jika Anda sedang hamil, konsultasikan dengan dokter terkait penggunaan obat ini. |
| Novagyl hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. Penggunaan obat ini pada ibu hamil harus sesuai dengan anjuran dokter. | |
| Novagyl untuk ibu menyusui | Novagyl umumnya aman digunakan oleh ibu menyusui selama digunakan sesuai anjuran dokter. |
| Bentuk obat | Tablet dan suspensi |
Peringatan sebelum Menggunakan Novagyl
Hal-hal penting yang perlu diperhatikan sebelum menjalani pengobatan dengan Novagyl adalah sebagai berikut:
- Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang dimiliki. Novagyl tidak boleh dikonsumsi oleh individu yang alergi terhadap metronidazole atau antibiotik golongan nitroimidazole lainnya.
- Informasikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang menderita neuropati perifer, gangguan irama jantung, penyakit Crohn, kejang, meningitis, penyakit liver, ensefalopati, infeksi jamur di mulut maupun vagina, atau kelainan darah.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen atau produk herbal. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi terjadinya interaksi antarobat.
- Bicarakan dengan dokter perihal penggunaan Novagyl jika Anda memiliki riwayat penyakit ginjal atau sedang menjalani cuci darah.
- Pastikan untuk memberi tahu dokter mengenai konsumsi Novagyl jika Anda direncanakan untuk menjalani vaksinasi.
- Diskusikan dengan dokter terkait penggunaan Novagyl jika Anda sedang hamil, menyusui, mungkin hamil, atau merencanakan kehamilan.
- Hindari konsumsi minuman beralkohol atau makanan maupun obat yang mengandung propylene glycol selama menggunakan Novagyl dan setidaknya sampai 3 hari setelah dosis Novagyl terakhir.
- Jangan langsung mengemudi atau melakukan aktivitas lain yang memerlukan kewaspadaan setelah mengonsumsi Novagyl. Obat ini dapat menyebabkan kantuk. Pastikan Anda benar-benar prima sebelum beraktivitas kembali.
- Segera ke dokter jika muncul reaksi alergi atau efek samping serius setelah menggunakan Novagyl.
Dosis dan Aturan Pakai Novagyl
Berikut ini adalah dosis umum penggunaan Novagyl berdasarkan kondisi dan usia pasien:
Kondisi: Vaginosis bakterialis
- Dewasa: 400–500 mg, 2 kali sehari selama 5–7 hari. Dosis alternatif 2.000 mg per hari sebagai dosis tunggal.
Kondisi: Infeksi bakteri anaerob, misalnya abses
- Dosis: Dosis awal 800 mg per hari. Setelah itu, dosisnya adalah 400 mg, 3 kali sehari selama 7 hari.
- Anak-anak: Dosis akan ditentukan oleh dokter berdasarkan berat badan anak.
Kondisi: Infeksi Helicobacter pylori yang berhubungan dengan penyakit tukak lambung
- Dosis: 400 mg, 2 kali sehari, dikombinasikan dengan obat proton pump inhibitor atau antibiotik lain. Obat ini juga bisa dikombinasikan dengan omeprazole dan amoxicillin.
- Anak-anak: Dosis akan ditentukan oleh dokter berdasarkan berat badan anak.
Kondisi: Amebiasis
- Dewasa dan anak usia >10 tahun: Dosis 400–800 mg, 3 kali sehari selama 5–10 hari.
- Anak usia 1–3 tahun: 100–200 mg, 3 kali sehari.
- Anak usia 3–7 tahun: 100–200 mg, 4 kali sehari.
- Anak usia 7–10 tahun: 200–400 mg, 3 kali sehari.
Kondisi: Giardiasis
- Dewasa dan anak usia ≥10 tahun: Dosis 2.000 mg, 1 kali sehari selama 3 hari. Dosis juga bisa diberikan sebanyak 400 mg, 3 kali sehari selama 5 hari atau 500 mg, 2 kali sehari selama 7–10 hari.
- Anak usia 1–2 tahun: 500 mg, 1 kali sehari selama 3 hari.
- Anak usia 3–6 tahun: 600–800 mg, 1 kali sehari selama 3 hari.
- Anak usia 7–9 tahun: 1000 mg, 1 kali sehari selama 3 hari
Kondisi: Gingivitis ulseratif akut
- Dewasa dan anak usia ≥10 tahun: 200 mg, 3 kali sehari selama 3 hari.
- Anak usia 1–2 tahun: 50 mg, 3 kali sehari selama 3 hari.
- Anak usia 3–6 tahun: 100 mg, 2 kali sehari selama 3 hari.
- Anak usia 7–9 tahun: 100 mg, 3 kali sehari selama 3 hari.
Kondisi: Trikomoniasis
- Dewasa: 200 mg, 3 kali sehari selama 7 hari. Dosis alternatif 2.000 mg sebagai dosis tunggal.
- Anak-anak: Dosis akan ditentukan oleh dokter berdasarkan berat badan anak.
Kondisi: Ulkus kulit (luka borok)
- Dewasa dan anak usia ≥10 tahun: 400 mg, 3 kali sehari selama 7 hari.
Kondisi: Infeksi gigi akut
- Dewasa dan anak usia >10 tahun: 200 mg, 3 kali sehari selama 3–7 hari.
Cara Menggunakan Novagyl dengan Benar
Gunakan Novagyl sesuai anjuran dokter dan bacalah petunjuk pada kemasan obat. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari Novagyl, pastikan Anda mengetahui cara penggunaannya yang benar, seperti berikut:
- Novagyl bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Namun, bila perut terasa tidak nyaman, minumlah obat ini setelah makan. Telan tablet obat secara utuh dengan bantuan air putih.
- Bila diresepkan Novagyl suspensi, kocok botol sebelum obat dikonsumsi. Gunakan sendok takar yang disertakan dalam kemasan supaya dosisnya akurat.
- Apabila sedang menyusui, hentikan sementara pemberian ASI selama 48 jam setelah dosis terakhir dan konsultasikan alternatif pemberian ASI atau susu formula.
- Jika Anda lupa menggunakan Novagyl, segera minum obat ini begitu teringat. Namun, bila waktu minum obat berikutnya sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
- Jangan hentikan penggunaan Novagyl secara tiba-tiba, meski sudah merasa membaik, kecuali dokter menyarankan lain.
- Periksakan diri sesuai jadwal yang ditentukan oleh dokter agar kondisi dan efek obat bisa dipantau. Selama pengobatan, Anda mungkin diminta menjalani tes darah atau fungsi hati.
- Simpan Novagyl di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
- Jangan menggunakan Novagyl yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Obat sediaan suspensi tidak boleh digunakan lebih dari 14 hari setelah kemasannya dibuka.
Interaksi Novagyl dengan Obat Lain
Penggunaan Novagyl dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan interaksi obat. Efek interaksi yang perlu diperhatikan antara lain:
- Peningkatan efek kardiotoksik atau hipotensi bila digunakan dengan beberapa obat jantung atau obat tekanan darah tinggi
- Peningkatan risiko keracunan lithium yang dapat menyebabkan mual, tremor, atau gangguan ginjal jika digunakan bersama dengan lithium atau antipsikotik
- Peningkatan risiko gangguan hati atau saraf jika digunakan dengan obat malaria, HIV, atau obat infeksi lainnya
- Penurunan efektivitas kontrasepsi hormonal
- Peningkatan risiko efek samping, seperti kejang atau sindrom serotonin, jika digunakan bersama antidepresan, misalnya escitalopram
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping Novagyl jika digunakan bersamaan dengan obat-obatan yang menghambat enzim hati, seperti cimetidine
- Peningkatan risiko kerusakan sumsum tulang atau sistem kekebalan tubuh jika digunakan bersama dengan busulfan atau obat kanker lainnya
Selalu konsultasikan ke dokter bila hendak menggunakan Novagyl bersama obat, suplemen, atau produk herbal tertentu.
Efek Samping dan Bahaya Novagyl
Penggunaan Novagyl mungkin dapat menimbulkan beberapa efek samping, seperti:
- Sakit kepala atau pusing
- Mual atau muntah
- Nyeri perut
- Diare
- Rasa logam pada mulut
Konsultasikan diri Anda ke dokter bila keluhan dan efek samping di atas tidak kunjung mereda atau malah memburuk. Agar lebih mudah, Anda bisa menggunakan fitur Chat Bersama Dokter atau buat janji konsultasi dengan dokter.
Meskipun jarang terjadi, Novagyl dapat menimbulkan efek samping serius berupa:
- Reaksi alergi, seperti ruam, gatal-gatal, wajah bengkak, atau sesak napas
- Gangguan saraf, misalnya kesemutan, mati rasa, atau tubuh terasa sulit dikendalikan
- Masalah pada liver, yang ditandai dengan kulit atau mata yang menguning, serta nyeri di perut bagian kanan atas
- Gangguan keseimbangan, mudah bingung, sulit bicara, atau kehilangan koordinasi tubuh.
- Infeksi serius pada otak atau selaput otak, gejalanya meliputi demam, leher kaku atau nyeri, peka terhadap cahaya, sakit kepala hebat, mual, muntah, atau linglung
- Gangguan irama jantung, seperti detak jantung yang sangat cepat atau tidak teratur, nyeri dada, sesak napas, atau merasa hampir pingsan
- Diare berat disertai demam atau darah pada tinja
- Nyeri mendadak pada mata atau perubahan penglihatan
- Keputihan tidak biasa, misalnya disertai gatal, bau tidak sedap, atau perubahan warna
Jika keluhan tersebut terjadi, segera periksakan diri ke dokter atau pergi ke IGD terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis secepatnya.