Gejala diabetes tipe 2 tergolong sulit dideteksi, bahkan hingga terjadinya komplikasi. Beberapa komplikasi yang dapat dialami pasien diabetes tipe 2 meliputi:

  • Penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti serangan jantung, dan stroke.
  • Kerusakan saraf (neuropati diabetik). Kondisi ini sering terjadi pada kaki, dengan gejala yang muncul dapat berupa mati rasa hingga nyeri. Pada pria, kerusakan pada saraf juga berkaitan dengan terganggunya fungsi seksual.
  • Kerusakan ginjal (nefropati diabetik). Kerusakaan yang parah dapat menyebabkan gagal ginjal.
  • Kerusakan mata (retinopati diabetik). Kerusakaan pada pembuluh darah retina berpotensi menyebabkan gangguan penglihatan.
  • Gangguan pendengaran.
  • Gangguan kulit, seperti lebih mudah terjangkit infeksi bakteri maupun virus.
  • Penyakit Alzheimer.

Pencegahan Diabetes Tipe 2

Risiko terkena diabetes tipe 2 dapat dikurangi dengan menerapkan pola hidup sehat. Selain untuk menurunkan risiko, menerapkan pola hidup sehat juga dapat mencegah komplikasi diabetes tipe 2.

Beberapa upaya yang dapat dilakukan meliputi:

  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Pilih makanan yang tinggi serat dan rendah lemak serta kalori.
  • Rutin berolahraga. Lakukan olahraga 30 menit setiap hari, misalnya bersepeda atau berenang.
  • Jaga berat badan. Menjaga berat badan ideal sesuai dengan indeks massa tubuh (IMT).