Pegal-pegal merupakan salah satu keluhan yang kerap dialami oleh ibu menyusui. Untuk mengatasinya, Busui bisa lho melakukan olahraga yoga. Lalu, pose yoga seperti apa yang bisa Busui lakukan?

Posisi menyusui yang tidak tepat kadang kala membuat leher, bahu, dan punggung Busui terasa pegal. Belum lagi lamanya waktu Si Kecil menyusui yang tidak menentu juga dapat memperburuk pegal-pegal. Rasa pegal ini tentu bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan membuat Busui menjadi tidak nyaman

Pose Yoga yang Direkomendasikan untuk Ibu Menyusui - Alodokter

Busui, Atasi Rasa Pegal dengan Pose Yoga Ini

Ada beberapa pose yoga yang bisa membuat tubuh ibu menyusui menjadi lebih rileks, khususnya pada area leher, bahu, dan punggung. Nah, berikut ini adalah 5 pose yoga yang disarankan untuk ibu menyusui:

1. Sphinx pose

Untuk melakukan pose yoga ini, posisikan tubuh tengkurap di atas matras yoga atau kasur dengan punggung kaki menyentuh lantai. Setelah itu, bertumpulah pada kedua lengan bawah untuk mengangkat tubuh bagian atas. Turunkan bahu dan condongkan dada ke depan sembari menekan lengan ke bawah.

Pastikan leher Busui tetap lurus tegak, sementara area perut ke bawah menempel di matras atau kasur. Bernapaslah di posisi ini sekurangnya 5 tarikan napas panjang. Selain mengatasi pegal-pegal, pose yoga ini juga dapat mencegah dan mengatasi sakit kepala.

2. Restorative heart opening pose

Busui perlu penggunakan alat bantu guling atau bantal yang agak tebal sebagai penyangga untuk melakukan pose ini. Pertama-tama, letakkan penyangga pilihan Busui di atas mastras yoga, kemudian berbaringlah dan posisikan penyangga di bagian punggung atas. Setelah itu, regangkan tangan di atas kepala.

Posisi kaki pada pose ini bisa fleksibel. Busui bisa menyelonjorkan kaki atau menekuk lutut ke atas. Jika Busui juga merasa pegal-pegal di daerah panggul, Busui bisa menekuk lutut ke samping dengan telapak kaki saling menempel untuk meregangkan otot di bagian tersebut.

3. Bridge pose (Setu Bandha Sarvangasana)

Berbaringlah di atas matras yoga, kemudian tekuk lutut ke atas. Biarkan tangan berada di sisi tubuh dengan telapak tangan menempel di lantai. Setelah itu, angkat pinggul Busui perlahan dengan telapak tangan dan telapak kaki sebagai tumpuan. Tahan posisi ini kurang lebih selama 1 menit. Jika merasa kesulitan, Busui bisa menaruh penyangga berupa bantal atau guling tepat di batas antara punggung bawah dan bokong.

4. Half boat pose (Parsva Navasana)

Mulailah pada posisi duduk di atas matras dengan menekuk kedua lutut dan telapak kaki menempel di lantai. Luruskan kedua tangan di depan dada dan miringkan badan ke belakang. Perlahan-lahan, angkat kaki dari lantai dan sejajarkan betis dengan lantai, sehingga paha dan badan Busui membentuk huruf ā€œVā€. Pastikan tulang belakang Busui tetap lurus, ya.

5. Downward facing dog (Adho Mukha Svanasana)

Pose yoga yang satu ini tidak sulit, kok, Busui. Pertama, tempelkan telapak tangan dan lutut di lantai dengan posisi lutut tepat di bawah panggul dan telapak tangan tepat di bawah bahu. Perlahan-lahan, angkatlah bokong Busui hingga tangan dan kaki menjadi lurus dan badan membentuk huruf ā€œVā€ terbalik.

Tahan posisi ini beberapa saat, kemudian ulangi beberapa kali. Selain mengatasi rasa pegal dan meregangkan tulang belakang, pose yoga ini juga dapat membantu meningkatkan keseimbangan serta kekuatan tubuh Busui.

Itulah 5 pose yoga yang bisa Busui lakukan untuk mengatasi pegal-pegal. Busui bebas, kok, memilih pose mana saja yang nyaman dilakukan. Pastikan Busui melakukannya dengan rutin agar hasil yang diperoleh lebih maksimal, ya. Bila bingung, Busui bisa mencari gambar atau video panduan pose yoga di atas di internet.

Selain yoga, Busui juga bisa mencoba olahraga lain yang cocok dilakukan oleh ibu menyusui, seperti berjalan kaki, berenang, atau pilates. Perlu Busui ketahui, olahraga tidak akan mengubah nutrisi atau jumlah ASI, jadi jangan ragu untuk melakukannya, ya.

Bila rasa pegal tidak kunjung hilang atau justru bertambah parah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter, ya. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan menentukan perawatan yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan Busui.