Dokter anak ahli hemato-onkologi memiliki pengetahuan mendalam mengenai pencegahan, diagnosis, dan perawatan berbagai penyakit kelainan darah dan kanker pada anak-anak, mulai dari bayi hingga usia remaja. Untuk mengetahui lebih jauh peran dokter subspesialis ini, simak ulasan berikut.

Dokter anak ahli hemato-onkologi di Indonesia memiliki gelar Sp.A (K). Untuk mendapat gelar tersebut, seorang dokter umum perlu menyelesaikan pendidikan spesialis di bidang ilmu kesehatan anak dan menjadi dokter spesialis anak (Sp.A). Setelah itu, melanjutkan pendalaman di bidang kelainan darah dan kanker pada anak.

Peran Dokter Anak Ahli Hemato-Onkologi dan Penyakit yang Ditangani - Alodokter

Dalam menangani penyakit kanker dan kelainan darah yang dialami anak, dokter anak ahli hemato-ontologi juga kerap melakukan kerja sama dengan dokter spesialis lain, seperti dokter bedah dan dokter ahli onkologi radiasi.

Penyakit yang Ditangani Dokter Anak Ahli Hemato-Onkologi

Beberapa kondisi yang umum ditangani oleh dokter anak ahli hemato-onkologi adalah:

  • Penyakit pembekuan darah dan perdarahan, seperti idiophatic thrombocytopenic purpura (ITP) dan hemofilia
  • Gangguan sel darah merah, seperti anemia defisiensi zat besi, thalassemia, dan anemia sel sabit
  • Gangguan sumsum tulang belakang dan sel darah putih, seperti anemia aplastik dan neutropenia
  • Kanker darah, seperti leukemia limfoblastik akut dan limfoma
  • Kanker saraf, seperti neuroblastoma
  • Kanker tulang, seperti osteosarkoma dan sarkoma Ewing
  • Kanker otak, seperti astrositoma dan medulloblastoma
  • Kanker mata, seperti retinoblastoma
  • Kanker ginjal, seperti nefroblastoma

Mengingat penyakit-penyakit tersebut sangat berbahaya, maka Anda perlu mewaspadainya. Anda disarankan untuk membawa anak ke dokter anak ahli hemato-onkologi jika ia mengalami beberapa gejala di bawah ini:

  • Terdapat benjolan atau pembengkakan yang tidak biasa di satu area tubuh
  • Kulit pucat
  • Lemas
  • Mudah lelah
  • Mudah memar atau mengalami pendarahan
  • Nyeri berkelanjutan di satu area tubuh
  • Demam berkelanjutan
  • Sakit kepala berkelanjutan yang seringkali disertai muntah
  • Penglihatan berubah
  • Penurunan berat badan yang drastis

Tindakan yang Dapat Dilakukan oleh Dokter Anak Ahli Hemato-Onkologi

Dalam melakukan diagnosis, dokter anak ahli hemato-ontologi akan menelusuri riwayat kesehatan anak beserta gejala-gejala yang dirasakan anak, serta melakukan pemeriksaan fisik. Setelah itu, dokter anak ahli hemato-onkologi akan melakukan pemeriksaan penunjang sesuai dengan penyakit yang diderita anak.

Jika anak diduga menderita kelainan darah, dokter akan melakukan pemeriksaan hitung darah lengkap untuk memeriksa komponen darah, meliputi hemoglobin, hematokrit, jumlah dan volume sel darah merah dan sel darah putih, jumlah trombosit, dan laju endap darah anak.

Sementara untuk penyakit tumor dan kanker, dokter anak ahli hemato-onkologi biasanya akan melakukan tes darah, analisis aspirasi sumsum tulang, tes urine, pemeriksaan radiologi, dan biopsi untuk mendiagnosis penyakit kanker yang diderita anak beserta tingkat keparahannya.

Dokter anak ahli hemato-onkologi juga melakukan beberapa tindakan perawatan khusus, seperti kemoterapi dan transfusi darah berkala. Perawatan ini tentunya juga disertai dengan pemantauan perkembangan penyakit dan komplikasi penyakit.

Selain itu, dokter anak ahli hemato-ontologi juga bertanggung jawab untuk memberikan konseling dan pengetahuan kepada orang tua dan kepada anak, bila anak sudah cukup besar untuk mengerti, mengenai penyakit yang diderita anak dan pengobatan yang akan dilakukan.

Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Bertemu Dokter Anak Ahli Hemato-Onkologi

Sebelum berkonsultasi dengan dokter anak ahli hemato-ontologi, catat semua gejala dan keluhan yang dialami anak beserta riwayat penyakit yang terkait dengan kelainan darah atau kanker yang pernah ada di keluarga Anda atau pasangan Anda. Hal ini akan memudahkan dokter untuk mendiagnosis penyakit yang diderita oleh Si Kecil.

Beri tahu dokter juga perihal riwayat kehamilan dan persalinan anak, status tumbuh kembang, obat-obatan yang dikonsumsi, dan kelengkapan imunisasinya. Selain itu, siapkan juga pertanyaan-pertanyaan yang hendak Anda tanyakan kepada dokter agar Anda benar-benar mengerti mengenai kondisi anak Anda.