Bisul sering muncul di bagian kulit yang berambut. Salah satunya adalah ketiak. Bisul di ketiak dapat muncul jika kebersihan tubuh tidak terjaga atau setelah mencukur bulu di ketiak. Meski demikian, munculnya bisul di ketiak kadang juga bisa menandakan adanya gangguan kesehatan yang cukup serius.

Bisul adalah benjolan merah pada kulit yang berisi nanah dan terasa sakit. Kondisi ini sering kali tidak berbahaya dan dapat sembuh sendiri dalam waktu beberapa minggu. Akan tetapi, bisul yang muncul di daerah lipatan tubuh, seperti ketiak, bisa mengganggu kenyamanan Anda saat beraktivitas.

Penyebab Bisul di Ketiak dan Cara Mengatasinya - Alodokter

Penyebab Munculnya Bisul di Ketiak

Bisul di ketiak umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri yang memicu peradangan pada akar bulu (folikel) di ketiak. Peradangan atau infeksi ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:

1. Keringat berlebih

Bisul di ketiak dapat dipicu oleh keringat berlebih akibat cuaca panas atau aktivitas fisik, seperti berolahraga. Kondisi ini lebih rentan terjadi ketika Anda tidak membersihkan tubuh dengan benar setelah berkeringat.

2. Kebiasaan mencukur bulu ketiak

Selain karena keringat berlebihan, ketiak juga rentan tumbuh bisul jika bulu ketiak dicukur, apalagi bila caranya kurang tepat.

Kebiasaan mencukur yang tidak benar atau menggunakan pisau cukur yang kotor berpotensi menyebabkan iritasi atau luka pada kulit ketiak, sehingga bakteri lebih mudah masuk ke bawah permukaan kulit. Kondisi ini dapat memicu infeksi dan munculnya bisul di ketiak.

3. Ketiak kotor

Sama halnya jika tidak membersihkan wajah secara rutin, malas membersihkan ketiak pun dapat menyebabkan sel kulit mati menumpuk. Hal tersebut dapat memicu terbentuknya jerawat atau bisul di ketiak.

4. Kondisi medis tertentu

Bisul di ketiak juga rentan muncul jika Anda memiliki daya tahan tubuh yang lemah, sehingga tubuh sulit melawan infeksi yang muncul di kulit ketiak. Selain itu, kemunculan bisul di ketiak juga lebih rentan terjadi pada orang-orang yang memiliki penyakit tertentu, seperti diabetes, gagal ginjal, hingga kanker.

Bisul di ketiak yang diakibatkan kanker dapat muncul beserta gejala lain, seperti pembengkakan kelenjar getah bening, penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas, atau muncul benjolan di ketiak.

Jika bisul di ketiak cukup parah, kemudian muncul kembali dan meninggalkan bekas luka atau komedo hitam, maka kondisi tersebut bisa menjadi pertanda penyakit kulit kronis yang disebut hidradenitis suppurativa.

Jika disebabkan oleh kondisi medis tertentu, bisul di ketiak perlu mendapat pemeriksaan oleh dokter agar dapat dipastikan apa penyebabnya. Setelah dokter menentukan penyebab bisul di ketiak, maka penanganan lebih lanjut akan dilakukan.

Cara Mengatasi Bisul di Ketiak

Bisul di ketiak yang ringan jarang memerlukan penanganan medis oleh dokter dan dapat disembuhkan dengan perawatan sederhana di rumah. Langkah perawatan yang dapat dilakukan, yaitu:

  • Jangan memecahkan bisul karena dapat membuat bakteri masuk ke dalam kulit lebih banyak.
  • Bersihkan dan kompres area bisul dengan kompres hangat selama 20 menit, sebanyak 2-3 kali sehari, untuk meredakan rasa sakit.
  • Saat bisul pecah dengan sendirinya, segera bersihkan nanah dengan kain kasa steril dan air hangat.
  • Setelah itu, oleskan salep antibiotik pada area bisul sebanyak 2 kali sehari hingga bekas luka bisul kering.

Jika bisul di ketiak berukuran besar atau sudah parah, sebaiknya bisul tersebut ditangani oleh dokter. Untuk mengobatinya, dokter mungkin akan mengeluarkan nanah di dalam bisul dengan prosedul operasi kecil. Setelah itu, dokter dapat meresepkan obat antibiotik dalam bentuk salep atau obat minum.

Segera periksakan diri ke dokter jika bisul di ketiak semakin besar atau bertambah banyak, disertai demam, tidak kunjung sembuh, atau sering muncul kembali. Setelah penyebabnya diketahui, dokter dapat mengobati bisul di ketiak dengan tepat.