Olahraga yang tidak boleh dilakukan saat haid penting untuk diketahui agar tubuh tetap nyaman dan keluhan menstruasi tidak semakin berat. Meski olahraga umumnya baik untuk kesehatan, ada beberapa jenis aktivitas yang justru bisa membuat kram bertambah, tubuh makin lelah, atau meningkatkan risiko cedera saat Anda sedang haid.

Pada masa haid, perubahan hormon bisa membuat energi menurun dan tubuh terasa lebih sensitif, sehingga ada jenis olahraga yang tidak boleh dilakukan saat haid. Oleh karena itu, memilih jenis olahraga yang tepat selama haid sangat penting, terutama jika Anda mengalami nyeri, lemas, atau perdarahan cukup banyak.

Olahraga yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Haid - Alodokter

Jenis Olahraga yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Haid

Secara umum, olahraga yang tidak boleh dilakukan saat haid adalah aktivitas dengan intensitas sangat tinggi, gerakan yang memberi tekanan pada perut, serta olahraga yang berisiko menyebabkan benturan. Dengan memahami hal ini, Anda tetap bisa bergerak aktif tanpa membuat kondisi tubuh semakin tidak nyaman.

Berikut ini adalah beberapa olahraga yang tidak boleh dilakukan saat haid atau sebaiknya dihindari:

1. Latihan kardio berat

Latihan seperti high intensity interval training (HIIT), lari jarak jauh, atau kardio tanpa jeda bisa membuat tubuh cepat lelah saat haid. Kondisi ini biasanya terjadi karena energi tubuh sedang menurun akibat perubahan hormon.

Selain itu, aktivitas intens seperti ini juga bisa memperparah kram perut. Supaya lebih nyaman, sebaiknya pilih olahraga dengan tempo lebih ringan dan tidak terlalu memaksakan tubuh.

2. Angkat beban berat

Mengangkat beban yang terlalu berat dapat memberi tekanan pada area perut bagian bawah. Hal ini bisa membuat nyeri haid terasa lebih kuat, terutama jika dilakukan saat tubuh sedang lemah.

Di samping itu, tekanan berlebih juga berisiko membuat perdarahan terasa lebih banyak. Agar lebih aman, Anda bisa mengurangi beban atau menunda latihan ini selama haid.

3. Gerakan perut berlebihan

Gerakan yang fokus pada otot perut, seperti crunches atau sit-up, bisa memicu tekanan langsung di area yang sedang sensitif. Akibatnya, perut bisa terasa makin tidak nyaman selama haid berlangsung.

Kram juga dapat terasa lebih intens jika latihan ini dilakukan berulang. Untuk itu, sebaiknya hindari dulu gerakan yang terlalu membebani otot perut.

4. Olahraga dengan risiko benturan

Olahraga seperti sepak bola, basket, voli, atau bela diri memiliki risiko benturan, terutama di area perut atau panggul. Hal ini bisa memperparah rasa tidak nyaman saat haid.

Selain itu, benturan juga dapat meningkatkan keluarnya darah haid. Supaya lebih aman, sebaiknya pilih aktivitas yang minim kontak fisik selama menstruasi.

Manfaat Olahraga Saat Haid

Meski ada olahraga yang tidak boleh dilakukan saat haid, bukan berarti Anda harus berhenti berolahraga sama sekali. Justru, olahraga ringan hingga sedang dapat memberikan berbagai manfaat, seperti:

  • Membantu mengurangi kram perut
  • Meningkatkan mood dengan merangsang pelepasan hormon endorfin
  • Mengurangi rasa lelah dan kembung
  • Melancarkan peredaran darah
  • Membantu tidur lebih nyenyak

Tips Aman Berolahraga Saat Haid

Agar olahraga saat haid bisa dilakukan dengan nyaman, pilih aktivitas ringan, seperti jalan kaki, peregangan, atau yoga ringan. Selain itu, dengarkan sinyal tubuh Anda. Jika mulai terasa pusing, lemas, atau nyeri bertambah, sebaiknya segera istirahat. Tidak perlu memaksakan diri mencapai target tertentu saat haid.

Pastikan Anda cukup minum air putih, makan makanan bergizi, dan beristirahat dengan baik supaya tubuh tetap bugar selama menstruasi.

Jika Anda masih ragu untuk menentukan olahraga yang tidak boleh dilakukan saat haid, sebaiknya konsultasikan ke dokter melalui fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, dokter akan memberikan informasi mengenai olahraga dan keamanannya bagi Anda.