Asuransi kesehatan perlu kamu miliki, apalagi di tengah pandemi seperti sekarang. Dengan asuransi kesehatan, biaya yang harus dikeluarkan ketika sakit atau menjalani perawatan bisa ditekan, karena sebagian besar pengeluaran sudah ditanggung perusahaan asuransi.

Asuransi kesehatan dapat melindungimu dan keluargamu, termasuk pasangan, anak, serta orang tua, dari hal-hal yang tidak terduga, sehingga kamu bisa merasa lebih tenang. Ditambah lagi, kamu dapat meminimalkan pengeluaran dan mengamankan kondisi finansial jika sewaktu-waktu kamu atau anggota keluargamu jatuh sakit.

Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Memilih Asuransi Kesehatan - Alodokter

Ada beragam macam asuransi kesehatan yang bisa kamu miliki. Dari pemerintah, kamu sudah memiliki Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)

Mengenal Asuransi Kesehatan dari Pemerintah  

Asuransi kesehatan dari pemerintah, yaitu Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan sebuah pilihan yang tepat jika kamu ingin asuransi dengan biaya iuran yang terjangkau.

Untuk warga tidak mampu atau miskin yang terdaftar, pemerintah telah menanggung biaya JKN-KIS sehingga mereka tidak dibebani biaya iuran dan tetap masih bisa memperoleh manfaatnya, meski kamar yang bisa didapatkan terbatas pada kamar kelas 3.

Peserta yang sudah memiliki asuransi kesehatan JKN-KIS dapat menikmati pelayanan kesehatan, seperti pemeriksaan, pengobatan, konsultasi medis, pelayanan obat, transfusi darah, tindakan medis operatif maupun non operatif, rawat inap, hingga pelayanan dokter forensik.

Untuk mendapatkan pelayanan di atas, pasien harus memastikan bahwa fasilitas kesehatan (faskes) yang dikunjungi bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), selaku badan penyelenggara program JKN-KIS. Fasilitas kesehatan bisa berupa puskesmas, klinik, dokter perorangan, atau rumah sakit.

Asuransi kesehatan milik pemerintah ini juga menerapkan sistem rujukan berjenjang. Jadi, pasien harus memeriksakan diri di faskes tingkat 1 terlebih dulu. Contohnya adalah puskesmas, klinik, atau praktik dokter perorangan.

Jika pasien tidak bisa ditangani di faskes tingkat 1, barulah pasien bisa dirujuk ke rumah sakit yang juga bekerja sama dengan BPJS. Tanpa rujukan, pasien tidak diizinkan untuk berobat secara langsung ke rumah sakit atau klinik spesialis, kecuali dalam situasi yang darurat.

Kekurangan dari asuransi kesehatan yang dijalankan oleh pemerintah ini adalah ada beberapa pelayanan kesehatan yang tidak mendapatkan jaminan, seperti:

  • Pelayanan untuk mengatasi infertilitas atau kesulitan memperoleh keturunan
  • General check up
  • Pengobatan alternatif, seperti akupunktur
  • Pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk estetika atau kosmetik
  • Pelayanan meratakan gigi atau ortodonti
  • Pelayanan kesehatan untuk gangguan kesehatan akibat ketergantungan obat atau alkohol
  • Gangguan kesehatan akibat sengaja menyakiti diri sendiri
  • Pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri

Mencermati Asuransi Swasta

Meski telah terdaftar sebagai peserta asuransi kesehatan JKN-KIS, sebagian orang memilih untuk tetap memiliki asuransi kesehatan swasta. Nah, sebelum kamu memutuskan untuk memiliki asuransi swasta, perhatikan iuran atau premi yang harus dibayar.

Biaya yang dikeluarkan umumnya lebih tinggi jika dibandingkan asuransi kesehatan dari pemerintah. Jadi, kamu harus menyesuaikan dengan penghasilan dan pengeluaran rutin agar tidak kesulitan dalam membayar iuran.

Asuransi swasta memiliki kelebihan, yaitu fasilitas kesehatan yang didapat cenderung lebih beragam dan aturan yang diterapkan cenderung lebih simpel. Beberapa perusahaan asuransi swasta juga dapat menanggung biaya perawatan atau pengobatan yang terjadi di luar negeri.

Selain itu, asuransi swasta tidak menganut sistem rujukan berjenjang, sehingga kamu lebih bebas dalam memilih rumah sakit atau dokter, sesuai dengan pelayanan kesehatan yang kamu butuhkan.

Namun, tentu saja fasilitas dan layanan kesehatan yang diperoleh bisa berbeda berdasarkan premi yang telah disepakati. Semakin tinggi premi yang dibayar, fasilitas yang didapat akan lebih beragam dan lebih baik.

Selain asuransi yang menanggung biaya perawatan, kamu juga bisa memilih asuransi yang bisa memberikan biaya santunan selama kamu dirawat di rumah sakit. Contohnya adalah proteksi Alodokter.

Proteksi Alodokter memberikan santunan rawat inap di rumah sakit sebesar 1 juta per malam hingga maksimal 30 juta per tahun. Hal ini tentunya akan sangat membantu karena umumnya selama dirawat inap, kamu tidak bisa bekerja.

Cara Memilih Asuransi Sesuai Kebutuhan

Karena jumlah asuransi swasta di Indonesia terbilang beragam, kamu harus lebih jeli dalam memilihnya. Agar pelayanan kesehatan yang diinginkan dapat sesuai dengan kebutuhan, ada hal-hal yang harus kamu perhatikan dalam memilih asuransi kesehatan, di antaranya:

  • Pilih asuransi yang preminya sesuai dengan kemampuanmu.
  • Pastikan bahwa manfaat yang diperoleh dari asuransi kesehatan yang dipilih sesuai dengan premi atau iuran yang dibayarkan setiap bulannya.
  • Teliti kembali layanan kesehatan apa saja yang bisa diperoleh dari asuransi tersebut.
  • Pastikan kamu mengetahui dokter atau rumah sakit yang bekerjasama dengan asuransi kesehatan yang dipilih. Pastikan juga dokter dan rumah sakit terjangkau olehmu.
  • Ketahui kebijakan dan kredibilitas asuransi kesehatan yang dipilih, agar apa yang terdapat dalam perjanjian termasuk masalah klaim dapat terpenuhi dengan baik.

Informasi seputar premi, layanan, dan kebijakan bisa diperoleh lewat layanan pelanggan (customer service) yang disediakan perusahaan asuransi. Kamu juga bisa mengunjungi forum atau blog online untuk mengetahui kredibilitas perusahan asuransi dari orang lain yang sudah berpengalaman menggunakan asuransi tersebut.

Sekarang kamu sudah memiliki pengetahuan dasar mengenai asuransi kesehatan. Dari sini, kamu bisa memutuskan jenis asuransi yang terbaik untukmu dan keluarga. Namun, ketahuilah bahwa memilih untuk berlangganan asuransi merupakan keputusan finansial. Jadi, jangan terburu-buru dan pikirkan dengan matang, ya.

Sponsored by: