Plastik food grade semakin banyak digunakan karena dianggap lebih aman untuk menyimpan makanan dan minuman. Penggunaan plastik yang sesuai membantu mengurangi risiko paparan bahan kimia berbahaya. Memahami ciri dan perbedaannya penting agar Anda dapat memilih wadah atau kemasan makanan yang lebih aman dan tepat untuk kebutuhan sehari-hari.

Wadah plastik sering digunakan untuk menyimpan, menghangatkan, atau membungkus makanan. Namun, tidak semua jenis plastik aman untuk keperluan tersebut. Oleh karena itu, penting untuk memilih plastik food grade.

Plastik Food Grade, Ketahui Ciri-Ciri dan Keamanannya untuk Makanan - Alodokter

Plastik food grade adalah jenis plastik yang dirancang agar tidak melepaskan zat kimia berbahaya ke dalam makanan saat digunakan dengan benar. Jenis plastik ini juga telah memenuhi standar keamanan pangan, baik di Indonesia maupun internasional.

Masih ada kesalahpahaman, seperti menganggap semua plastik bening aman atau semua plastik berlabel “BPA free” pasti food grade. Padahal, terdapat kriteria tertentu yang membedakan plastik food grade dari plastik biasa.

Ciri-Ciri Plastik Food Grade

Agar Anda tidak salah pilih, berikut ciri-ciri plastik food grade yang perlu diperhatikan:

1. Terdapat label “food grade” atau simbol sendok dan garpu

Plastik food grade biasanya memiliki label “food grade” atau simbol sendok dan garpu. Label atau simbol ini umumnya tertera pada kemasan atau permukaan plastik, yang menandakan bahwa produk tersebut telah lolos uji keamanan pangan dan aman digunakan untuk kontak langsung dengan makanan.

2. Tidak mengeluarkan bau kimia yang menyengat

Plastik food grade tidak memiliki bau tajam atau aroma kimia yang mudah menempel pada makanan. Jika plastik tercium berbau menyengat, sebaiknya tidak digunakan untuk menyimpan atau mengolah makanan karena berpotensi tidak aman.

3. Permukaan halus dan tidak lengket

Plastik food grade umumnya memiliki permukaan yang halus dan tidak lengket saat disentuh. Ciri ini menunjukkan bahan plastik lebih stabil dan nyaman digunakan untuk kontak langsung dengan makanan, sekaligus meminimalkan risiko penyerapan atau reaksi dengan bahan makanan.

4. Tidak mudah berubah bentuk atau warna saat terkena panas

Plastik food grade lebih tahan terhadap suhu tinggi sehingga tidak mudah meleleh, melengkung, retak, atau berubah warna saat digunakan untuk makanan panas. Sifat ini membantu menjaga keamanan serta kualitas wadah saat dipakai berulang.

5. Tidak mudah tergores atau mengelupas

Plastik food grade memiliki struktur yang lebih kuat sehingga tidak mudah tergores, mengelupas, atau menghasilkan serpihan kecil. Hal ini penting untuk menjaga kebersihan makanan serta mengurangi risiko kontaminasi dari material plastik yang rusak.

6. Warna plastik tidak selalu bening

Plastik food grade tidak selalu berwarna bening atau transparan. Beberapa produk juga tersedia dalam warna lain, tergantung bahan dan fungsinya. Karena itu, warna tidak bisa dijadikan satu-satunya acuan untuk menentukan keamanan plastik untuk makanan. 

7. Terdapat logo tertentu

Plastik food grade biasanya memiliki kode daur ulang pada kemasan yang menunjukkan jenis bahan plastik yang digunakan. Kode ini membantu mengidentifikasi karakteristik dan tingkat keamanan plastik, sehingga dapat digunakan sesuai peruntukannya untuk makanan.

Berikut adalah logo pada plastik yang aman:

  • Logo 1 dengan PET atau PETE (polyethylene terephthalate)
  • Logo 2 dengan HDPE atau PE-HD (high-density polyethylene)
  • Logo 4 dengan LDPE atau PE-LD (low-density polyethylene)
  • Logo 5 dengan PP (polypropylene)

8. Berlabel “BPA Free” pada produk tertentu

Plastik food grade pada beberapa botol atau wadah makanan mencantumkan label “BPA Free”, yang berarti tidak mengandung Bisphenol A (BPA). Bahan ini diketahui dapat mengganggu hormon tubuh, sehingga penggunaannya pada produk makanan lebih dibatasi.

Namun, label “BPA Free” tidak selalu berarti plastik tersebut sudah food grade ya. Label ini hanya menunjukkan bebas BPA, sementara status food grade mencakup standar keamanan yang lebih luas untuk memastikan plastik aman digunakan untuk makanan.

9. Tidak bereaksi dengan makanan asam atau berminyak

Plastik food grade tidak mengalami reaksi kimia saat digunakan untuk menyimpan makanan asam seperti jeruk, tomat, atau makanan bercuka, maupun makanan berminyak seperti gorengan atau santan. Artinya, plastik tidak berubah, tidak melepaskan zat berbahaya, serta tidak memengaruhi rasa, aroma, dan kualitas makanan.

10. Terdapat izin BPOM atau terdaftar SNI

Plastik food grade yang aman umumnya telah memiliki izin BPOM atau sertifikasi SNI sebagai bukti telah memenuhi standar keamanan untuk kontak langsung dengan makanan.

11. Terdapat petunjuk penggunaan yang jelas

Plastik food grade biasanya terdapat keterangan seperti “aman untuk microwave” atau “aman untuk freezer” yang membantu pengguna menyesuaikan pemakaian agar tetap aman.

12. Tidak meninggalkan residu saat digunakan

Plastik food grade berkualitas tidak akan meninggalkan noda, rasa licin, atau serbuk saat dipegang. Ciri tersebut menandakan bahan lebih stabil dan aman untuk makanan.

Manfaat dan Keamanan Plastik Food Grade

Berikut beberapa manfaat penggunaan plastik food grade:

  • Mencegah perpindahan zat kimia berbahaya ke makanan
  • Menjaga rasa dan aroma makanan tetap stabil
  • Mengurangi risiko paparan zat berbahaya seperti BPA dan ftalat
  • Meningkatkan keamanan dan kepercayaan pada produk makanan
  • Mendukung kesehatan dengan mengurangi risiko paparan zat berbahaya dari kemasan makanan
  • Lebih aman digunakan untuk penyimpanan makanan sehari-hari

Tips Memilih dan Menggunakan Plastik Food Grade Secara Aman

Agar penggunaan plastik food grade lebih aman dan optimal, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Perhatikan label atau simbol food grade pada kemasan.
  • Hindari penggunaan wadah yang sudah rusak, seperti tergores, retak, kusam, atau berubah warna.
  • Gunakan sesuai petunjuk, misalnya hanya untuk microwave atau makanan panas jika memang tahan panas.
  • Cuci bersih sebelum digunakan ulang untuk menjaga kebersihan.
  • Perhatikan tanggal kedaluwarsa pada produk tertentu, seperti botol bayi atau wadah khusus.

Memahami plastik food grade penting agar Anda tidak keliru memilih wadah atau kemasan untuk makanan sehari-hari. Dengan mengenali ciri-ciri, manfaat, serta cara penggunaannya yang tepat, plastik food grade dapat menjadi pilihan yang lebih aman untuk menjaga kualitas makanan sekaligus mengurangi risiko paparan zat berbahaya.

Penggunaan plastik food grade tetap perlu disesuaikan dengan jenis makanan dan petunjuk pada kemasan agar keamanannya terjaga. Jika Anda masih memiliki pertanyaan seputar keamanan wadah makanan atau dampaknya bagi kesehatan, seperti keracunan, konsultasikan dengan dokter melalui fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan informasi yang sesuai dengan kondisi Anda.