Nutri Level mulai diterapkan pada setiap kemasan makanan dan minuman siap konsumsi di Indonesia. Sistem label gizi ini hadir untuk membantu Anda menjaga asupan nutrisi, mengurangi risiko penyakit, serta memberikan perlindungan yang lebih baik untuk kesehatan tubuh.
Sistem Nutri Level menjadi langkah strategis pemerintah dalam membiasakan masyarakat hidup sehat. Melalui kombinasi warna dan skor angka, Nutri Level memberikan gambaran jelas tentang kadar gula, lemak, dan natrium (garam) pada produk siap konsumsi.

Label ini sudah wajib dicantumkan pada produk minuman berpemanis mulai tahun 2024. Semakin memahami Nutri Level, semakin mudah pula Anda menjadi konsumen yang cermat dan berdaya.
Pengertian dan Cara Kerja Nutri Level
Nutri Level adalah sistem label gizi berbasis warna dan angka yang dicantumkan pada kemasan makanan dan minuman siap konsumsi di Indonesia.
Dengan Nutri Level, Anda bisa langsung melihat seberapa tinggi kandungan gula, lemak, dan natrium dalam setiap porsi produk yang Anda beli, sehingga lebih mudah memilih produk yang sehat sesuai kebutuhan keluarga.
Berikut penjelasan lebih detail mengenai setiap komponen utama Nutri Level:
1. Warna dan huruf penanda
Pada label Nutri Level, Anda akan menemukan kotak berwarna dengan huruf khusus. Warna pada label menggambarkan tingkat kandungan zat gizi, di antaranya hijau menandakan kadar rendah (aman untuk dikonsumsi lebih sering), kuning menunjukkan kadar sedang (sebaiknya dibatasi), dan merah berarti kandungan sangat tinggi (lebih baik dihindari atau hanya dikonsumsi sesekali).
Sementara huruf yang tertera ialah G untuk gula (glukosa/sukrosa), L untuk lemak, dan N untuk natrium (garam). Kombinasi warna dan huruf ini dirancang agar mudah terbaca, bahkan saat Anda belanja terburu-buru di toko.
2. Skor angka
Setiap unsur gizi pada Nutri Level diberi nilai atau skor angka, mulai dari 1 hingga 4. Angka 1 menandakan kandungan paling rendah, sedangkan angka 4 berarti kandungan sangat tinggi. Misalnya, jika gula pada minuman diberi skor 4, tandanya kadar gula dalam satu porsi sangat tinggi dibanding asupan harian yang dianjurkan, sehingga perlu waspada atau membatasi konsumsinya.
Skor angka ini ditetapkan berdasarkan standar kesehatan nasional dan internasional, agar Anda bisa membandingkan produk dengan cara yang sangat praktis. Semakin kecil skornya, semakin baik untuk rutin dikonsumsi.
3. Informasi per sajian
Nutri Level selalu menyertakan informasi berapa gram gula, lemak, dan natrium dalam satu sajian produk. Informasi ini biasanya tertulis jelas di sisi label, sehingga Anda bisa langsung mengecek dan membandingkan jumlah kandungan sesuai dengan kebutuhan harian Anda dan keluarga.
Misalnya, jika tertulis “Gula: 18 gram per sajian”, Anda dapat menyesuaikan dengan rekomendasi maksimal asupan harian. Data ini sangat bermanfaat terutama bagi lansia, penderita diabetes, atau individu yang menghitung asupan nutrisi dengan ketat.
4. Peringatan konsumsi berlebih
Jika suatu produk memiliki kandungan gula, lemak, atau natrium yang tinggi (ditandai angka 4 atau warna merah), Nutri Level akan menyertakan kalimat peringatan di kemasan.
Contohnya, “Terlalu banyak gula dapat meningkatkan risiko terjadinya diabetes” atau “Konsumsi lemak berlebih dapat menyebabkan obesitas.” Peringatan ini berfungsi sebagai edukasi, mengingatkan Anda akan bahaya konsumsi berlebihan, sekaligus menjadi panduan tambahan saat memilih produk bagi anak atau anggota keluarga dengan riwayat penyakit tertentu.
5. Diterapkan untuk produk siap konsumsi
Penerapan Nutri Level difokuskan pada produk makanan dan minuman siap konsumsi, khususnya minuman berpemanis dalam kemasan, camilan, dan makanan siap saji. Dengan adanya Nutri Level, konsumen Indonesia diharapkan bisa lebih teliti saat membeli produk, mendukung pola makan sehat sejak dini, dan menurunkan risiko penyakit tidak menular secara nasional.
Manfaat Nutri Level
Membaca dan memahami Nutri Level pada kemasan memberikan banyak manfaat, di antaranya:
1. Memilih produk lebih sehat
Dengan membandingkan warna dan skor antarproduk yang serupa, Anda bisa dengan mudah memilih makanan atau minuman yang kandungan gula, lemak, dan natriumnya paling rendah. Hal ini sangat membantu ketika harus memutuskan produk pilihan dengan cepat di toko atau saat berbelanja untuk kebutuhan keluarga sehari-hari.
2. Menurunkan risiko terjadinya penyakit kronis
Mengurangi asupan gula, lemak, dan natrium berdasarkan informasi di Nutri Level dapat membantu Anda dan keluarga menghindari penyakit kronis, seperti diabetes, hipertensi, obesitas, serta penyakit jantung. Cara ini sangat efektif untuk mengawal pola makan sehat tanpa perlu menghitung kandungan nutrisi secara rumit.
3. Meningkatkan kesadaran dan edukasi gizi
Membiasakan diri membaca Nutri Level setiap kali berbelanja akan melatih Anda dan anggota keluarga untuk peduli pada komposisi gizi makanan sehari-hari. Kebiasaan ini juga membangun budaya hidup sehat dan cermat dalam memilih produk konsumsi.
4. Mendukung program kesehatan nasional
Dengan memilih produk berdasarkan Nutri Level, Anda ikut serta dalam upaya kolektif menurunkan angka penyakit tidak menular di masyarakat Indonesia. Semakin banyak konsumen yang sadar, semakin besar peluang menciptakan generasi sehat dan produktif.
Nutri Level hadir untuk membantu Anda menjadi konsumen cerdas yang lebih peduli pada kesehatan. Jika Anda atau keluarga memiliki kondisi khusus, seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung, konsultasikan pilihan makanan dan minuman kepada dokter terlebih dahulu. Untuk saran pola makan sehat sesuai kebutuhan, gunakan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER agar mendapat jawaban langsung dari tenaga medis profesional.