Bumil mungkin tidak asing dengan taburan daun seledri pada makanan berkuah, seperti bakso atau sup. Sayuran berdaun hijau ini tidak hanya berguna untuk menambah cita rasa makanan menjadi lebih lezat dan harum, lho, tapi juga memiliki segudang manfaat untuk ibu hamil.

Ketika hamil, Bumil dianjurkan untuk selalu mengonsumsi beraneka ragam makanan sehat. Hal ini karena segala yang Bumil konsumsi akan berdampak pada kesehatan Bumil serta turut memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Petik Manfaat Daun Seledri untuk Ibu Hamil - Alodokter

Salah satu makanan yang dianjurkan untuk banyak dikonsumsi saat hamil adalah sayur-sayuran, terutama seledri. Meski jarang dilirik, seledri mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh ibu hamil, lho. Selain air dan serat, seledri juga kaya akan vitamin A, C dan K, asam folat, kalium, dan sodium.

Ini 5 Manfaat Daun Seledri untuk Ibu Hamil

Walaupun yang kebanyakan dikonsumsi adalah daunnya, bagian batang dan biji seledri juga bisa bermanfaat bagi kesehatan. Berikut ini adalah beberapa manfaat daun seledri untuk ibu hamil:

1. Menurunkan tekanan darah

Sebagian ibu hamil berisiko mengalami tekanan darah tinggi. Hipertensi ketika hamil, termasuk pada kondisi preeklamsia, dapat menurunkan aliran darah ke plasenta yang menyebabkan bayi kekurangan asupan nutrisi dan oksigen selama di kandungan dan lahir dengan berat badan rendah.

Kandungan phthalides dan kalium pada seledri memiliki manfaat untuk melemaskan jaringan dinding pembuluh darah, sehingga dapat meningkatkan aliran darah serta mengurangi tekanan darah. Untuk memperoleh manfaat ini, Bumil dianjurkan mengonsumsi kira-kira 4 batang seledri setiap hari.

2. Mencegah dehidrasi

Ketika hamil, kebutuhan cairan akan meningkat dibandingkan biasanya. Oleh karena itu, Bumil dianjurkan untuk tidak kekurangan cairan agar tidak mengalami dehidrasi. Dehidrasi saat hamil merupakan kondisi yang serius karena bisa menyebabkan komplikasi, seperti cacat tabung saraf pada bayi, air ketuban sedikit, produksi ASI menurun, hingga persalinan prematur.

Seledri mengandung banyak air. Mengolahnya menjadi jus bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan Bumil. Namun, pastikan Bumil juga banyak minum air putih setidaknya 8–12 gelas per hari, ya.

3. Menyehatkan pencernaan

Kandungan serat dan air pada seledri dapat menjaga kesehatan usus dan sistem pencernaan. Nah, jika Bumil sering mengalami sembelit, mengonsumsi seledri bisa menghindarkan Bumil dari gangguan ini, lho.

Selain itu, serat juga memberikan efek kenyang yang lebih lama, sehingga bisa menghindarkan Bumil dari keinginan makan camilan yang tidak sehat.

Seledri juga mengandung serat yang disebut apiuman. Serat ini terbukti dapat mengurangi gejala asam lambung naik yang sering terjadi pada ibu hamil, terutama di akhir kehamilan. Jadi, bagi Bumil yang memiliki masalah asam lambung, seledri bisa dimanfaatkan untuk meredakan keluhan.

4. Meningkatkan kekebalan tubuh

Perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh Bumil. Bila daya tahan tubuh sedang lemah, beragam jenis penyakit bisa mengintai Bumil kapan saja. Oleh karena itu, Bumil dianjurkan untuk selalu menjaga kekebalan tubuh agar terhindar dari penyakit.

Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi daun seledri. Tanaman ini kaya akan antioksidan, antiradang, serta vitamin C. Ketiganya mampu melindungi Bumil dari kerusakan sel dan meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga Bumil tidak mudah sakit.

5. Melindungi ibu dari perdarahan pasca persalinan

Seledri juga mengandung vitamin K yang berperan dalam proses pembekuan darah dan dibutuhkan ibu hamil, terutama saat persalinan. Namun, kadar vitamin K justru cenderung menurun di trimester ketiga kehamilan.

Memenuhi kebutuhan vitamin K bisa melindungi Bumil dari perdarahan pasca persalinan atau perdarahan post partum yang kejadiannya kadang tak terduga. Di samping itu, vitamin K juga dibutuhkan dalam proses pembentukan jaringan tulang yang sehat, sehingga juga baik untuk bayi.

Mengonsumsi daun seledri sangat dianjurkan ketika hamil. Untuk memperoleh seledri yang baik, pilihlah seledri dengan batang yang kokoh dan mudah dipatahkan, serta daun yang segar dan berwarna hijau cerah. Jangan membeli seledri yang sudah berwarna kuning dan kecokelatan atau sudah busuk karena nutrisi yang terkandung di dalamnya bisa ikut rusak.

Meski seledri sangat baik untuk kesehatan, beberapa orang memiliki alergi terhadap sayur ini. Jika Bumil salah satunya, jangan memaksakan diri untuk mengonsumsi seledri, ya. Lagipula, tubuh yang lebih sehat dan fit tidak bisa dicapai dengan hanya satu jenis makanan. Jadi, mengonsumsi beragam makanan sehat lainnya juga sama pentingnya.

Agar kehamilan tetap sehat hingga persalinan tiba, usahakan untuk beristirahat yang cukup dan berolahraga secara teratur. Selain itu, Bumil juga dianjurkan untuk melakukan kontrol secara rutin ke dokter sesuai dengan jadwal yang ditentukan agar kondisi kehamilan bisa selalu terpantau.