Pipi bengkak karena sakit gigi bisa menjadi tanda infeksi pada akar gigi yang menyebabkan nyeri dan mengganggu aktivitas. Dengan mengenali penyebab dan cara mengatasinya lebih awal, Anda dapat mencegah kondisi makin parah dan mempercepat penyembuhan.

Pipi bengkak karena sakit gigi biasanya terjadi ketika infeksi dari akar gigi menyebar ke jaringan sekitar, seperti gusi, pipi, atau tulang rahang. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan pembengkakan dan nyeri hebat, tetapi juga bisa disertai demam, sulit membuka mulut, hingga keluarnya nanah.

Pipi Bengkak karena Sakit Gigi, Begini Cara Mengatasinya - Alodokter

Jika tidak segera ditangani, infeksi dapat menyebar ke bagian wajah atau leher dan menimbulkan komplikasi serius. Oleh karena itu, penting untuk mengenali penyebab, gejala, dan cara penanganan pipi bengkak karena sakit gigi agar kondisi tidak semakin parah.

Penyebab Pipi Bengkak Karena Sakit Gigi

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang menyebabkan pipi bengkak karena sakit gigi:

  • Gigi berlubang yang terinfeksi hingga ke akar gigi.
  • Abses gigi, yaitu kumpulan nanah akibat infeksi bakteri di sekitar akar gigi atau gusi.
  • Radang gusi berat (periodontitis) yang menyebabkan kerusakan jaringan penyangga gigi dan memicu pembengkakan.
  • Gigi tumbuh miring atau impaksi (gigi bungsu) yang menekan jaringan di sekitarnya.
  • Cedera atau trauma pada gigi atau gusi.

Cara Mengatasi Pipi Bengkak Karena Sakit Gigi di Rumah

Sebagai penanganan awal untuk meredakan pipi bengkak karena sakit gigi sebelum pergi ke dokter gigi, Anda bisa menerapkan beberapa upaya sederhana di rumah berikut ini:

1. Berkumur dengan air garam hangat

Berkumur dengan air garam hangat dapat membantu mengurangi peradangan ringan dan membersihkan mulut dari bakteri penyebab infeksi. Lakukan selama sekitar 30 detik dan ulangi 2–3 kali sehari untuk meredakan rasa tidak nyaman. 

Cara ini aman sebagai pertolongan pertama, tetapi tidak dapat menggantikan pemeriksaan dan perawatan dari dokter gigi. Hindari menelan air garam setelah digunakan.

2. Kompres dingin pada pipi

Cara mengatasi pipi bengkak karena sakit gigi selanjutnya adalah dengan menempelkan kompres dingin atau kain bersih berisi es pada area pipi yang bengkak selama 15–20 menit. Kompres dingin dapat membantu mengurangi peradangan dan meredakan nyeri akibat infeksi gigi

Lakukan beberapa kali sehari sesuai kebutuhan, dengan jeda minimal satu jam antara setiap kompres. Namun, cara ini hanya bersifat sementara dan tidak menggantikan perawatan medis dari dokter gigi.

3. Minum obat pereda nyeri

Selain berkumur dengan air garam atau kompres dingin, Anda juga bisa mengonsumsi obat pereda nyeri untuk membantu meredakan pipi bengkak karena sakit gigi. Pilihan obat, seperti paracetamol atau ibuprofen, dapat mengurangi nyeri, peradangan, dan demam ringan yang mungkin muncul.

Namun, pastikan penggunaannya sesuai dosis dan anjuran dokter. Konsultasikan terlebih dahulu jika Anda sedang hamil, menyusui, atau memiliki kondisi medis tertentu sebelum mengonsumsi obat ini, ya.

4. Jaga kebersihan mulut

Menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi secara lembut dan menggunakan benang gigi dapat membantu meredakan pipi bengkak karena sakit gigi. Sebab, cara ini dapat membantu menghambat perkembangan infeksi dan mempercepat penyembuhan tanpa melukai area yang nyeri. 

Selain itu, hindari mengonsumsi makanan keras, panas, pedas, atau terlalu manis untuk sementara waktu agar iritasi tidak bertambah parah dan kondisi gigi bisa lebih cepat pulih.

Untuk mencegah pipi bengkak karena sakit gigi, Anda disarankan selalu menjaga kebersihan gigi dan mulut, rutin memeriksakan gigi ke dokter setidaknya setiap 6 bulan, serta segera menangani keluhan sejak gejala awal muncul. 

Selain pembengkakan, kondisi ini sering disertai dengan nyeri berdenyut yang menjalar hingga ke telinga, gusi memerah, kesulitan membuka mulut, demam, dan bau mulut.

Jika keluhan tidak membaik setelah perawatan di rumah, segera periksakan diri ke dokter gigi. Dokter dapat memberikan beberapa penanganan, seperti pembersihan gigi, perawatan saluran akar, atau antibiotik, bila ada infeksi bakteri. Penggunaan antibiotik harus sesuai resep dokter untuk mencegah efek samping dan resistansi bakteri.

Jangan mengabaikan pembengkakan pada pipi akibat sakit gigi, terutama bila disertai demam atau nyeri hebat.  Bila Anda punya masalah gigi atau ingin tahu lebih lanjut mengenai kondisi tersebut, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter. 

Konsultasi dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja serta cepat dan praktis melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, dokter dapat memastikan penyebabnya, memberikan pengobatan yang tepat, serta menyarankan perawatan gigi sesuai kondisi Anda.