Penyebab Kuku Hitam dari Ringan hingga Penyakit Serius

Kuku hitam bisa jadi pertanda adanya kondisi tertentu pada tubuh. Penyebabnya antara lain bisa karena kekurangan nutrisi, adanya infeksi, cedera, hingga beberapa kondisi medis yang lebih serius seperti diabetes, atau bahkan kanker kulit melanoma.

Warna kuku yang sehat umumnya berwarna putih bening. Perubahan warna kuku, baik kuku jari tangan atau jari kaki, bisa menjadi tanda adanya masalah pada kesehatan Anda. Pada sebagian kasus, warna kuku hitam bukanlah kondisi serius dan bisa membaik dengan sendirinya. Namun pada sebagian lainnya, kuku hitam merupakan pertanda adanya kondisi medis yang serius dan butuh penanganan dokter segera.

Penyebab Kuku Hitam yang Harus Diwaspadai

Di bawah ini adalah beberapa kondisi yang menyebabkan perubahan warna kuku menjadi hitam. Beberapa di antaranya harus diwaspadai karena berpotensi membahayakan kesehatan dan bahkan nyawa Anda.

  • Infeksi
    Salah satu penyebab kuku hitam yang paling umum adalah infeksi jamur. Tetapi infeksi bakteri juga dapat menyebabkan perubahan warna kuku menjadi hitam. Infeksi jamur kuku terjadi ketika jamur menyerang kuku jari tangan, kuku jari kaki, atau kulit di bawah permukaan kuku. Infeksi jamur kuku lebih rentan terjadi pada mereka yang sering berkeringat, kebiasaan menggigit kuku, dan menggunakan kuku palsu. Kebiasaan merokok, risiko pekerjaan yang sering menyebabkan kuku basah, bertambahnya usia, dan kondisi kesehatan seperti diabetes dan psoriasis, juga meningkatkan risiko terinfeksi jamur kuku.

Perubahan warna akibat infeksi jamur dan bakteri tidak hanya berupa kuku hitam, bisa juga berwarna putih, kuning, dan hijau. Kuku akan menjadi rapuh, mudah patah, dan bisa terlepas dengan sendirinya. Infeksi jamur kuku tidak selalu menimbulkan rasa sakit pada awalnya. Namun pada sebagian kasus, infeksi bisa terasa sakit atau tidak nyaman ketika tertekan, misalnya saat memakai sepatu atau ketika beraktivitas. Infeksi jamur yang tidak diobati dan sudah menyebar akan menimbulkan komplikasi, seperti selulitis atau infeksi tulang (osteomielitis).

Pada orang yang sehat, infeksi jamur kuku mungkin bukan masalah yang serius. Tetapi pada penderita diabates dan orang dengan kekebalan tubuh yang lemah, kondisi ini bisa memicu masalah kesehatan yang lebih serius.

  • Cedera atau trauma
    Kuku hitam bisa disebabkan oleh cedera. Kondisi ini disebut subungual hematoma, yakni lebam atau pendarahan yang terjadi di bawah permukaan kuku, baik kuku tangan atau pun kuku kaki. Pendarahan terjadi akibat pecahnya pembuluh darah di daerah kuku. Darah yang terkumpul di bawah permukaan kuku akan terlihat berwarna gelap sehingga membuat kuku tampak hitam, umumnya disertai dengan kuku terasa "nyut-nyutan", jari dan kuku membengkak, serta nyeri ketika disentuh atau ditekan.

Cedera pada kuku bisa terjadi akibat hantaman benda keras atau terjepit pintu. Untuk cedera ringan, kuku hitam akibat cedera tidak butuh penanganan medis khusus. Biasanya setelah beberapa waktu, kuku hitam akan terlepas dari jari dengan sendirinya dan akan tumbuh kembali menjadi kuku utuh dalam jangka waktu 2 hingga 6 bulan.

  • Melanoma dan endokartitis
    Kuku berwarna hitam, kecokelatan, dan ungu gelap bisa menjadi pertanda adanya kondisi medis yang serius, seperti endokarditis atau melanoma. Melanoma merupakan jenis kanker kulit yang berbahaya. Melanoma kuku umumnya menyebabkan perubahan warna kuku, yang muncul berupa garis tebal berwarna hitam atau cokelat, membentang vertikal dari pangkal kuku hingga ujung kuku. Bisa juga muncul bintik-bintik hitam atau cokelat di bawah kuku. Sedangkan endokarditis adalah peradangan pada lapisan bagian dalam jantung (endokardium) yang disebabkan oleh infeksi bakteri.
  • Kondisi lain
    Kuku hitam juga bisa disebabkan oleh beberapa kondisi medis lainnya, antara lain diabetes, penyakit ginjal, penyakit jantung, dan anemia. Efek samping obat-obatan seperti kemoterapi, antivirus zidovudine, psoralens, dan hydroxyurea, juga dapat menyebabkan kuku hitam.

Pengobatan Kuku Hitam

Kuku hitam tidak selalu memerlukan penanganan medis jika bukan disebabkan oleh penyakit tertentu. Jika kuku hitam muncul karena adanya kondisi medis, maka pengobatan yang diberikan tergantung pada penyebabnya. Misalnya, jika kuku hitam disebabkan oleh infeksi jamur kuku, maka pengobatannya bisa dengan salep atau krim antijamur yang dapat dibeli bebas. Untuk kasus infeksi jamur kuku yang parah mungkin membutuhkan obat antijamur dengan resep dokter. Terlebih bagi penderita diabetes yang mengalami infeksi jamur kuku, diperlukan penanganan medis oleh dokter segera.

Apabila kuku hitam terjadi akibat cedera, beberapa cara berikut ini bisa meringankan rasa sakit yang dialami, yaitu:

  • Kompres kuku dan jari menggunakan es, serta posisikan jari lebih tinggi dari jantung.
  • Jika terjadi perdarahan, gunakan kain bersih dan tekankan pada kuku untuk menghentikan perdarahan.
  • Bersihkan kuku dengan air hangat, oleskan salep antiseptik dan plester kuku yang terluka.
  • Jika terasa sangat nyeri, Anda bisa mengonsumsi paracetamol untuk mengurangi rasa sakitnya. Biasanya nyeri dan bengkak pada kuku yang cedera akan sembuh dalam waktu satu minggu.

Jika kuku Anda berubah warna bukan akibat cedera, dianjurkan untuk memeriksakannya ke dokter spesialis kulit, agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan diberikan pengobatan yang tepat sesuai dengan penyebab kuku hitam yang Anda alami.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

Referensi