Obat keracunan makanan dapat membantu meredakan mual, muntah, diare, dan kram perut akibat makanan atau minuman yang terkontaminasi. Dengan memilih obat keracunan makanan yang tepat, pemulihan bisa berlangsung lebih cepat sehingga tubuh bisa nyaman kembali.
Keracunan makanan dapat terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, virus, parasit, atau racun tertentu. Gejalanya bisa muncul beberapa jam setelah makan, dan umumnya membaik dalam 1–3 hari.

Gejala keracunan makanan bisa membuat perut terasa sangat tidak nyaman. Nah, untuk mengatasinya, obat keracunan makanan bisa menjadi pilihan yang praktis. Namun, dalam memilihnya, pastikan obat sudah aman dikonsumsi agar tidak malah menimbulkan efek samping lainnya.
Rekomendasi Obat Keracunan Makanan yang Ampuh
Obat keracunan makanan tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, atau serbuk yang dapat dilarutkan. Berikut ini adalah pilihan obat keracunan makanan yang ampuh untuk meredakan gejalanya:
Diagit

Harga mulai dari Rp51.250
Diagit merupakan obat keracunan makanan yang mengandung activated attapulgite dan pektin. Activated attapulgite bekerja menyerap toksin dan kuman di saluran cerna, sedangkan pektin mengentalkan feses sehingga frekuensi buang air besar dapat berkurang.
Dengan kombinasi kedua kandungan tersebut, diare dapat mereda dan membuat proses pencernaan lebih stabil. Selain itu, rasa tidak nyaman di perut pun akan berkurang.
Diagit tersedia dalam bentuk tablet. Penggunaan obat keracunan makanan untuk dewasa umumnya 1–2 tablet setiap kali buang air besar, dengan batas maksimal 6–8 tablet per hari.
Norit

Harga mulai dari Rp23.564
Norit bisa menjadi pilihan obat keracunan makanan karena mengandung karbon aktif yang mampu mengikat racun, gas, dan zat berbahaya di saluran cerna. Daya serap karbon aktif bisa mengurangi racun pemicu diare atau mual, sehingga keluhan pencernaan berangsur membaik.
Norit tersedia dalam bentuk tablet. Biasanya, obat keracunan makanan ini diminum 2–3 tablet, 3 kali sehari untuk orang dewasa, atau dapat diberikan lebih sering pada kondisi diare akut selama tidak melebihi dosis maksimal harian, yaitu 20 tablet sehari.
Lodia

Harga mulai dari Rp25.060
Lodia mengandung loperamide hydrochloride yang bekerja memperlambat pergerakan usus. Dengan gerakan usus yang lebih lambat, tubuh akan menyerap cairan dengan lebih efektif sehingga feses menjadi lebih padat dan frekuensi diare berkurang.
Karena kandungannya yang bisa membuat frekuensi diare berkurang, Lodia bisa menjadi obat keracunan makanan. Obat ini bisa mengontrol diare cair berulang, sehingga tubuh tidak kehilangan terlalu banyak cairan.
Lodia tersedia dalam bentuk kapsul. Dosis obat keracunan makanan ini umumnya 2 kapsul pada awal penggunaan, kemudian 1 kapsul setiap setelah buang air besar, dengan batas maksimal 8 kapsul per hari.
Imodium

Harga mulai dari RpRp115.710
Imodium merupakan obat keracunan makanan yang mengandung loperamide hydrochloride. Kandungan tersebut bekerja dengan menghambat gerakan usus. Dengan begitu, penyerapan cairan dalam tubuh lebih optimal dan feses menjadi lebih padat.
Imodium tersedia dalam bentuk tablet. Dosis penggunaan obat keracunan makanan ini umumnya 2 tablet pada awal konsumsi, kemudian 1 tablet setiap setelah buang air besar, dengan batas maksimal 8 tablet per hari.
Buscopan

Harga mulai dari Rp60.550
Buscopan mengandung hyoscine butylbromide yang bekerja melemaskan otot polos di saluran cerna. Dengan otot usus yang lebih rileks, kram dan nyeri perut yang sering muncul saat keracunan makanan dapat berkurang.
Buscopan memiliki efek antispasmodik yang langsung mengurangi kontraksi berlebihan pada usus. Hal ini membuat rasa perih, tegang, dan kram perut berangsur mereda.
Buscopan tersedia dalam bentuk tablet. Dosis untuk dewasa biasanya 1 tablet 3 kali sehari dan dapat digunakan hingga 4 kali sehari bila diperlukan.
Tay Pin San

Harga mulai dari Rp13.060
Tay Pin San mengandung vitex trifolia fructus, angelicae anomalia radix, dan elsholtzia splendens herba. Kombinasi bahan herbal ini telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk membantu meredakan mual, perut kembung, dan rasa tidak nyaman akibat gangguan pencernaan.
Obat keracunan makanan ini tersedia dalam bentuk serbuk yang dilarutkan sebelum diminum. Takaran umum dewasa adalah 1 sachet sekali minum, 1–2 kali per hari sesuai kebutuhan.
Oralit Sachet Rama

Harga mulai dari Rp2.649
Beli Oralit Sachet Rama di Aloshop
Oralit mengandung dextrose atau glucose anhydrous, natrium klorida, kalium klorida, dan trisodium citrate. Campuran elektrolit dan glukosa ini bisa menggantikan cairan dan mineral yang hilang dari tubuh akibat diare atau muntah.
Manfaat Oralit Sachet Rama sangat penting dalam mencegah dehidrasi pada keracunan makanan. Kandungan elektrolitnya bisa menyeimbangkan kembali cairan tubuh, sementara glukosa bisa memaksimalkan penyerapan air di usus.
Oralit tersedia dalam bentuk serbuk yang harus dilarutkan dalam air. Dosis untuk dewasa umumnya satu gelas larutan setiap kali mengalami diare atau muntah, dengan kebutuhan rata-rata 2–3 gelas per hari atau lebih sesuai tingkat kehilangan cairan.
Sebagian besar kasus keracunan makanan akan membaik dalam 1–3 hari dengan istirahat, minum air putih yang cukup, dan mengonsumsi obat keracunan makanan yang tepat.
Jika gejala tidak membaik dalam 2–3 hari, atau muncul tanda bahaya, seperti demam tinggi, muntah terus-menerus, BAB berdarah, atau tanda dehidrasi, segera Chat Bersama Dokter di aplikasi Alodokter untuk mendapatkan saran medis yang tepat.