Kalau pasanganmu enggan berciuman, tidak selalu berarti ia tidak tertarik padamu. Bisa jadi ia mengalami philemaphobia atau fobia berciuman. Yuk, kenali dulu apa saja kemungkinan penyebab takut berciuman.

Berciuman dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dalam membangun kedekatan dengan pasangan. Namun ternyata, tidak semua orang dapat menikmatinya. Seseorang bisa disebut mengalami fobia berciuman jika ia menghindar karena merasa takut saat akan mencium atau dicium pasangan.

Pasangan Takut Berciuman? Mungkin Ia Mengalami Philemaphobia - Alodokter

Fobia berciuman paling sering dialami anak-anak muda yang baru mulai menjalin hubungan. Mereka takut berbuat salah saat melakukan hal tertentu pertama kali, termasuk saat pertama kali berciuman.

Pada usia remaja, philemaphobia umumnya bersifat ringan dan dapat segera hilang menjelang dewasa. Tapi pada beberapa kasus, kondisi ini bisa menjadi berat dan memengaruhi kemampuan seseorang untuk berinteraksi dan menjalin hubungan romantis. Ini karena orang yang takut berciuman biasanya juga akan takut berhubungan seksual atau takut untuk jatuh cinta.

Kemungkinan Penyebab Fobia Berciuman

Fobia berciuman ini umumnya dilatarbelakangi fobia lain. Di bawah ini adalah beberapa hal yang bisa menjadi penyebab seseorang mengalami fobia berciuman:

1. Takut kuman

Fobia berciuman bisa saja disebabkan oleh rasa takut akan kuman (misofobia) dan takut terkena penyakit akibat terpapar kuman. Penderita misofobia sering kali juga memiliki masalah psikologis lain, yaitu gangguan obsesif kompulsif (OCD).

Orang yang takut berciuman karena takut kuman khawatir terkena cairan tubuh orang lain, seperti air liur. Ini membuat mereka lebih memilih mencium dahi atau pipi dibanding mencium mulut.

2. Takut akan aroma tubuh

Bromidrophobia atau takut akan aroma tubuh, termasuk bau mulut diri sendiri ataupun pasangan, juga bisa membuat orang takut untuk berciuman. Orang yang fobia terhadap aroma tubuhnya diri sendiri akan tetap merasa takut meski sudah berkali-kali menyikat gigi dan sudah menggunakan deodoran.

3. Takut disentuh

Meski jarang terjadi, orang yang takut disentuh pasti juga akan menganggap ciuman sebagai hal yang menakutkan. Secara medis, kondisi ini disebut haphephobia atau thixophobia. Hal ini bisa saja terjadi pada orang yang memiliki trauma psikologis atau pernah menjadi korban kekerasan.

4. Takut akan intimasi atau kedekatan batin

Ada sebagian orang yang bisa merasa nyaman berhubungan seksual, tapi tidak nyaman berciuman. Menurut mereka, berciuman adalah hal yang lebih intim daripada berhubungan seksual. Orang-orang tersebut mungkin memiliki fobia untuk menjalani hubungan yang intim atau menyayangi orang lain.

Agar Tidak Lagi Takut Berciuman

Terus-menerus menghindari hubungan atau menolak berciuman dengan pasangan tidak akan mengatasi masalah. Seperti fobia pada umumnya, fobia berciuman umumnya bisa disembuhkan kok.

Secara umum, fobia berciuman dapat diatasi dengan dua cara berikut ini:

Membantu diri sendiri

Jika takut berciuman sekedar disebabkan oleh kurangnya pengalaman, maka rasa takut ini dapat diatasi dengan mendapatkan pemahaman yang baik tentang berciuman, dan menjalin hubungan yang nyaman dengan pasangan. Seiring bertambahnya pengalaman menjalin asmara dengan orang lain, lambat laun ketakutan untuk berciuman akan berkurang.

Berkonsultasi dengan terapisĀ 

Jika takut berciuman dilatarbelakangi hal yang lebih serius, misalnya takut akan intimasi atau memiliki trauma psikologis di masa lalu, diperlukan bantuan psikolog atau psikiater untuk menanganinya.

Psikolog atau psikiater dapat membantu menggali alasan mengapa seseorang takut berciuman dan menemukan cara untuk mengatasinya. Terapis dapat memberikan konseling atau psikoterapi, misalnya dengan terapi perilaku kognitif untuk menangani fobia.

Jadi jika pasangan atau dirimu sendiri mengalami kondisi ini dan merasa kesulitan menanganinya sendiri, jangan enggan untuk berkonsultasi ke psikolog ya. Dengan penanganan yang tepat, kamu dan pasangan bisa menikmati berciuman sebagai salah satu cara menjalin intimasi.