Panjang bayi baru lahir perlu diukur dan dipantau sejak awal. Sebab, ini bisa menjadi patokan apakah bayi terlahir dalam keadaan sehat atau tidak, bersamaan dengan pengukuran berat badan dan lingkar kepala. Dengan begitu, penanganan bisa segera dilakukan apabila ditemukan hal yang tidak normal pada bayi. 

Mengetahui panjang bayi baru lahir yang normal penting agar Bunda bisa memantau apakah ada perubahan atau perbedaan pada tubuh Si Kecil seiring waktu. Dengan mengetahui ukurannya, Bunda juga bisa lebih mudah mengenali apabila terjadi pertumbuhan yang lambat atau justru terlalu cepat.

Panjang Bayi Baru Lahir, Ketahui Ukuran Normal dan Cara Mengukurnya - Alodokter

Mengetahui Panjang Bayi Baru Lahir yang Normal

Panjang bayi baru lahir biasanya diukur dari puncak kepala hingga ke ujung tumit saat bayi berbaring lurus di atas alat ukur khusus. Untuk bayi yang lahir cukup bulan, umumnya panjang tubuhnya berkisar antara 47–53 cm, dengan rata-rata 49 cm, baik pada bayi laki-laki maupun perempuan.

Apabila bayi lahir prematur, panjang badannya bisa saja kurang dari angka tersebut. Biasanya, pertumbuhan bayi bisa melaju lebih cepat di tahun pertama. Panjang tubuhnya bisa bertambah sekitar 2–4 cm setiap bulan, meski ada juga yang pertumbuhannya tidak secepat itu.

Perlu diingat, setiap bayi memiliki laju pertumbuhan yang berbeda-beda. Ada yang cepat tinggi, ada juga yang tumbuhnya perlahan. Panjang bayi yang sedikit lebih pendek dari teman sebayanya tidak selalu menandakan adanya masalah tumbuh kembang

Banyak faktor yang bisa memengaruhi panjang bayi saat lahir dan kecepatan pertumbuhannya, antara lain:

  • Bayi lahir prematur
  • Ibu kurang asupan gizi, terutama protein dan zat besi, selama hamil
  • Pertumbuhan bayi saat dalam kandungan terganggu, misalnya karena gangguan plasenta atau infeksi
  • Bayi mengalami kelainan genetik

Dengan laju pertumbuhan yang berbeda-beda, pemantauan rutin dan konsultasi dengan dokter penting dilakukan untuk menilai pola pertumbuhan panjang bayi baru lahir secara menyeluruh.

Cara Mengukur Panjang Bayi Baru Lahir

Mengukur panjang bayi baru lahir umumnya dilakukan dokter atau bidan, Bun. Alat ukur yang digunakan adalah infantometer. Alat ini terdiri dari papan untuk bayi berbaring, alat geser di sisi bawah papan untuk mengukur panjang bayi, serta meteran di sisi samping papan untuk menentukan hasil pengukuran.

Nah, berikut ini adalah berbagai langkah mengukur panjang bayi baru lahir yang bisa dilakukan:

  • Pastikan bayi dalam keadaan tenang sebelum pengukuran.
  • Letakkan bayi baru lahir dalam posisi terlentang di permukaan papan yang datar dan keras.
  • Lepaskan pakaian tebal atau popok, agar bayi dalam keadaan lurus dan tidak terhalang kain, sehingga pengukuran panjang lebih akurat.
  • Luruskan kepala serta kaki bayi, sehingga kepalanya menempel ke ujung pengukur dan telapak kaki menyentuh batas akhir alat.

Setelah hasil pengukuran keluar, dokter atau bidan akan memberi tahu Bunda. Bunda bisa mencatat hasil pengukuran tersebut dari waktu ke waktu agar pertumbuhan Si Kecil bisa terpantau dengan baik. 

Setiap bayi, termasuk dalam hal panjang bayi baru lahir, punya kecepatan pertumbuhan yang berbeda-beda. Apabila Bunda menemukan panjang atau berat badan Si Kecil di luar rentang normal, jangan langsung panik. Lakukan pemantauan secara berkala, serta lengkapi dengan asupan nutrisi optimal untuk Bunda dan Si Kecil.

Apabila masih ragu atau panjang Si Kecil tidak terlihat normal, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui chat online aplikasi Alodokter. Dengan pemantauan dan pendampingan medis yang tepat, tumbuh Si Kecil bisa berjalan secara optimal.